Blog ›

Apa Itu Digital Branding? Pahami Konsep hingga Strateginya

I

Kenapa membangun digital branding menjadi kunci penting bagi bisnis? Padahal pebisnis cukup melakukan promosi seperti biasanya.

Karena kini sebagian besar calon konsumen telah memanfaatkan internet, terutama dalam berkomunikasi dan mencari informasi, maka digital branding dapat menjadi peluang menguntungkan bagi Anda.

Tertarik untuk menerapkannya? Dengan artikel ini, Sasana Digital akan memberikan informasi secara mendalam mengenai digital branding untuk bisnis Anda.

Apa Itu “Branding” dan “Digital Branding”?

Untuk memahami apa itu digital branding, mari terlebih dahulu mengenal apa itu branding.

Branding merupakan upaya yang dilakukan untuk mengenalkan bisnis kepada khalayak umum. Branding dapat mengubah persepsi masyarakat luas mengenai bisnis Anda.

Digital branding menjadi salah satu aspek penting dalam pemasaran produk atau jasa. Apalagi kini di era digital, membangun identitas bisnis secara online akan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pengertian digital branding adalah proses membangun dan mendesain bisnis secara online melalui berbagai platform digital. Melalui proses ini, Anda dapat membangun image dari sebuah brand dan menciptakan hubungan erat dengan konsumen.

Nah, saat berhasilan menerapkan digital branding, Anda akan merasakan dampak positifnya. Salah satunya adalah meningkatkan omzet penjualan dan meningkatkan kepercayaan konsumen pada brand bisnis.

Baca Juga: Branding dan Marketing: Konsep dan Perbedaan yang Wajib Anda Ketahui

Setelah memahami secara singkat mengenai pengertian, selanjutnya kita akan membahas konsep digital branding.

Konsep Digital Branding

Digital branding dan digital marketing memiliki konsep yang berbeda, namun masih berkesinambungan.

Branding dapat mengubah persepsi audience mengenai bisnis Anda yang akan berdampak pada peningkatan profit bisnis dan meningkatkan Brand value (Nilai merek).

konsep digital branding

Konsep digital branding digunakan untuk meningkatkan kesadaran merek, dengan membuat image  dan gaya dari merek serta menggunakannya untuk menciptakan customer loyalty jangka panjang.

Begitu memahami bagian konsep, selanjutnya Anda akan mengetahui apa saja tujuan dari penerapan digital branding.

Baca Juga: Brand Marketing 101: Strategi Penting Bangun Identitas Brand

Tujuan Digital Branding

Apa sebenarnya tujuan digital branding itu?

Tujuan digital branding adalah untuk membangun image sebuah brand dan berfokus membangun hubungan erat dengan konsumen. 

Pasalnya, metode marketing ini banyak diterapkan oleh pebisnis karena efektif membangun kepercayaan konsumen. Meskipun bagian dari marketing, tetapi cara kerja digital branding tidak seperti menjual produk.

Tidak sampai di situ saja, pentingnya peranan digital branding juga membantu dalam menjalankan strategi marketing pada bisnis Anda. 

Keberhasilan menerapkannya akan membawa dampak positif bagi sebuah bisnis, salah satunya meningkatkan omzet penjualan dan meningkatkan kepercayaan konsumen pada brand.

Selanjutnya, kita akan membahas mengenai alasan pentingnya digital branding bagi bisnis Anda.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Strategi Branding Sukses untuk Bisnis Anda!

Alasan Pentingnya Digital Branding Bagi Bisnis

Di tengah kompetisi pasar, para pelaku bisnis dihadapkan dengan tantangan untuk mengelola brand sebaik mungkin. Berikut ini akan dijelaskan alasan pentingnya digital branding bagi bisnis Anda.

1. Menemukan Pelanggan Baru

Konsumen perlu mengingat nama atau tagline brand Anda. Jika brand Anda mudah diingat, barang atau jasa yang ditawarkan akan lebih mudah ditemukan.

Kekuatan branding yang konsisten di platform digital, akan memperkuat kesadaran top of mind di benak konsumen.

2. Peningkatan Pengakuan

Meskipun banyak komponen visual yang perlu digabungkan, logo merupakan salah satu bagian terpenting dalam upaya branding bisnis Anda.

Desain logo sangat penting karena akan ada di setiap email, kartu nama, brosur, dan semua iklan yang dihasilkan oleh perusahaan Anda.

