Blog ›

Ini 3 Contoh Proses Bisnis yang Dapat Anda Pelajari [Gambar]

I

Proses bisnis adalah rangkaian aktivitas yang memiliki keterkaitan untuk saling kerja sama. Dalam proses bisnis pastinya memiliki fungsi untuk membantu dalam mencapai beragam tujuan dari organisasi itu sendiri yang telah ditentukan sebelumnya.

Rangkaian aktivitas tersebut merupakan aktivitas usaha yang dilakukan secara terstruktur untuk menghasilkan layanan yang terbaik. Sehingga proses bisnis dapat membantu para pekerja dalam memahami proses apa yang menjadi tugasnya. 

Untuk memahami lebih dalam mengenai proses bisnis, Anda perlu mengetahui contoh proses bisnis dari berbagai bidang industri. Selengkapnya, mari simak artikel berikut.

1. Contoh Proses Bisnis di Industri Pendidikan

Contoh Proses Bisnis Industri Pendidikan

Gambar diatas merupakan contoh proses bisnis pada industri pendidikan yang merupakan aktivitas meliputi:

  1. Proses manajemen, yakni proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem, seperti Layanan Akademik, Layanan Kemahasiswaan, Layanan & Teknologi Informasi
  2. Proses operasional, yakni proses yang meliputi Partnership & Marketing, Penerimaan Mahasiswa Baru, Program Degree & Non Degree, dan Research Development.
  3. Proses pendukung, yang mendukung proses inti, seperti Layanan Sarana & Prasarana, Layanan Kepegawaian dan Layanan Keuangan.

2. Contoh Proses Bisnis di Industri Logistik

Contoh Proses Bisnis Industri Logistik

Selain proses bisnis di industri akademik ada pula contoh proses bisnis di industri logistik seperti yang ada pada gambar diatas.

Aktivitas pertama adalah karyawan menerima permintaan pengiriman dari konsumen akan masukkan data paket seperti alamat tujuan dan isi paket yang akan dikirimkan. 

Aktivitas selanjutnya adalah karyawan akan memberikan total biaya pengiriman kepada konsumen, proses pengiriman yang dilakukan oleh kurir hingga evaluasi berkala dari seorang manajer atau supervisi di setiap kota perwakilan ekspedisi. 

3. Contoh Proses Bisnis di Industri Retail

Contoh Proses Bisnis Industri Retail

Contoh lainnya adalah proses bisnis di industri retail.

Aktivitas pertama, pemilik warung membeli secara berkala barang dagang ke pemasok, konsumen melakukan pembelian barang kebutuhan pokok di warung, pelayanan dilakukan oleh penjaga toko dan pembayaran dilakukan oleh kasir.

Untuk dapat memastikan stok barang tetap tersedia, proses selanjutnya adalah pemilik melakukan kontrol persediaan barang dagang di tempat penyimpanan. 

Tak hanya itu, kasir dan pemilik juga akan melakukan perhitungan total transaksi jual beli di setiap harinya hingga evaluasi dilakukan saat proses jual beli selesai.

Tipe-tipe Proses Bisnis

a. Proses Manajemen

Proses manajemen berkaitan dengan fungsi dasar manajemen. Mulai dari perencanaan & pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan, serta pengendalian serta perencanaan.

Perencanaan adalah proses untuk menentukan tujuan yang akan dicapai serta langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapainya. 

Melalui perencanaan perlu mengidentifikasi hasil kerja yang diinginkan serta mengidentifikasi cara-cara untuk mencapainya.

Pengorganisasian adalah proses pemberian tugas, pengalokasian sumber daya serta pengaturan kegiatan secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk menerapkan rencana.

b. Proses Operasional

Proses operasional atau proses produksi adalah suatu kegiatan dengan melibatkan tenaga manusia, bahan, dan peralatan untuk menghasilkan produk yang berguna atau bernilai lebih, atau dengan kata lain proses produksi adalah transformasi bahan menjadi produk.

Manajemen operasional merupakan bagian manajemen yang erat kaitannya dengan mengawasi, merancang, dan mengendalikan kegiatan produksi. 

Selain itu, manajemen ini bertugas mengendalikan kegiatan produksi dan proses perbaikan strategi kegiatan bisnis dalam hal produksi barang ataupun jasa.

Kegiatan manajemen operasional erat kaitannya dengan bermacam aktivitas perusahaan. Seperti bahan baku, energi, kebutuhan konsumen, informasi, kemampuan perusahaan, keuangan perusahaan, dan lainnya menjadi output untuk konsumen.

c. Proses Pendukung

Proses pendukung, yang mendukung proses inti. seperti keuangan, rekruitmen, serta sistem informasi. 

Selain 3 kategori di atas, ada pula kategori proses bisnis lainnya yang dikelompokkan berdasarkan fungsi bisnis, diantaranya proses bisnis development, marketing dan sales, serta product delivery.

Penutup

Proses bisnis dapat membantu para pekerja dalam memahami proses apa yang menjadi tugasnya. Kegiatan secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk menerapkan rencana.


Nah, bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara mendorong performa bisnis yang masih saja stagnan, Anda bisa menggunakan layanan kami, Audit & Consulting Digital Marketing.

Sasana Digital akan mengidentifikasi, mengukur, serta mencari peluang & ancaman yang akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda kedepannya. Yuk, manfaatkan dulu layanan Free Consulting kami di sini!

sasana digital logo karier

Perusahaan penyedia Solusi Digital & Teknologi untuk kebutuhan bisnis Anda. Selengkapnya…

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Hubungi Sekarang !
Sasana Digital
Selamat datang di Sasana Digital!

Ada yang bisa kami bantu? Jika ada, silahkan klik tombol berikut ya! 😊