Blog ›

13+ Contoh Ide Bisnis Digital yang Menjanjikan Tahun 2023

I
Reading Time: 13 minutes

Perkembangan bisnis di Indonesia saat ini begitu cepat dan melahirkan banyak contoh bisnis digital dengan model bisnis yang begitu beragam.

Hal ini mengharuskan setiap pemilik usaha untuk mampu beradaptasi dan menemukan peluang baru demi pertumbuhan bisnisnya. 

Melalui artikel ini, mari kita kenali apa saja contoh ide bisnis digital yang dapat dijadikan peluang di tahun 2023!

Apa Itu Bisnis Digital?

Pengertian Bisnis Digital

Bisnis Digital (Digital Business) adalah berbisnis dengan cara mengedepankan keunggulan melalui penciptaan value yang bermanfaat bagi pelanggan dengan melakukan transformasi ke arah digital.

Bisnis digital tidak hanya berkaitan dengan penjualan suatu produk tanpa wujudnya saja seperti software. Namun, bisnis digital juga tidak melulu tentang produk fisik yang diproduksi dalam bentuk digital seperti ebook.

Jadi, bisnis digital merupakan seluruh jenis usaha yang penjualan produknya dilakukan secara online, baik itu melalui website ataupun aplikasi, salah satu contohnya adalah e-commerce.

Menurut Mentri Perdagangan (Mendag) Pertumbuhan ekonomi digital akan tumbuh delapan kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun. E-commerce akan memerankan peran yang sangat besar, yaitu 34% atau setara dengan Rp. 1.900 triliun.

Dalam prosesnya, terdapat banyak sekali contoh bisnis digital yang telah terbukti memiliki omset yang sangat menggiurkan. Berikut ini akan kami bagikan ide bisnis digital yang bisa Anda coba.

13+ Ide dan Contoh Bisnis di Era Digital Saat Ini

 Berikut kami sajikan 13+ ide dan contoh bisnis digital yang dapat Anda jalankan di tahun 2023 ini:

1. Berjualan di E-commerce atau Marketplace

E-commerce adalah penyebaran, penjualan, pembelian, serta pemasaran barang atau jasa yang mengandalkan sistem elektronik, seperti internet, TV, atau jaringan teknologi lainnya.

Marketplace adalah suatu platform dimana memiliki tugas sebagai perantara antara penjual dan pembeli untuk melakukan proses transaksi produk secara online. 

contoh bisnis digital berjualan di marketplace

Marketplace atau pasar daring juga menyediakan berbagai fasilitas seperti metode pembayaran, estimasi pengiriman, pemilihan produk sesuai kategori, dan fitur yang lainnya.

Seringkali, orang menyamakan bahwa e-commerce adalah marketplace. Padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda. Marketplace sendiri merupakan salah satu model dari e-commerce.

2. Bisnis Afiliasi Melalui Affiliate Marketing

Afiliasi adalah kegiatan memasarkan barang atau jasa orang lain baik individu maupun perusahaan dengan imbalan berupa komisi.

Jika Anda ingin mencoba macam macam bisnis digital, maka bisnis afiliasi bisa menjadi ide bisnis digital yang menjanjikan di tahun 2023. 

Caranya pun terbilang mudah, di mana Anda hanya perlu mendaftar di sebuah program afiliasi hingga kemudian mendapatkan kode referral atau tautan khusus. Selanjutnya, Anda bisa memasarkan produk tersebut di berbagai media seperti media sosial dan website.

3. Menjadi Konsultan Bisnis & Digital Marketing

Konsultan digital marketing adalah seseorang profesional yang sangat terampil dengan pelatihan spesial dalam pemasaran online. 

Seorang konsultan pemasaran digital mempelajari model bisnis perusahaan Anda untuk mempertimbangkan potensi pasar yang ada. 

Kemudian mereka akan merumuskan strategi pemasaran yang harus berhasil untuk merek tersebut, yang memungkinkan untuk mencapai tujuan client digital marketing mereka.

contoh ide bisnis digital menjadi seorang konsultan bisnis & digital marketing

Bagi Anda yang membutuhkan jasa konsultan seputar digital marketing, Anda bisa menghubungi Sasana Digital untuk mendiskusikan segala hal mulai dari perencanaan strategi, proses eksekusi, hingga evaluasi campaign di sini, Gratis!

