Digital Marketing – Pemahaman & Strategi Memulai di Bisnis

Apa Itu Digital Marketing thumbnail
I

Pernahkah Anda bertanya, mengapa beberapa brand mampu tumbuh pesat hanya dalam waktu singkat? Salah satu kunci utamanya adalah pemanfaatan digital marketing secara strategis dan terukur. Dalam laporan We Are Social & Hootsuite 2024, lebih dari 185 juta pengguna internet di Indonesia aktif mencari informasi produk dan jasa secara online—menunjukkan bahwa perilaku konsumen telah sepenuhnya berpindah ke kanal digital.

Digital marketing bukan sekadar hadir di media sosial atau membuat iklan sesekali. Ini adalah pendekatan pemasaran yang memanfaatkan data, teknologi, dan saluran digital (seperti mesin pencari, media sosial, email, hingga website) untuk menjangkau, memengaruhi, dan mengonversi audiens menjadi pelanggan.

Bagi Anda yang menjalankan bisnis—baik itu skala UMKM maupun perusahaan B2B—memahami cara kerja dan strategi penerapan digital marketing bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh: apa itu digital marketing, jenis-jenis strateginya, serta bagaimana cara terbaik menerapkannya untuk meningkatkan omzet dan daya saing bisnis Anda.

Apa itu Digital Marketing?

Sebagian dari Anda mungkin telah familiar mengenai apa itu Digital Marketing, Marketing, maupun Marketer.

Marketing (Pemasaran) adalah serangkaian aktivitas bisnis guna memperkenalkan produk, jasa, atau layanan ke masyarakat luas, mulai dari kegiatan promosi, distribusi, penjualan, hingga tahap pengembangan produk.

Istilah marketing berkembang cukup luas seiring dengan perkembangan dunia bisnis dan pemasaran di zaman modern ini, salah satunya dikenal pula istilah “Digital Marketing” yang artinya pemasaran yang dilakukan secara digital.

Lalu, apa itu digital marketing?

Pemasaran Digital atau Digital Marketing adalah suatu konsep dalam aktivitas pemasaran bisnis untuk mempromosikan brand serta produknya agar menjangkau audiens potensial di internet menggunakan berbagai jenis media digital.

Media digital yang dimaksudkan di sini ada banyak sekali jenisnya, contohnya saja seperti website, media sosial, email, marketplace, dan sebagainya. Bebrapa orang menganggap juga bahwa apa yang dimaksud Digital Marketing sama halnya dengan Online Marketing ataupun Internet Marketing dengan argumen karena sama-sama menggunakan internet. Hal tersebut tidaklah keliru.

Apa itu Digital Marketing Menurut para Ahli?

Dari sekian banyak ahli yang mendefinisikan apa itu digital marketing, kita bisa simak 2 di antaranya, yaitu:

1. Josua Tarigan dan Ridwan Sanjaya (2009)

Menurut Josua Tarigan dan Ridwan Sanjaya,

“Pemasaran digital adalah kegiatan pemasaran termasuk branding yang menggunakan berbagai media berbasis web seperti blog, website, e-mail, adwords, ataupun jejaring sosial. Tentu saja pemasaran digital bukan hanya berbicara tentang pemasaran internet.”

2. Heidrick dan Struggles (2009)

Sedangkan menurut Heidrick dan Struggles yang dikutip dari Gramedia,

“Apa itu digital marketing, adalah sebuah hal yang menggunakan dunia digital dalam melakukan periklanan. Kegiatan yang dilakukan tersebut memang tidak menggembar-gemborkan secara langsung. Namun, hal tersebut tetap memiliki efek yang sangat berpengaruh.”

Baca Juga: Pengertian Customer Journey dan Manfaatnya bagi Bisnis

Data Terbaru Digital Marketing Indonesia

Berikut adalah informasi terkini tentang adopsi dan penggunaan digital di Indonesia pada awal tahun 2024, berdasarkan DataReportal:

Pada awal tahun 2024, Indonesia memiliki 185,3 juta pengguna internet, dengan tingkat penetrasi internet mencapai 66,5 persen.

