Bayangkan digital marketing Anda seperti sebuah mesin. Untuk memastikan mesin tersebut bekerja secara optimal, Anda perlu melakukan pemeriksaan secara berkala. Audit digital marketing adalah proses pemeriksaan menyeluruh terhadap semua aktivitas pemasaran digital Anda, mulai dari website hingga media sosial.
Kerugian hingga 611 Milyar Dollar per tahun pada bisnis di Amerika merupakan salah contoh akibat dari bisnis yang tidak Mengorganisasikan Data Marketing dengan baik, sehingga ketika bisnis melakukan proses Audit Digital Marketing hasilnya tidak akurat, kelemahan bisnis terkuak, dan hasil strategi marketing kurang meledak.
Di kesempatan ini, kita akan sama-sama belajar secara praktis bagaimana cara melakukan audit digital marketing yang tepat. Dengan begitu Anda bisa terus mengoptimal bisnis, mengetahui performa bisnis, serta apa yang dibutuhkan saat ini.
Apa itu Digital Marketing Audit?
Audit digital marketing adalah sebuah proses evaluasi yang sistematis dan menyeluruh terhadap semua aktivitas pemasaran digital yang dilakukan oleh suatu bisnis atau organisasi.Â
Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas strategi digital marketing yang telah berjalan, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan menemukan peluang baru untuk meningkatkan kinerja pemasaran secara keseluruhan.
Dalam artian yang lain, Audit digital marketing adalah seperti melakukan pemeriksaan kesehatan pada strategi pemasaran digital Anda. Melalui audit bisnis, Anda dapat mengetahui bagian mana yang berjalan dengan baik, bagian mana yang perlu diperbaiki, dan apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemasaran Anda di masa depan.
Baca Juga: Sasana Digital, Konsultan & Jasa Digital Marketing Bandung
Elemen Bisnis yang Perlu di Audit
Setiap channel digital marketing masuk dalam fase-fase customer journey AIDA (Attention, Interest, Desire, dan Action), sehingga point-pointnya yang diaudit akan berbeda.
|
Fase AIDA |
Elemen Audit |
Deskripsi |
| Attention | SEO, Social Media Marketing | Analisis bagaimana strategi SEO dan media sosial menarik perhatian audiens target. Meliputi analisis kata kunci, backlink, engagement, dan jangkauan. |
| PPC Advertising | Evaluasi kinerja iklan berbayar dalam menarik klik dan mengarahkan traffic ke website. | |
| Interest | Content Marketing | Analisis kualitas dan relevansi konten dalam membangun minat audiens. Meliputi evaluasi topik, gaya penulisan, dan distribusi konten. |
| Desire | Analisis Web | Menganalisis perilaku pengguna di website untuk memahami apa yang membuat mereka tertarik dan ingin melakukan tindakan selanjutnya. Meliputi analisis heatmap, funnel, dan user journey. |
| Email Marketing | Evaluasi efektivitas email marketing dalam membangkitkan keinginan untuk membeli atau melakukan tindakan yang diinginkan. Meliputi analisis tingkat keterbukaan, klik, dan konversi. | |
| Action | Konversi | Menganalisis tingkat konversi dari berbagai saluran pemasaran. Meliputi analisis tingkat konversi website, konversi penjualan, dan konversi leads. |
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Website Audit Terbaru
Langkah-Langkah Melakukan Audit Digital Marketing
Melakukan audit digital marketing tentu ada acuannya. Gunakan panduan ini untuk menemukan hasil yang signifikan:
1. Tentukan Tujuan Audit yang Jelas
- Fokus: Tentukan tujuan spesifik yang ingin dicapai, misalnya meningkatkan traffic organik sebesar 20% dalam 3 bulan, meningkatkan rasio konversi dari halaman produk sebesar 5%, atau meningkatkan engagement di Instagram sebesar 30%.
- Metrik: Identifikasi metrik kunci yang akan digunakan untuk mengukur keberhasilan, seperti traffic website, tingkat konversi, jumlah pelanggan baru, atau ROI.
2. Kumpulkan Data yang Relevan
WEBSITE
- SEO: Analisis kata kunci, backlink, struktur URL, meta tag, dan optimasi konten.
- UX: Evaluasi desain website, navigasi, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
- Kecepatan: Uji kecepatan loading website menggunakan tools seperti Google PageSpeed Insights.
MEDIA SOSIAL
- Performa: Analisis jumlah followers, engagement rate, jangkauan, dan pertumbuhan akun.