Baca Juga: Hal yang akan Anda Dapatkan ketika Menggunakan Jasa Konsultan Bisnis Online

4. Menjadi Influencer & Content Creator (Blogger, YouTuber, Podcaster)

Menjadi konten kreator YouTube & Podcaster sangat memungkinkan untuk dilakukan karena kini semua orang memiliki smartphone yang digunakan untuk merekam konten. 

Berprofesi menjadi YouTuber & Podcaster memiliki peluang yang besar untuk sukses. Kuncinya adalah selalu konsisten dalam menyediakan konten yang menarik dan bermanfaat bagi banyak orang.

ide bisnis digital menjadi Influencer & Content Creator

5. Bisnis Online Learning & Online Teaching (Online Course)

Menjadi Online Learning & Online Teaching merupakan hal menarik yang dapat dilakukan dengan kemampuan dalam bidang digital, Anda dapat mendatangkan banyak keuntungan yang menjanjikan. 

Aspek yang dapat digunakan sebagai Online Learning & Online Teaching antara lain mengajarkan kelas bahasa asing, desain grafis, kelas menulis maupun yang lainnya.

Contoh Bisnis Digital di Bidang Online Learning & Online Teaching (Online Course)

6. Pembuatan Website, Microsite, dan Landing Page (Web Development)

Di era digital sekarang, memiliki situs web profesional adalah kebutuhan mutlak bagi usaha bisnis.

Sebuah situs web yang hebat dapat secara bersamaan beroperasi sebagai alat pemasaran, platform toko, portofolio, saluran komunikasi, dan untuk meningkatkan brand.

contoh ide bisnis digital di bidang pembuatan Website, Microsite, dan Landing Page

Baca Juga: Apa Itu Landing Page? Ini Bedanya dengan Website & Microsite

7. Pembuatan Aplikasi Mobile (App Development)

Aplikasi mobile adalah aplikasi yang dikembangkan untuk seperti smartphone, tablet dan lainnya. 

Perangkat lunak dari aplikasi merupakan hasil pemrograman mobile yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Banyak keunggulan yang didapatkan saat menggunakan aplikasi mobile.

contoh ide bisnis digital di bidang jasa pembuatan Aplikasi Mobile

8. Menjadi Reseller & Dropshipper

Peluang bisnis sebagai reseller ataupun dropshipper memang sudah ada sejak lama. Namun kini, Anda telah dipermudah untuk berkomunikasi dengan pelanggan ataupun supplier di dunia digital.

Anda dapat dengan mudah membangun bisnis digital hanya bermodalkan smartphone, lalu produk-produk tersebut dipromosikan di internet baik dengan teknik organik ataupun berbayar.

contoh bisnis di era digital sebagai dropshipper & reseller

9. Bisnis Agensi, Manajemen, dan Pekerja Lepas (Freelancer)

Menjadi seorang pekerja lepas memang butuh usaha ekstra, apalagi ketika dalam tahap mencari klien. Namun, Anda dapat mengembangkan sistem lebih dari sebelumnya dengan membentuk sebuah agensi.

Anda dapat menawarkan jasa di bawah naungan nama agensi tersebut. Selain itu, klien juga akan lebih percaya karena mereka akan bekerja sama dengan sekumpulan orang yang memang memiliki keterampilan di bidangnya masing-masing.

contoh bisnis digital sebagai Agensi, Manajemen, dan Pekerja Lepas (Freelancer)

Contoh dari ide bisnis digital ini adalah agensi pembuatan website, agensi pembuatan konten digital, manajemen influencer lokal maupun nasional, dan sebagainya.

10. Bisnis Jasa Joki Game Online

Industri game khususnya game online telah berkembang sangat pesat berkat kehadiran internet. Mulai dari game yang berbasis PC yang dapat diakses melalui komputer & laptop, dan juga game yang dapat dengan mudah diakses melalui smartphone.