Jumlah pengguna media sosial di Indonesia pada Januari 2024 mencapai 139,0 juta orang, yang setara dengan 49,9 persen dari total populasi.

Terdapat 353,3 juta koneksi seluler aktif di Indonesia pada awal tahun 2024, yang berarti ada 126,8 persen koneksi seluler dari total populasi.

3 Jenis Digital Marketing

Digital marketing yang biasa kita pelajari memiliki strategi yang cukup banyak seperti SEO, SEM, Email Marketing, Social Media, dan lain-lain.

Akan tetapi, perlu kita ketahui bahwa bahwa strategi-strategi tersebut semua itu dirangkum menjadi 3 jenis digital marketing, yaitu Owned Digital Marketing, Earned Digital Marketing, dan Paid Digital Marketing.

apa itu digital marketing dan jenis digital marketing

a. “Owned” Digital Marketing

Apa itu Owned Digital Marketing? Ia adalah jenis digital marketing di mana semua media dimiliki, dikelola, dan dikendalikan oleh Anda sebagai pemilik bisnis.

Contoh dari owned digital marketing adalah website, akun media sosial, blog, aplikasi, email, halaman sosial, dan sebagainya.

b. “Earned” Digital Marketing

Lalu apa itu Earned Digital Marketing? Ia merupakan jenis digital marketing di mana konten-konten yang dihasilkan baik dengan tujuan promosi ataupun hanya sekadar informasi didapat tanpa persetujuan bisnis Anda dan biasanya tidak mengeluarkan biaya apapun.

Contoh dari jenis earned digital marketing adalah ulasan (Review) dari pelanggan, liputan media seputar bisnis kita, penyebutan (Mention) di media sosial, konten-konten yang dibagikan (Social Shares), ataupun rekomendasi yang dilakukan oleh orang lain secara gratis.

c. “Paid” Digital Marketing

Paid Digital Marketing adalah jenis digital marketing terakhir yang mencakup semua bentuk periklanan digital di berbagai media seperti Facebook/Instagram Ads, Twitter Ads, Google Ads, iklan PPC, retargeting/remarketing, dan sebagainya.

5 Manfaat Digital Marketing Berdasarkan Funnel Bisnis

Digital marketing bukan hanya soal tampil di internet—ini adalah alat strategis untuk menggerakkan calon pelanggan dari tahap sadar hingga jadi pembeli loyal. Berikut manfaat nyatanya jika dilihat berdasarkan tahapan funnel:

1. Menjangkau Lebih Banyak Target Market (Awareness)

Dengan SEO, iklan digital, dan social media, bisnis Anda bisa tampil di hadapan ribuan calon pelanggan yang sebelumnya tidak terjangkau. Semua ini bisa diatur berdasarkan lokasi, minat, perilaku, dan intent pengguna.

2. Menemukan Celah Pasar untuk Bersaing Lebih Cerdas (Interest & Consideration)

Digital marketing membuka insight baru dari pasar—termasuk peluang dari kompetitor yang belum memaksimalkan channel seperti SEO. Contoh: Klien kami emech.id memanfaatkan kekosongan keyword industri dan berhasil mendatangkan leads B2B rutin dari pencarian organik.

3. Meningkatkan Penjualan dengan ROI yang Terukur (Conversion)

Setiap channel bisa dihitung performanya: berapa yang klik, daftar, beli, atau repeat. Strategi seperti Google Ads, landing page funnel, dan automation memungkinkan bisnis mengontrol biaya dan konversi secara presisi.

4. Mengakses Data Trend Pasar (Insight & Optimization)

Digital marketing menyajikan data real-time: keyword apa yang dicari, konten apa yang disukai, behavior pelanggan, hingga tren musiman. Semua ini bisa digunakan untuk menyesuaikan penawaran, konten, dan strategi dengan lebih cepat.

5. Fleksibel Beradaptasi saat Pasar Berubah (Scale & Retention)

Tidak ada strategi yang benar selamanya. Digital marketing memudahkan Anda mengganti arah kampanye, pivot target, atau scale-up campaign sesuai kebutuhan bisnis—tanpa membuang anggaran sia-sia.