Logo yang kuat cukup dibuat sederhana untuk diingat. Sehingga akan menciptakan kesan abadi pada perusahaan Anda.

3. Membangun Kepercayaan

Dikutip dari Forbes, penting bagi sebuah bisnis untuk mengembangkan hubungan dan kepercayaan dengan konsumen jika Anda ingin membangun hubungan jangka panjang.

Dengan membangun kepercayaan, konsumen akan melakukan pembelian berulang dan menciptakan loyalitas jangka panjang pada brand Anda.

4. Targeting

Brand akan membantu Anda menentukan target pasar. Digital branding dapat membantu menemukan target audience umum dan target audience spesifik.

Memahami dan mengkomunikasikan brand Anda kepada target audience merupakan bagian dari keberhasilan sebuah brand bisnis.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Digital Marketing Penting untuk Bisnis UKM

Apa Saja Manfaat Digital Branding?

Digital branding memiliki banyak manfaat dalam pengembangan bisnis Anda. Penasaran apa saja manfaatnya? Simak penjelasan di bawah ini.

1. Membangun Interaksi yang Baik dengan Konsumen

Interaksi yang baik adalah kunci keberhasilan pemasaran digital.

Kenapa begitu? Pemasaran digital memberikan Anda kesempatan untuk membangun image bisnis yang ramah terhadap konsumen.

Anda dapat membuat konten interaktif, seperti tanya-jawab atau games. Di mana konsumen terlibat  aktif dengan konten yang Anda bagikan.

2. Membuat Brand Mudah Diingat

Digital branding identik dengan ciri khas suatu bisnis yang menjadi pembeda. Hal ini dimaksudkan agar brand Anda lebih mudah diingat oleh konsumen.

Bukan hanya nama atau logo, tetapi juga kualitas brand Anda tawarkan. Adanya  perbedaan dengan kompetitor, akan menjadi daya tarik yang dicari dan diingat oleh konsumen.

3. Menonjolkan Brand Anda

Dengan memanfaatkan keunikan brand, akan membuat bisnis Anda terlihat berbeda dengan kompetitor. 

Apalagi untuk menjadi top of mind di antara sekian banyak brand, tentunya membutuhkan strategi yang tepat.

Pastikan juga bahwa bisnis Anda tidak hanya unik dan menarik, tetapi juga konsisten pada kualitas produk atau jasa yang ditawarkan.

4. Memperluas Jaringan

Jika digital branding berhasil, Anda akan lebih mudah memperluas koneksi bisnis.

Penggunaan berbagai platform online sebagai media pemasaran dapat menjadi pendorong berkembangnya bisnis. Bahkan, akan terbuka peluang kolaborasi dengan bisnis atau brand lain.

Dengan begitu, penting bagi Anda untuk memaksimalkan digital branding dalam memperluas koneksi dan jaringan bisnis Anda.

5. Bisnis Lebih Cepat Berkembang

Hadirnya berbagai platform online yang semakin beragam, membuat sebaran informasi terjadi lebih cepat. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya bisnis Anda akan viral.

Konsisten membuat dan memposting konten pemasaran sangat diperlukan. Ketahui juga tren internet yang ada dan kreasikan menjadi konten yang dapat mengingatkan konsumen kepada brand Anda.

Semoga dengan menerapkan digital branding akan banyak manfaat yang dapat bisnis Anda rasakan. Berikutnya kita akan fokus pada perbedaan digital branding dengan digital marketing.

Baca Juga: Kiat Sukses Branding Produk: Begini Formula dan Strateginya

Perbedaan “Digital Branding” dengan “Digital Marketing”

Lalu, apa bedanya digital branding dengan digital marketing? Untuk memudahkan, berikut perbedaan di antara keduanya:

  • Fokus digital branding untuk membentuk citra sebuah brand, sedangkan digital marketing untuk mempromosikan produk atau layanan.
  • Digital branding bertujuan untuk mempertahankan interest dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Lalu, digital marketing bertujuan untuk mendapatkan brand awareness dan meningkatkan penjualan.
  • Selanjutnya, strategi branding bisa berlaku secara permanen. Contohnya, pembuatan logo brand yang cenderung digunakan dalam jangka waktu lama. Hal ini berbeda dengan strategi marketing yang sifatnya tentatif atau belum pasti.
  Digital Branding Digital Marketing
Fokus Membentuk citra sebuah brand Mempromosikan produk atau layanan
Tujuan Mempertahankan interest dan meningkatkan loyalitas pelanggan Mendapatkan brand awareness dan meningkatkan penjualan
Strategi Strategi branding bisa berlaku secara permanen Strategi marketing yang sifatnya tentatif atau belum pasti
Contoh Membangun website bisnis yang user-friendly Mempromosikan produk lewat Instagram Ads

Baca juga: Apa Itu Digital Marketing? Ayo Bahas Lengkap Seluk-beluknya!