Ide bisnis digital untuk Jasa Joki Game Online

Bagi Anda yang hobi bermain game, mungkin menjadi joki bisa menjadi salah satu peluang di tahun 2023 dan seterusnya. Namun, tidak hanya sekadar untuk bermain, Anda dapat membuat mengelola sistemnya sehingga menjadi sebuah bisnis.

Contohnya, Anda dapat merekrut beberapa pemain game online yang hebat, lalu Anda membuka jasa joki game online tersebut dengan skema pembayaran sesuai kesepakatan.

11. Bisnis Thrifting Fashion

Beberapa diantara Anda mungkin masih asing dengan istilah “Thrifting”, namun kami yakin Anda pernah melakukannya.

Bagi yang belum familiar, kata Thrifting adalah suatu aktivitas atau kegiatan di mana orang-orang mencari barang-barang lama untuk dimiliki atau sekadar mengoleksinya.

Bisnis thrifting fashion sendiri masih sangat populer di Indonesia, Anda dapat dengan mudah menemukannya di mesin pencari cukup dengan mengetikkan kata tersebut.

Contoh bisnis digital yang menjual thrifting fashion

Bagi yang tertarik akan bisnisnya, ada banyak agen yang dapat Anda temukan baik di media sosial ataupun di marketplace.

Produk yang bisa dijual pun beragam, mulai dari kaos, kemeja, jaket, sepatu, celana, topi, hingga aksesoris-aksesoris lainnya yang semuanya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan harga aslinya dulu.

Akan tetapi, wajib Anda ketahui sebelumnya bahwa bisnis ini juga memiliki risiko.

Mulai dari produk yang nantinya didapatkan akan beragam (Karena kebanyakan dijual dalam bentuk bal), kondisi barang yang tidak menentu (Ada yang bagus dan ada juga yang cacat), serta legalitas barang-barang yang dibeli dari agen.

12. Menjual Stok Foto & Video Berlisensi

Bagi yang memiliki hobi fotografi atau videografi, mungkin ini dapat menjadi ladang “Cuan” bagi Anda.

Anda dapat menjual koleksi terbaik yang Anda miliki di beberapa platform seperti iStock Photo, Adobe Stock, Alamy, Shutterstock, dan website sejenis lainnya.

Menjalankan bisnis digital sebagai penjual Stok Foto & Video Berlisensi

Tema foto & video yang dapat Anda jual pun beragam, mulai dari tema alam, bisnis, teknologi, wedding, hingga acara-acara tertentu (Seperti Ramadan, Lebaran, Natal, Tahun Baru, dan lain-lain).

Hobi ini juga dapat Anda kembangkan menjadi sebuah bisnis, di mana Anda bisa merekrut atau bekerja sama dengan orang lain untuk melakukan hunting foto & video.

Keuntungannya, Anda dapat melakukan distribusi stok foto & video ke berbagai platform karena banyaknya koleksi yang Anda kumpulkan.

Apabila Anda tertarik dengan bisnis ini, jangan lupakan aturan “Perizinan” terlebih dahulu karena tidak semua foto & video dapat dijual.

13. Jasa Penerjermah Online

Bisnis ini cocok bagi Anda yang menguasai bahasa lebih dari 1, khususnya bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Rusia, Bahasa Prancis, dan sebagainya.

Anda dapat melakukannya baik sebagai pekerja lepas (Freelancer) ataupun sebagai sebuah bisnis.

Ide bisnis digital dalam bidang jasa penerjemah bahasa secara online

Apabila Anda menjalankannya sebagai sebuah bisnis, tentu Anda dapat merekrut orang-orang yang berkompeten untuk diajak bekerja sama, sehingga cakupannya akan jadi semakin luas.

Bagi Anda yang tertarik akan jasa ini, akan jauh lebih baik lagi bila Anda ataupun tim mengambil sertifikasi bahasa ataupun sertifikasi penerjemah.

Keuntungannya adalah klien Anda akan lebih mudah percaya karena kapabilitas yang Anda miliki telah diakui.

14. Bisnis White Label Product (Produk Fisik & Digital)

Sebagian dari kita mungkin masih bingung apa itu istilah “White Label“.