4 Strategi Digital Marketing

Jika di atas adalah strategi berdasarkan masing-masing platform digital marketing, maka berikut ini ada juga 4 strategi digital marketing dilihat dari perencanaan, persiapan dan goals-nya. Tonton videonya!

Mari simak video berikut untuk membantu Anda memahami strategi digital marketing yang cepat laku!

Baca Juga: Top 17+ Tempat Kursus Digital Marketing Gratis bagi Pemula

4 Langkah Memulai Digital Marketing

Sederhananya, konsep digital marketing ini adalah ketika suatu bisnis memanfaatkan platform digital seperti website, email, media sosial, ataupun iklan sebagai media pemasaran untuk mencapai tujuan.

Lebih daripada itu, sebenarnya Anda harus mengkonsep suatu rencana kampanye marketing dengan sedemikian rupa di masing-masing platform yang mana disebut sebagai “Digital Marketing Campaign”.

Digital Marketing Campaign adalah kumpulan aktivitas pemasaran yang direncanakan untuk tujuan mempromosikan brand, produk, atau layanan menggunakan media digital.

Dengan menggunakan konsep digital marketing campaign, Anda dapat membuat gambaran seperti apa keseluruhan aktivitas yang akan dijalankan. Anda juga akan dapat mengukur tingkat keberhasilan strategi digital marketing terhadap hasil yang ingin dicapai.

Terdapat 5 langkah mudah yang dapat Anda lakukan ketika baru ingin memulai penerapan digital marketing:

    • Langkah 1: Tentukan Tujuan (Goal), Budget, dan Target Pasar
      Pada tahap awal, Anda diharuskan untuk menentukan minimal 3 hal, yaitu Tujuan (Goal), Anggaran (Budget), dan Target Pasar. Hal ini berhubungan dengan hasil akhir yang nantinya akan diukur tingkat keberhasilannya.

    • Langkah 2: Pilih Channel Marketing yang Paling Sesuai
      Pada langkah ini, Anda diharuskan untuk menentukan saluran digital marketing apa yang akan digunakan. Perlu untuk diingat bahwa tiap-tiap channel memiliki strategi yang berbeda-beda.

    • Langkah 3: Kemas Pesan Promosi Semenarik Mungkin
      Ini adalah inti dari kegiatan kampanye yang akan Anda jalankan. Anda harus bisa memastikan pesan-pesan promosi yang dibuat sampai dan dimengerti oleh audiens, sehingga nantinya mereka melakukan apa yang kita inginkan.

    • Langkah 4: Memanfaatkan Juga Peran Digital Ads
      Menggunakan digital ads merupakan salah satu cara efektif dalam menjalankan kampanye digital marketing yang cepat dan juga terukur.

    • Langkah 5: Lakukan Evaluasi Campaign secara Berkala
      Hal terakhir yang tidak kalah penting adalah evaluasi. Anda diwajibkan melakukan evaluasi dari setiap kampanye yang dijalankan guna mengukur tingkat keberhasilan dan menerapkan hal-hal positif di kampanye selanjutnya.

Baca juga: Bagaimana Menentukan KPI Digital Marketing dengan Konsep SMART

10 Contoh & Penerapan Digital Marketing

Terdapat 10 strategi utama dalam menjalankan digital marketing yang populer digunakan oleh brand-brand besar, startup, dan juga bisnis UKM & UMKM. Mari simak penjelasannya di bawah ini!

apa itu digital marketing dan strateginya

 

10 Strategi Digital Marketing Terpopuler

1. Search Engine Optimization (SEO)

Sesuai namanya, Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya yang dilakukan secara organik agar sebuah halaman web menempati peringkat terbaik di halaman hasil mesin pencarian (SERP).

Peringkat yang dianggap “Terbaik” dalam hal ini adalah peringkat organik teratas di halaman pertama mesin pencari, khususnya di peringkat 1–3.

apa itu digital marketing dan contoh impact SEO

 

Contoh Hasil Peringkat Teratas SEO

Berbeda dengan iklan, SEO memerlukan waktu yang relatif lebih lama agar hasilnya dapat terlihat. Namun, hasil tersebut dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama dibandingkan iklan.