Contoh Strategi Digital Branding dalam Bisnis

strategi digital branding

Setelah mengetahui berbagai perbedaan, mungkin Anda bingung bagaimana cara meningkatkan branding digital? Jangan khawatir, berikut ini kami bagikan beberapa contoh yang bisa Anda gunakan.

Pasti kita sudah sering melihat logo suatu brand. Salah satu cara membangun brand bisnis adalah membuat logo yang berkualitas.

Logo merupakan sebuah gambar yang menjadi identitas visual suatu bisnis. Dengan adanya logo, produk atau jasa dari brand Anda akan lebih mudah dikenal dan diingat konsumen.

Sebuah logo juga harus dapat merepresentasikan nilai, produk, dan target konsumen. Karena logo akan dijadikan identitas utama pada seluruh platform ataupun channel marketing bisnis.

Nah, inilah penting untuk membuat logo yang dapat mencerminkan kepribadian dari sebuah brand bisnis.

2. Membangun Website Bisnis

Jika logo dikenal sebagai simbol dari brand, maka website dapat kita kenal sebagai platform online yang berguna menjadi channel brand Anda.

Saat pelanggan ingin mengenal suatu brand, mereka akan mudah mendapatkan semua informasi tentang produk atau jasa pada website.

Ciri-ciri website yang efektif adalah website yang memiliki tampilan sederhana, navigasi mudah, konsistensi tampilan skema warna, dan informasi yang ringkas di setiap halaman.

Baca juga:  8 Cara Membuat Website Bisnis dan Proses Pembuatannya

3. Memanfaatkan Brand Messaging

Brand messaging adalah pesan yang ingin disampaikan sebuah brand kepada konsumen. Pesan tersebut harus sesuai dengan visi dan misi serta kegiatan yang bisnis Anda lakukan.

Pesan dapat memuat tiga hal, seperti produk, nilai, dan pentingnya brand bagi konsumen. Brand message juga dapat diartikan sebagai core atau inti dari sebuah bisnis. Tanpa brand message, bisnis dapat kehilangan arah dan berdampak buruk pada perkembangan bisnis nantinya.

4. Optimasi Brand dengan SEO

Search Engine Optimization (SEO) adalah suatu proses optimasi sebuah website yang dilakukan agar website atau informasi yang ditulis mudah ditemukan di mesin pencarian.

Untuk mendapatkan ranking di mesin pencarian, sebuah artikel perlu dilengkapi dengan keyword. Optimasi keyword menjadi kunci dari artikel SEO.

Pencarian keyword dapat melalui tools seperti Ahrefs, Ubersuggest, dan keyword tools lainnya. 

Ketika artikel dan keyword sudah sesuai dengan intensi pembaca, maka artikel tersebut bisa mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencarian dan traffic yang diharapkan.

5. Gunakan Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu fenomena digital yang telah menarik masyarakat. Kini hampir semua orang memiliki media sosial.

Bagaimana menggunakan media sosial untuk digital branding

Terdapat banyak platform media sosial yang dapat Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis, misalnya seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan lain sebagainya.

Yang perlu diperhatikan dalam mengoptimasi konten Anda, seperti waktu posting, jenis konten, dan gaya bahasa yang digunakan.

6. Membuat Strategi Content Marketing

Saat ini kita tidak hanya cukup mengandalkan iklan untuk sebagai strategi pemasaran.

Peran konten pemasaran pada bisnis adalah bentuk sebuah strategi pemasaran yang dapat direncanakan dan didistribusikan kepada target konsumen yang dituju. 

Pesan dalam konten pemasaran dapat memperkenalkan bisnis Anda hingga dapat menjangkau lebih banyak konsumen potensial.

Jika Anda mendistribusikan konten secara konsisten, maka akan berdampak juga pada brand awareness sehingga mudah diingat atau berada di top of mind konsumen.

7. Menggunakan Email Marketing

Email marketing menjadi salah satu media komunikasi antara brand dengan konsumen yang cukup efektif. 

Email marketing adalah strategi pemasaran yang mana suatu brand mengirimkan email berisi konten atau pesan komersial kepada konsumen maupun calon konsumen.