White Label adalah skema di mana perusahaan dapat memberikan merek dagangnya pada suatu produk yang diproduksi massal oleh perusahaan manufaktur.

Sederhananya, perusahaan manufaktur memproduksi dan menjual barang jadi yang belum dipasang merek. Nah, Anda sebagai pemilik bisnis dapat membeli produk tersebut dalam jumlah banyak, kemudian mem-branding dengan nama bisnismu.

Contoh bisnis digital untuk White Label Product baik Produk Fisik maupun produk Digital

Contoh produknya yang biasa kita temukan seperti tumbler, kaos, kotak makanan, dan sebagainya.

Ide bisnis ini sangat bisa sekali Anda jalankan, karena sekarang sudah banyak sekali produk-produk white label di pasaran.

Baca Juga: 8 Ide Jualan Online Tanpa Modal yang Laku Setiap Hari

Jenis-jenis Bisnis Digital Berdasarkan Model Bisnisnya

Dikutip dari Simplilearn, terdapat 11 jenis model bisnis digital yang cukup eksis di dunia digital saat ini. Dari 11 model bisnis itu, ada 4 yang cukup populer yaitu marketplace, e-commerce, ad-supported, dan subscription. Berikut penjelasan 11 model bisnis digital:

1. Model Bisnis Gratis/Free-Model (Dukungan Iklan)

Model bisnis digital ini memanfaatkan platform digital yang gratis diakses oleh para pengguna. Di dalamnya nanti, para pengguna akan disuguhkan berbagai iklan-iklan digital.

Contoh dari model bisnis ini adalah media sosial (Seperti Facebook, Instagram, TikTok), serta aplikasi-aplikasi gratis lainnya.

2. Model Bisnis Freemium

Model bisnis ini memanfaatkan platform digital yang dapat diakses gratis oleh para pengguna layaknya Free-Model.

Akan tetapi, pihak pengembang membatasi beberapa fitur di versi gratis sehingga para pengguna dapat melakukan upgrade dengan cara membayar untuk versi premiumnya.

Contoh dari model bisnis ini adalah aplikasi music streaming milik Spotify.

3. Model Bisnis On-Demand

Model bisnis digital satu ini mengacu pada produk/layanan virtual, yang mana dapat Anda gunakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

Contoh dari model bisnis ini dapat Anda lihat pada penyedia film streaming seperti Apple TV ataupun Amazon Prime Time. Selain itu, contoh lainnya adalah pada aplikasi penyedia jasa pekerja lepas (Freelancer) seperti Fiverr, Sribulancer, dan sebagainya.

4. Model Bisnis E-commerce

Model bisnis ini sangat sering kita jumpai saat ini, di mana Anda dapat membeli produk fisik secara digital hanya menggunakan internet.

Umumnya, bisnis memanfaatkan website atau aplikasi agar pelanggan dapat bertransaksi di dalamnya secara langsung. Selain itu, produk/layanan yang ditawarkan pun biasanya hanya 1 merek milik bisnis tersebut.

5. Model Bisnis Marketplace

Hampir mirip dengan model bisnis e-commerce, bedanya adalah pada model bisnis marketplace ini Anda dapat menemukan berbagai macam produk yang ditawarkan oleh banyak penjual kepada para pembeli.

Model bisnis marketplace inilah yang kemudian kita kenal sebagai “Pasar Online”.

6. Model Ekosistem Digital (Digital Ecosystem Model)

Model bisnis ini merupakan model bisnis yang cukup kompleks, di mana Anda harus memberikan pengalaman yang berharga kepada pelanggan sehingga menciptakan suatu ekosistem digital.

Contohnya di sini adalah PayPal yang memungkinkan penggunanya melakukan transaksi ke berbagai platform digital tanpa harus menggunakan banyak aplikasi lain.

7. Model Bisnis Sharing / Access-Over-Ownership Model

Model bisnis ini sebenarnya sudah ada sejak lama dalam bentuk offline, namun kini lebih maju dengan adanya digitalisasi dalam bentuk online.