Ada 3 teknik utama dalam mengoptimasi mesin pencari yang mungkin Anda sudah pernah mendengarnya, yaitu On-page SEO, Off-page SEO, dan Technical SEO.

a. On-page SEO

On-page SEO adalah upaya optimasi yang dilakukan dari dalam situs web yang Anda kelola.

Beberapa upaya yang dilakukan seperti riset kata kunci, (Keyword Research), pemasaran dan penulisan konten (Content Marketing & Writing), optimasi meta title & description, penggunaan sub-heading yang tepat, tautan internal dan eksternal (Internal & External Linking), slug URL, dan sebagainya.

b. Off-page SEO

Sedangkan Off-page SEO adalah upaya-upaya optimasi yang dilakukan dari luar situs web, atau dengan kata lain di luar dari otoritas Anda untuk leluasa mengutak-atiknya. Off-page SEO biasanya melakukan 2 aktivitas utama, yaitu:

    • Link Building
      Link building merupakan strategi optimasi SEO off-page di mana Anda berusaha mendapatkan tautan balik (Backlink) dari website lain.

    • Social Sharing
      Social Sharing merupakan strategi yang melibatkan media sosial, di mana tautan website disematkan pada akun dan juga postingan konten.

c. Technical SEO

Technical SEO adalah teknik optimasi situs web dan server yang membantu robot mesin pencari (Bot/Web Crawler) untuk merayapi dan mengindeks situs Anda secara lebih efektif dalam rangka untuk membantu meningkatkan peringkat organik.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Website Audit dan SEO!

Jenis-Jenis Teknik dalam SEO

Selain ketiga teknik yang telah dijelaskan di atas, Anda juga harus paham jenis-jenis teknik yang digunakan dalam dunia SEO. Ketiga jenis teknik tersebut adalah:

    • White-hat SEO
      Jenis teknik SEO yang disetujui oleh mesin pencari sesuai dengan panduan optimasi hasil pencarian yang diberikan (Contohnya panduan dari Webmaster Guidelines).

    • Black-hat SEO
      Jenis teknik SEO yang tidak mengikuti kaidah yang disetujui oleh mesin pencari seperti spam kata kunci & backlink berlebihan ataupun keamanan website yang buruk. Teknik ini berisiko mendapatkan hukuman dari mesin pencari.

    • Gray-hat SEO
      Jenis teknik SEO yang berada di antara White-hat & Black-hat. Jenis ini memang berpotensi mendatangkan risiko, namun apabila dilakukan secara natural, maka Anda dapat menghindari sanksi yang diberikan.

Baca Juga: Kursus SEO Terbaik 2023: Tingkatkan Posisi di Mesin Pencari

2. Search Engine Marketing (SEM)

Anda juga dapat mendatangkan pengunjung ke website melalui halaman mesin pencari dengan menggunakan iklan. Strategi ini disebut dengan Search Engine Marketing.

Search Engine Marketing (SEM) adalah strategi untuk meningkatkan visibilitas website sekaligus mendatangkan pengunjung dari halaman mesin pencari dengan teknik berbayar. SEM disebut juga dengan Search Engine Advertising.

Nantinya, iklan yang ditayangkan menggunakan strategi SEM ini akan dilabeli tulisan “Iklan/Ads/Sponsored” pada tampilannya di hasil halaman mesin pencari.

apa itu digital marketing dan contoh impact SEO-2

 

Contoh Hasil Pencarian SEM

Kelebihan dari iklan menggunakan SEM ini adalah hasilnya bisa langsung Anda lihat. Namun, kekurangannya yaitu begitu Anda menghentikan iklan, maka trafik pengunjung bisa berhenti begitu saja.

3. Social Media Marketing (SMM)

Bentuk interaksi media sosial memiliki ciri khas & karakteristiknya masing-masing, artinya tidak semua jenis konten dapat langsung menghasilkan interaksi yang bagus untuk semua media sosial.

Contohnya, Facebook sangat cocok untuk konten foto, video, dan juga teks, YouTube dan TikTok sangat cocok untuk konten video, Instagram sangat cocok untuk foto & video, ataupun LinkedIn untuk info lowongan pekerjaan & konten profesional.