Selain itu, media ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menginformasikan konsumen hingga menjaga hubungan dengan konsumen.

8. Menjalankan Strategi Digital Advertising

Strategi Digital Advertising dapat Anda gunakan sebagai salah satu strategi digital branding.

Saat ini, Anda bisa memanfaatkan begitu banyak platform untuk beriklan di dunia digital. Salah satunya adalah Sosial Media Ads, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.

Baca juga: 8 Cara Membuat Facebook Ads dengan Mudah

Keuntungan dari penggunaan strategi advertising digital adalah Anda dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan harga yang terjangkau dibandingkan dengan iklan offline.

9. Menerapkan Strategi Influencer Marketing

Tak bisa dipungkiri, peran influencer dalam membangun branding bisnis sangat berdampak besar. Bahkan, beberapa brand rela mengeluarkan biaya besar untuk menggunakan strategi ini.

Influencer marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan orang dengan jumlah pengikut media sosial yang banyak untuk membicarakan brand kita.

Pemilihan influencer juga harus sesuai dengan visi dan misi dari brand Anda. 

Sebab influencer yang memiliki kredibilitas, akan mampu menumbuhkan rasa ketertarikan para follower pada brand yang sedang mereka bicarakan.

Baca juga: Media Promosi: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya untuk Bisnis

Pertanyaan Seputar Digital Branding

Ada beberapa pertanyaan menarik yang berkaitan dengan digital branding. Di bawah ini tersedia beberapa pertanyaan yang mungkin dapat menjawab rasa ingin tahu Anda seputar digital branding.

a. Bagaimana cara meningkatkan kesadaran merek melalui kanal digital?

Digital branding adalah jawabannya. Anda dapat membangun brand secara online melalui platform digital, seperti website atau media sosial, yang menjadi modal utama Anda dalam meningkatkan kesadaran merek.

b. Apa yang dimaksud dengan digital branding?

Digital branding adalah proses membangun dan mendesain bisnis secara online melalui berbagai platform digital. 

Bagi Sasana Digital, strategi ini sangat tepat untuk membangun image dari sebuah brand dan menciptakan hubungan erat dengan konsumen.

c. Apa perbedaan digital marketing dan digital branding

Masih bingung dengan perbedaan keduanya? Meski terlihat sama, keduanya memiliki perbedaan.

Mudahnya, digital marketing fokus untuk mempromosikan dan menjual produk atau jasa. Sedangkan digital branding fokus untuk untuk meningkatkan citra suatu brand.

d. Apa yang harus dilakukan dalam digital branding?

Anda dapat mencoba beberapa strategi yang menurut Anda mudah dilakukan, agar audiens dapat lebih mengingat brand hingga menjadi top of mind di benak konsumen.

Misalnya, dengan memaksimalkan penggunaan media sosial. Selanjutnya, agar media sosial semakin banyak pengunjung, Anda dapat membuat konten yang menarik dan interaktif.

Jadi apapun strateginya dapat Anda terapkan dalam digital branding.

Apa Saja Contoh Digital Branding?

Mungkin beberapa dari Anda masih bingung bagaimana melakukan digital branding. Tak perlu khawatir, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti berikut ini.

  1. Menciptakan Logo
  2. Membangun Website Bisnis
  3. Memanfaatkan Brand Messaging
  4. Optimasi Brand dengan SEO
  5. Gunakan Media Sosial
  6. Membuat Strategi Content Marketing
  7. Menggunakan Email Marketing
  8. Menjalankan Strategi Digital Advertising
  9. Menerapkan Strategi Influencer Marketing

Poin-poin tadi bisa menjadi contoh yang bisa Anda gunakan untuk membangun digital branding untuk bisnis Anda.

Penutup

Dengan menerapkan digital branding, Anda dapat memperkenalkan brand secara online. Berbagai keuntungan pun bisa Anda dapatkan setelah menerapkan sembilan strategi di atas.

Jika Anda masih kesulitan untuk mengaplikasikannya secara langsung, Sasana Digital punya solusinya.

Sasana Digital menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan bisnis Anda. Berbagai layanan dan konsultasi tersedia untuk membantu bisnis ataupun tim Anda agar lebih terasah dalam digital marketing.

Tertarik? Klik banner di bawah ini dan Sasana Digital siap menjadi partner terbaik Anda!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital

Hubungi Kami
Halo, ada yang bisa kami bantu?