Jenis ini memungkin Anda untuk membayar suatu produk, jasa, atau layanan tanpa harus memilikinya. Alih-alih memilikinya, Anda hanya perlu menyewanya saja.

Contoh dari model bisnis ini adalah aplikasi penyewaan kendaraan (Seperti Zipcar, Movic, Trevo), penyewaan tempat tinggal, bahkan penyewaan alat-alat industri.

8. Model Bisnis “Pengalaman” (Experience Model)

Jenis bisnis digital dengan model bisnis pengalaman ini maksudnya adalah Anda harus menambahkan “Value” lebih ke dalam produk/layanan yang ditawarkan.

Contohnya adalah pengalaman berbelanja secara online-offline dengan memanfaatkan multi saluran (Omni-channel).

9. Model Bisnis Berlangganan (Subscription Model)

Model bisnis ini mengharuskan pengguna untuk berlangganan terhadap layanan yang ditawarkan. Durasi layanan pun beragam, seperti bulanan atau bahkan tahunan.

Contoh dari model bisnis ini dapat kita lihat pada aplikasi video streaming seperti Vidio, layanan cloud storage Google One, ataupun layanan produktifitas seperti Office 365.

10. Model Bisnis “Open-Source”

Model bisnis ini juga dapat dibilang gratis dengan sifatnya yang dapat dikembangkan dan dimodifikasi (Open-source) oleh para pengguna.

Contohnya adalah Firefox, di mana strategi bisnisnya bergantung pada kemitraan. Contoh lainnya yaitu Linux, di mana strategi bisnisnya terletak pada pelatihan, penyediaan hosting, serta layanan lainnya.

11. Model Bisnis untuk Mendapatkan Pendapatan Tersembunyi (Generating Hidden Revenue)

Model bisnis ini mungkin masih asing terdengar oleh telinga karena keuntungannya didapatkan secara tidak langsung. Selain itu, model bisnis ini juga dapat tercipta karena adanya gabungan dari model bisnis lainnya.

Para pebisnis sebaiknya perlu mempelajari lebih dalam akan model bisnis ini karena bisa jadi ada di wilayah “Abu-abu”.

Contoh dari model ini adalah revenue bisnis yang didapatkan dari adanya lisensi serta integrasi dengan pihak lainnya.

Apa Pentingnya Belajar Bisnis Digital?

Menurut data We Are Social & Hootsuite tahun 2022, masyarakat Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 8 jam 36 menit untuk penggunaan internet, dan 3 jam 17 menit untuk memainkan media sosial dalam sehari.

Ini merupakan peluang bagi Anda untuk segera mengembangkan bisnis di dunia digital. Namun sebelum itu, tentu Anda harus menguasai terlebih dahulu ilmu bisnis digital.

Baik cepat atau lambat, tentu dengan Anda belajar bisnis digital di masa sekarang akan membawa manfaat yang begitu krusial. Ada 5 kelebihan atau keuntungan utama belajar bisnis digital yang akan Anda dapatkan khususnya dalam berbisnis:

a. Hampir Seluruh Aktivitas Masyarakat Tidak Terlepas dari Internet & Teknologi

Hampir semua orang yang berada dalam usia produktif tidak lepas dari jangkauan teknologi digital. Mulai dari komunikasi dengan teman/keluarga, mencari berita, membeli barang, bahkan memesan hotel semuanya bisa dilakukan dengan internet.

Di dunia digital, hampir setiap platform memiliki iklan di dalamnya, contohnya seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan lain-lain. Anda juga bisa memanfaatkan platform tersebut untuk menguasai pasar sekaligus menawarkan produk/layanan yang Anda miliki.

b. Belajar Bisnis Digital Sangalah Mudah untuk Dilakukan

Mendalami bisnis digital khususnya digital marketing tidaklah sesulit seperti apa yang Anda dibayangkan. Ada banyak channel & strategi yang dapat Anda pilih untuk dipelajari, dan tentunya harus sejalan dengan bisnis Anda.