Terdapat 2 teknik utama apabila Anda ingin memaksimalkan strategi digital marketing dengan media sosial, yaitu:

1) Social Media Optimization (SMO)

    • Social Media Organic
      Dapat Anda lakukan seperti rutin posting konten untuk audiens ataupun ikut berinteraksi mengenai suatu topik yang sedang tren.

    • Aplikasi Perpesanan (Messenger)
      Aplikasi messenger seperti WhatsApp, Telegram, Line, WhatsApp Business, dan sebagainya juga dapat Anda optimasi. Contoh optimasinya adalah dengan mengisi profil selengkap-lengkapnya, dan juga manajemen komunikasi yang baik dengan para pelanggan.

Baca juga: Ukuran Feed Instagram Semua Jenis Konten Terbaru 2023 (Tabel & Contoh)

apa itu digital marketing & contoh strategi social media

 

Contoh Social Media Marketing di Instagram @marketingstudio.id

2) Social Media Advertising

Ada banyak media sosial yang menawarkan fasilitas beriklan di platform mereka. Masing-masing memiliki karakteristiknya tersendiri, dan dapat diatur untuk audiens yang spesifik.

Beberapa platform beriklan di media sosial yang populer di antaranya Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads, LinkedIn Ads, TikTok Ads, dan sebagainya.

Selain itu, ada juga strategi media sosial berbayar tanpa melalui platform-platform di atas. Contohnya adalah strategi Endorsement dan Paid Promotion yang bekerja sama dengan para influencer.

Baca Juga: Rekomendasi Belajar Facebook Ads Melalui 5 Kursus Gratis Ini

4. Digital Advertising

Digital Advertising adalah bagian dari aktivitas pemasaran yang dilakukan bisnis secara berbayar melalui media atau platform digital untuk dapat menjangkau audience secara lebih luas, cepat, serta tertarget.

Terdapat 7 format yang biasa kita temukan dalam digital advertising adalah:

    1. Display Ads (Iklan Gambar)
    2. Video Ads (Iklan Video)
    3. Social Media Ads (Iklan Media Sosial)
    4. Search Ads (Iklan Pencarian)
    5. Email Ads
    6. Native Ads (Iklan Native)
    7. Retargeting/Remarketing

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

Setelah mengetahui gambaran apa itu digital marketing, masih ada banyak wawasan untuk diketahui. Ada banyak metode yang umum dipakai dalam periklanan digital, dan beberapa di antaranya yaitu:

    • Pay per Click (PPC)
      Anda membayar setiap kali iklan Anda diklik. Platform iklan PPC yang paling banyak digunakan saat ini adalah Google Ads.

    • Pay per View/Impression
      Anda membayar setiap kali iklan Anda dilihat. Penayangan dihitung saat pemirsa menonton iklan video selama 30 detik (atau sepanjang durasi video jika video kurang dari 30 detik) atau berinteraksi dengan iklan, mana saja yang terjadi lebih dulu.

Baca Juga: Digital Advertising: Pengertian, Cara Kerja, serta Contohnya

5. Affiliate Marketing

Affiliate Marketing adalah suatu bentuk pemasaran di mana orang-orang di luar perusahaan Anda ikut merekomendasikan produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan imbalan sejumlah komisi tertentu.

Contoh yang paling populer menggunakan metode pemasaran ini adalah Amazon Associates, di mana mereka memiliki ratusan ribu bahkan jutaan orang yang merekomendasikan produk yang dijual di Amazon.

6. Email Marketing

Email Marketing merupakan suatu metode di mana bisnis Anda berkomunikasi langsung dengan para pelanggan ataupun calon pelanggan menggunakan email.

Menurut statistik, email marketing memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dalam memperoleh pelanggan baru dibandingkan dengan media sosial.

Email juga merupakan metode yang ideal untuk komunikasi jangka panjang dengan para responden salah satunya karena orang-orang jarang mengganti alamat email mereka.

Jika Anda ingin kegiatan email marketing secara efektif dan efisien, Anda dapat menggunakan salah satu tools CRM (Customer Relationship Manager) yang dapat mengelola hubungan serta mengatur email seperti apa yang harus dikirimkan agar tercapai kesuksesan dalam penjualan maupun pemasaran yang dilakukan. 

7. Content Marketing

Content Marketing adalah sebuah strategi pemasaran dalam membuat dan menyebarkan konten yang berharga, relevan, dan juga konsisten untuk menarik perhatian para audiens yang ditarget.

Content marketing juga bertujuan untuk membangun relasi yang kuat dengan audiens dalam jangka panjang. Dengan kata lain, pemasaran konten merupakan cara terampuh untuk mem-branding bisnis agar lekat di benak pelanggan.

Beberapa jenis konten dapat Anda gunakan seperti konten hiburan, inspirasi, gamifikasi, permainan, tips & trik, tutorial, edukasi, dan artikel infromasi seperti “Apa itu Digital Marketing?.

Karenanya, konten yang dibuat harus relevan agar tercipta perasaan butuh dari audiens yang akhirnya memiliki kedekatan emosi dengan konten yang dibuat.

Baca Juga: Content Marketing: Pengertian, 29 Tipe, dan Trennya di 2023

8. Video Marketing

Video Marketing adalah suatu metode pemasaran dalam marketing online yang menggunakan video dalam menyampaikan pesan utama promosi.

Video marketing merupakan salah satu strategi terbaik dalam pemasaran di era digital ini. Kenapa?

Alasannya karena jika kampanye video marketing dikonsep dengan sebaik-baiknya, maka video tersebut akan membawa pesan dan visual yang menarik secara bersamaan sehingga mudah dipahami audiens.

9. Mobile Marketing

Mobile Marketing adalah aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui perangkat seluler smartphone dan juga tablet yang memanfaatkan fitur teknologi untuk menjalankan kampanye promosi ataupun periklanan.

Perlahan tapi pasti, tren penggunaan internet dari waktu ke waktu mulai didominasi oleh perangkat mobile. Hal ini dikarenakan pola perilaku masyarakat dalam kesehariannya hampir selalu berinteraksi dengan perangkat seluler.

10. Marketplace Optimization

Marketplace Optimization adalah strategi optimasi toko online di marketplace yang tujuannya hampir sama dengan SEO, yaitu agar produk bisa muncul di halaman pertama bahkan di posisi teratas dari hasil pencarian.

Sederhananya, jika di dalam strategi SEO yang dioptimasi adalah konten halaman ataupun artikel, maka di Marketplace Optimization yang dioptimasi adalah produk toko.

Banyak unsur yang dapat Anda optimasi, misalnya seperti judul/nama produk, deskripsi produk, pilihan serta urutan gambar yang menarik, fitur & benefit produk, dan lain-lain.

Tidak sampai di sana, Anda juga dapat mengoptimasikannya melalui fitur iklan yang juga disediakan oleh platform marketplace masing-masing. Misal TopAds Tokopedia, Shopee Ads, Bliklan Blibli, dan sebagainya.

Baca Juga: Simak 12 Kelebihan dan Kekurangan Digital Marketing

Tim Utama Digital Marketing & Lingkup Kerjanya dalam Bisnis

Di era digital, tim Digital Marketing yang solid sangat penting. Beberapa peran kunci yang esensial meliputi spesialis media sosial, SEO, periklanan, marketplace, serta desainer grafis dan editor video. berikut penjelasan detailnya:

  • Social Media Specialist
    Bertanggung jawab atas strategi, pembuatan konten, interaksi komunitas, dan analisis kinerja di berbagai platform media sosial untuk membangun brand awareness, engagement, dan mencapai tujuan marketing.
  • SEO SpecialistBerfokus pada peningkatan peringkat organik website di mesin pencari melalui riset kata kunci, optimasi on-page dan off-page, analisis teknis, serta pemantauan dan pelaporan kinerja SEO.
  • Advertising Specialist
    Merencanakan, mengelola, dan mengoptimalkan kampanye iklan berbayar di berbagai platform digital (media sosial, mesin pencari, display network, marketplace, dll.) untuk mencapai target audiens dan tujuan marketing dengan efektif.
  • Marketplace Specialist
    Bertanggung jawab atas strategi penjualan, optimasi produk, pengelolaan toko, promosi, dan analisis kinerja di berbagai marketplace (seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dll.) untuk meningkatkan penjualan dan visibilitas brand.
  • Graphic Designer & Video Editor 
    Membuat aset visual yang menarik dan sesuai brand (grafis, ilustrasi, banner, infografis) serta mengedit dan memproduksi konten video untuk berbagai kebutuhan digital marketing.