Misalnya, bisnis Anda bergerak di industri fashion yang mengutamakan tampilan visual, maka Anda dapat mempelajari bagaimana cara mengoptimasi media sosial seperti Instagram, YouTube, TikTok, ataupun Facebook.

c. Implementasi pada Bisnis yang Mudah, Efektif, dan Efisien saat Dijalankan

Implementasi dari ilmu bisnis digital sangatlah mudah untuk dilakukan. Anda dapat langsung mempraktikkannya di smartphone ataupun laptop, entah itu untuk menulis kata-kata promosi, menulis artikel website, membuat konten, bahkan memasang iklan.

Selain itu, Anda juga dapat mengukur performa dari hasil implementasi yang dilakukan karena berbagai fitur untuk membaca data wawasan yang telah disediakan oleh masing-masing platform.

d. Mudah dalam Mengukur serta Mengevaluasi Tingkat Keberhasilan Strategi Bisnis

Perusahaan besar mungkin menggunakan billboard untuk meningkatkan Brand Awareness-nya, tapi apa strategi itu juga cocok di bisnis Anda?

Bisa jadi jawabannya iya, bisa juga tidak. Namun, poin pentinya adalah Anda juga perlu mengukur seberapa efektif kampanye yang dijalankan melalui berbagai parameter.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, Anda tentu dapat mengukur sekaligus mengavaluasi tingkat keberhasilan kampanye tersebut.

Inilah salah satu alasan pentingnya belajar bisnis digital, yaitu Anda dapat menjalankan strategi marketing dengan lebih akurat serta terarah.

e. Peluang Bisnis dan Karir yang Menjanjikan di Masa Depan

Tentu ini adalah kabar yang sangat baik bagi Anda yang tengah merintis bisnis atau meniti karir sebagai seorang ahli digital marketing untuk bisnis digital.

Kehadiran bisnis di dunia digital tentu akan menjadi investasi yang sangat layak di masa mendatang, khususnya dalam hal Branding.

Bagi seorang profesional, Anda pun juga dapat meningkatkan berbagai skill digital marketing seperti Social Media Specialist, SEO Specialist, Digital Advertising Specialist, Content Marketing Strategist, dan lain-lain yang nantinya juga akan dibutuhkan di mana saja.

Baca Juga: 5 Kursus Digital Marketing Gratis yang Cocok bagi Pemula

Bisnis Digital Manakah yang Paling Sesuai untuk Saya Jalankan?

Pada akhirnya, memilih bisnis yang serius untuk dijalani bukanlah perkara mudah, apalagi bisnis digital.

Anda harus mempersiapkan beberapa hal teknis maupun non-teknis yang berkaitan dengan bisnis, serta memperhitungkan segala sesuatunya.

Meskipun bisnis digital yang akan Anda jalani pasti memiliki risiko, namun satu hal yang pasti adalah dibalik risiko besar, pasti juga ada sebuah peluang yang tidak kalah besarnya.

Beberapa pertanyaan yang dapat Anda jadikan refleksi ketika memilih bisnis digital di antaranya:

  • Apakah bisnis yang nantinya saya pilih dapat menjawab kebutuhan banyak orang?
  • Apakah saya memiliki kapabilitas ketika berkecimpung di industri & bisnis yang saya pilih tersebut?
  • Apakah bisnis yang nantinya akan saya jalani memiliki value yang dapat disampaikan kepada pelanggan?
  • Apakah bisnis yang saya pilih ini memiliki potensi untuk terus bertumbuh di masa-masa yang akan datang? (Jangka Panjang)

Apapun bisnis yang akan Anda jalani nantinya, pastikanlah Anda harus 100% terjun di dalamnya. Karena ketika Anda membangun sebuah bisnis dan bermimpi menjadikannya besar, Anda tidaklah bisa setengah-setengah.

Bagaimana Cara Sukses Menjalankan Bisnis Digital?

Setelah niat Anda untuk mulai berbisnis digital telah kuat, langkah selanjutnya adalah Anda harus tahu, “Gimana sih cara agar bisa sukses berbisnis di dunia digital?”