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

Baca Juga: Apa Itu Digital Branding? Pahami Konsep hingga Strateginya

Urutan Belajar Materi Digital Marketing 

Sekilas, belajar digital marketing memang terlihat mudah. Mungkin sebagian dari kita mengira,

“Menjalankan media sosial, menulis artikel website, atau memasang iklan di Google? Sekilas terlihat mudah—cukup tonton tutorial di YouTube, lalu coba sendiri.”

Faktanya, belajar digital marketing tanpa urutan yang benar justru bisa membuat Anda tersesat di tengah jalan. Banyak pelaku bisnis yang merasa bingung karena melompat-lompat materi, tidak memahami dasar, dan akhirnya menerapkan strategi yang tidak sesuai kebutuhan bisnisnya.

No. Materi Utama Digital Marketing Deskripsi Singkat
1 Dasar-Dasar Digital Marketing Pengenalan konsep fundamental, terminologi penting, dan lanskap digital marketing terkini.
2 Strategi Konten Marketing Merencanakan, membuat, mendistribusikan, dan menganalisis konten yang menarik dan bernilai.
3 Search Engine Optimization (SEO) Mengoptimalkan website agar mudah ditemukan di mesin pencari (Google).
4 Social Media Marketing Menggunakan platform media sosial untuk membangun brand, engagement, dan mencapai tujuan bisnis.
5 Paid Advertising (SEM & Social Ads) Merencanakan, menjalankan, dan mengelola iklan berbayar di mesin pencari dan media sosial.
6 Email Marketing Membangun email list dan membuat kampanye email yang efektif.
7 Web Analytics & Pengukuran Kinerja Menggunakan alat analitik web untuk mengukur dan menganalisis kinerja kampanye digital.
8 Dasar-Dasar E-commerce Marketing Pengenalan strategi pemasaran digital untuk bisnis online.

Cara Cepat Paham Belajar Digital Marketing 

a. Kursus Online Digital Marketing

topik belajar contoh perilaku konsumen

Kursus online menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin memahami terlebih dahulu topik seputar digital marketing secara mandiri sekaligus mempraktikkannya. Selain materinya yang komprehensif, Anda juga dapat mengakses kelasnya kapanpun dengan harga terjangkau. Anda dapat langsung mengunjungi website resminya di Sasana Digital Lab.

b. Training Digital Marketing

Bagi Anda para pemilik bisnis ataupun tim pemasar di perusahaan, sesi training dapat menjadi pilihan dalam meningkatkan kapabilitas di bidang digital marketing. Tidak hanya sekadar teori belaka yang dapat dengan mudah Anda temukan di internet. Berbagai rekomendasi dan praktik terbaik pun juga akan Anda pelajari di dalam training digital marketing ini.
foto corporate training digital marketing-3

c. Konsultasi Digital Marketing

Sebagai Konsultan Digital Marketing, Sasana Digital juga menawarkan solusi yang spesifik menangani masalah penjualan & pemasarann dalam bisnis Anda. Melalui sesi audit dan konsultasi digital marketing, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi peluang serta ancaman di masa mendatang.

Konsultasi Digital Marketing

Cakupan Topik Pelatihan dan Konsultasi

Sasana Digital dapat menjadi solusi untuk digitalisasi bisnis Anda, baik dalam pengembangan kapabilitas tim maupun peningkatan performa bisnis melalui strategi pemasaran digital.

Berikut ini cakupan topik pelatihan & konsultasi digital marketing yang bisa Anda dapatkan.

banner topik pelatihan & konsultasi untuk memahami apa itu digital marketing

 

Portfolio Layanan Digital Marketing Sasana Digital

Setelah memahami apa itu digital marketing termasuk jenis dan strateginya, berikut ini perjalanan Sasana Digital dalam melahirkan strategi dan solusi digital untuk berbagai bisnis.

a. Private Training Digital Marketing

private training untuk memahami apa itu digital marketing

Melalui private training di Sasana Digital, Anda memiliki kesempatan untuk melibatkan hingga 4 anggota tim bisnis Anda. Kami telah berkontribusi dalam mengelola kebutuhan pemasaran digital untuk sebuah Klinik Ibu dan Anak.

Dengan menyusun strategi dan konten yang sesuai untuk menargetkan audiens tertentu, media sosial klinik tersebut berhasil menarik lebih dari 20 ribu pengikut secara organik, dengan fokus pada konsumen.

b. Corporate Training Digital Marketing

Corporate Training untuk memahami apa itu digital marketing

Sasana Digital juga menyediakan pelatihan khusus untuk perusahaan yang ingin melibatkan lebih banyak anggota tim, dengan jumlah peserta antara 6 hingga 8 orang, Anda sudah bisa menggunakan layanan corporate training.

Sebagai contoh, dalam sebuah proyek sebelumnya, Sasana Digital melakukan Audit Konten dan Pengaturan Meta Ads untuk mengidentifikasi kelemahan strategi dalam sebuah Bisnis Travel Umroh.

Penerapan prinsip ABC (Audience Benefit Content) menjadi salah satu strategi dan konsep utama, yang pada akhirnya menghasilkan peningkatan omset bisnis travel umroh hingga mencapai 2,4 miliar dengan ROAS lebih dari 20 kali lipat dalam waktu dua minggu.

c. Audit Digital Marketing

layanan audit untuk memahami apa itu digital marketing

Melalui program konsultasi, bisnis Anda mendapat layanan audit yang melibatkan proses pendampingan dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua saluran pemasaran digital yang dimiliki bisnis.

Contohnya, klien kami yang memiliki bisnis Toko Mainan mendapatkan manfaat dari layanan konsultasi dan audit ini. Mereka berhasil meningkatkan penjualan sebesar 50% melalui saluran penjualan di salah satu marketplace terkemuka di Indonesia dalam waktu 1,5 bulan.

d. Consulting Digital Marketing

layanan consulting untuk memahami apa itu digital marketing

Selama proses konsultasi, klien kami di bidang Fashion Wanita mendapatkan bimbingan dan arahan untuk memperbaiki beberapa aspek penting dalam saluran digital mereka. Program konsultasi ini biasa dilaksanakan dalam dua pertemuan tatap muka, ditambah dengan konsultasi melalui WhatsApp selama tiga minggu.

Selanjutnya, dalam tahap audit, kami mengidentifikasi beberapa kendala, dan Sasana Digital membantu menyusun strategi untuk meningkatkan konversi penjualan. Terbukti efektif, bisnis tersebut mengalami peningkatan pendapatan sebesar 150% dalam waktu 2 bulan saja.

  1.  

  1.  

  1.  

  1.  

Lihat Juga: Informasi Seputar Pelatihan (Training) & Konsultasi Digital Marketing

Penutup

Tren digital marketing saat ini sudah dikenal di kalangan masyarakat. Keuntungan utama digital marketing adalah dapat menarget pasar yang lebih luas dengan biaya yang lebih terjangkau dan menggunakan strategi yang dapat diukur.

Siapa yang tidak ingin bisnisnya berkembang melalui digital marketing? Tentu Anda sangat ingin hal itu. Sebab banyak bisnis kecil yang bertumbuh signifikan karena digital marketing.

Seperti para UKM dan perusahaan yang telah memilih training di Sasana Digital sebagai partner bertumbuh. Akhirnya mereka memiliki tim bisnis yang solid, efektif, dan adaptif pada digital marketing.

Apakah Anda ingin membangun tim marketing bisnis yang lebih berkualitas? Jika “Iya”, maka Sasana Digital hadir untuk Anda!

Yuk cari tahu info selengkaptnya dengan cara klik banner di bawah, atau Anda juga dapat segera mengkonsultasikan kebutuhan melalui layanan Konsultasi Gratis kami, ya! 

Bagikan Artikel Ini

Sasana Digital Open for Paid Backlink & Guest posting

Layanan Sasana Digital

WhatsApp