Berikut kiat-kiat penting yang dapat Anda jadikan pedoman agar dapat sukses berbisnis di dunia digital:

  • Pertama, Anda perlu menangkap peluang pasar dengan cara menjawab apa Kebutuhan & Keinginan mereka
  • Kedua, respon peluang tersebut dengan menghadirkan produk/layanan yang dapat menjadi Solusi bagi mereka
  • Ketiga, tanamkan “Value” dalam bisnis, produk, dan layanan agar pasar lebih memilih Anda ketimbang kompetitor
  • Keempat, hadirkan “Pengalaman yang Berharga” bagi pelanggan saat berinteraksi dengan bisnis Anda

Berangkat dari kiat-kiat di atas, selanjutnya Anda dapat menentukan beberapa hal di awal saat membangun bisnis digital, yaitu:

  1. Memilih niche bisnis yang paling potensial
  2. Mengembangkan produk/layanan yang dibutuhkan pelanggan
  3. Menentukan STP (Segmenting, Targeting, Positioning) bisnis di pasar
  4. Memilih channel digital yang tepat (Website, Media Sosial, Marketplace, Email, dan sebagainya)
  5. Merancang strategi promosi untuk jangka panjang & jangka pendek

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Digital Marketing Penting untuk Bisnis UKM

Apa Saja Strategi Digital Marketing untuk Bisnis Digital?

Dari sekian banyaknya channel atau saluran digital yang ada di internet, berikut 9 strategi digital marketing yang dapat Anda gunakan dalam menjalankan bisnis digital:

  1. Search Engine Optimization (SEO)
    Merupakan strategi digital marketing dengan cara mengoptimasi website di halaman hasil pencarian search engine seperti Google secara organik.
  2. Search Engine Marketing (SEM)
    Merupakan strategi digital marketing yang hampir sama dengan SEO, namun dengan memanfaatkan iklan berbayar.
  3. Social Media Marketing (SMM)
    Merupakan strategi optimasi media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, dan sebagainya, baik secara organik maupun berbayar.
  4. Digital Advertising
    Merupakan strategi digital marketing dengan menfaatkan berbagai platform periklanan digital.
  5. Content Marketing
    Merupakan strategi digital marketing dengan menggunakan konten sebagai senjata utama pemasaran.
  6. Affiliate Marketing
    Merupakan strategi digital marketing dengan memanfaatkan sistem afiliasi di dunia digital.
  7. Email Marketing
    Merupakan strategi digital marketing melalui email yang dikirim secara sistematis.
  8. Video Marketing
    Merupakan strategi digital marketing yang menjadikan video untuk menarik perhatian banyak audiens di dunia digital.
  9. Mobile Marketing
    Merupakan strategi digital marketing yang dijalankan di platform mobile milik audiens yang ditarget.

Baca Juga: Apa Itu Digital Marketing? Berikut Bahasan Lengkapnya!

Mengapa Bisnis Digital Menjadi Harapan di Tahun 2023? Berikut Alasannya!

• Menjangkau Target Pasar Lebih Luas

Pemasaran manual kerap tersendat dan mengalami banyak kendala, salah satunya jangkauannya yang cukup terbatas. Hal seperti ini tidak akan ditemui lagi di dalam digital marketing, sebab perusahaan bisa menjangkau calon konsumen di mana saja dan kapan saja.

• Akses Data Lebih Cepat dan Akurat

Informasi yang didapatkan tentu sangat cepat, tepat dan dijamin lebih akurat daripada cara manual. Informasi terkait pelanggan dan berbagai hal yang berhubungan bisa langsung Anda dapatkan saat itu juga.

• Bertujuan Jangka Panjang

Pengguna Internet terus meningkat setiap tahunnya. Itulah alasan perusahaan melakukan transformasi digital, agar dapat menjangkau potensi tersebut.

• Potensi Penghasilan Tanpa Batas

Bisnis Digital yang dipasarkan secara online memiliki potensi penghasilan tanpa batas. Bayangkan jika Pelanggan Anda berasal dari seluruh dunia.

Tentu omset penghasilan akan semakin berlipat ganda, dan tentunya Anda bisa dapat mengeksplor kemampuan untuk mengapai pengasilan lebih banyak.

• Fleksibilitas saat Menjalankan Beragam Jenis Bisnis

Ya, fleksibilitas mungkin menjadi kelebihan yang paling disukai oleh para pebisnis, baik yang ingin beralih ke dunia digital maupun yang telah menjalankannya.

Fleksibilitas di sini dapat kita lihat dari berbagai sisi, entah itu dari tempat menjalankan bisnisnya (Menggunakan platform & channel digital), pilihan strateginya (Berbayar ataupun Organik), detail persona dari audiens yang ditarget, hingga memilih jenis dan model bisnis yang beragam.

Arahan Kebijakan untuk Bisnis UKM Digital di Indonesia

Keterlibatan digital pada usaha kecil menengah (UKM) dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan Indonesia sebesar 2%. 

Pertumbuhan tambahan tersebut dibutuhkan oleh Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan menengah pada tahun 2025.

Hasil riset ini pun memaparkan arahan bagi kebijakan pemerintah untuk mendukung UKM digital di Indonesia. Ada lima arahan yang disarankan bagi pemerintah.

1. Meningkatkan Akses Broadband

Akses internet yang ada di Indonesia sekarang masih relatif mahal dan lambat. Peningkatan akses broadband dan kualitas layanan akan mendorong adopsi teknologi digital oleh UKM.

2. Membantu Semua UKM Menjadi Bisnis Digital

Hingga saat ini banyak instansi pemerintah telah menyediakan dukungan berupa program bagi UKM. Namun, seringkali program ini tumpang tindih dan terbatas jangkauannya.

3. Memperluas Pembayaran Elektronik atau E-payment

Hal ini dirasa dapat meningkatkan kepercayaan dalam platform pembayaran e-commerce yang dapat meningkatkan volume transaksi digital di Indonesia.

4. Memperluas Akses terhadap Investasi

UKM digital membutuhkan gabungan antara sumber investasi baik dari domestik maupun asing. Hambatan akses investasi dapat mengurangi potensi UKM untuk berkembang.

5. Memperluas Layanan Pemerintah secara Elektronik (E-government)

Electronic Government (E-government) merupakan penggunaan jaringan internet dalam penyebaran informasi dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Layanan pemerintah melalui online platform akan jauh lebih efektif dan efisien.

Komunitas Bisnis Digital di Indonesia

1. Komunitas Ok Oce

Ok Oce merupakan komunitas bisnis yang didirikan oleh Sandiaga Uno dengan misinya yaitu ekonomi yang mengutamakan rakyat, adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan.

Ok Oce sendiri membangun komunitasnya mulai dari tingkat kecamatan dengan memberdayakan produk-produk milik UMKM lokal.

2. Komunitas SBC (Sukses Berkah Community)

SBC merupakan komunitas bisnis digital bagi para pengusaha yang memiliki tujuan sama, yaitu berikhtiar untuk menjadi pengusaha sukses dan berkah.

SBC sendiri diresmikan pada tahun 2016 di Kota Malang, dan memiliki ribuan anggota yang masih aktif hingga saat ini.

3. Ikatan Saudagar Muslim Se-Indonesia (ISMI)

ISMI merupakan ikatan saudagar muslim yang didirikan oleh 4 ormas besar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah, NU, ICMI, dan MUI pada tanggal 18 Desember 2012.

ISMI menjadi wadah bagi saudagar-saudagar muslim dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam kancah da’wah bil hal membangun perekonomian dan kesejahteraan umat, bangsa, dan negara.

Baca Juga: Ingin Kursus & Training Digital Marketing di Bandung?

Penutup

Pada akhirnya menjalankan bisnis digital di Indonesia sangat berpeluang untuk mendapat kunci sukses. Kunci meraih sukses adalah tentang bagaimana Anda melakukan pemasaran dan mengatur aktivitas digital marketing dalam bisnis. Sehingga nilai bisnis bisa semakin meningkat.

Kunci sukses tersebut bisa Anda dapat melalui platform pembelajaran kami, yaitu Sasana Digital Lab.

Mau kunci sukses pemasaran dan aktivitas digital marketing dalam bisnis? Klik banner di bawah dan tingkatkan kemampuan Anda dalam mengoptimalkan bisnis!

Bagikan Artikel Ini

Aktivitas Terbaru Sasana Digital

/