- Konten: Evaluasi jenis konten yang paling efektif, frekuensi posting, dan interaksi dengan audiens.
KAMPANYE
- Email Marketing: Analisis tingkat keterbukaan, klik, dan konversi email.
- PPC: Evaluasi kinerja iklan berbayar di Google Ads, Facebook Ads, atau platform lainnya.
- Kampanye Lain: Evaluasi kinerja kampanye influencer, konten berbayar, atau kampanye lainnya.
ANALYTICS
- Google Analytics: Analisis traffic website, perilaku pengguna, sumber traffic, dan konversi.
- Alat Lainnya: Gunakan alat analisis seperti Google Search Console, SEMrush, atau Ahrefs untuk mendapatkan data yang lebih lengkap.
3. Analisis Data dan Identifikasi Temuan
- Kekuatan:
- Apa yang sudah berjalan dengan baik?
- Strategi apa yang memberikan hasil terbaik?
- Apa yang membedakan bisnis Anda dengan kompetitor?
- Kelemahan:
- Area mana yang perlu ditingkatkan?
- Apa yang menghambat pertumbuhan bisnis?
- Apakah ada kesalahan teknis atau kesalahan strategi?
- Peluang:
- Apa saja peluang baru yang belum dimanfaatkan?
- Tren pasar apa yang dapat dimanfaatkan?
- Bagaimana cara meningkatkan engagement dengan audiens?
- Ancaman:
- Apa saja ancaman yang dapat mempengaruhi bisnis?
- Bagaimana cara mengatasi ancaman tersebut?
Baca Juga: Jasa Konsultan Digital Marketing, Pentingkah Bagi Bisnis?
4. Bandingkan dengan Kompetitor
- Analisis Kompetitif: Bandingkan kinerja bisnis Anda dengan pesaing utama.
- Benchmarking: Gunakan data industri sebagai benchmark untuk mengukur kinerja.
- Identifikasi Celah: Temukan area di mana bisnis Anda dapat meningkatkan kinerja dibandingkan dengan pesaing.
5. Buat Laporan Audit
- Ringkasan Temuan: Presentasikan temuan digital marketing audit secara jelas dan ringkas.
- Rekomendasi: Berikan rekomendasi yang spesifik untuk mengatasi masalah dan memanfaatkan peluang.
- Prioritaskan: Prioritaskan rekomendasi berdasarkan dampak potensial dan kemudahan implementasi.
- Timeline: Buat timeline untuk implementasi rekomendasi.
6. Implementasikan Rekomendasi
- Buat Rencana Aksi: Buat rencana aksi yang detail untuk melaksanakan rekomendasi.
- Pantau Kinerja: Pantau kinerja secara berkala untuk memastikan bahwa rekomendasi berhasil diimplementasikan dan memberikan hasil yang diinginkan.
Baca Juga: Strategi Efektif Pengembangan Usaha yang Pebisnis Wajib Tahu
Tips Melakukan Audit Digital Marketing Sendiri
Jika ingin melakukan audit digital marketing secara mandiri, Anda bisa lakukan beberapa tips berikut untuk evaluasi performa bisnis melalui platform pemasaran digital, serta menemukan apa yang diperlukan selanjutnya.
- Gunakan Alat yang Tepat: Rekomendasikan beberapa alat yang bisa digunakan untuk melakukan digital marketing audit, seperti Google Analytics, SEMrush, Ahrefs, dan lainnya.
- Libatkan Tim: Libatkan tim marketing dan tim lainnya untuk mendapatkan perspektif yang berbeda.
- Tetapkan Metrik yang Jelas: Tentukan metrik yang akan digunakan untuk mengukur keberhasilan.
- Lakukan Secara Berkala: Audit digital marketing sebaiknya dilakukan secara berkala, misalnya setiap 3-6 bulan sekali.
Mengetahui tips seputar digital marketing untuk bisnis dan UMKM memang penting. Selain di Sasana Digital, Anda bisa menambah wawasan dan memperluas sumber bacaan, seperti mendapatkan informasi dari website UKMINDONESIA.ID.
Layanan Audit & Pelatihan Digital Marketing by Sasana Digital
Sasana Digital bantu kebutuhan Anda optimalkan performa digital marketing bisnis Anda agar berpengaruh signifikan pada peningkatan engagement media sosial, traffic website, hingga ROI (Return of Investment).Â
Berikut 4 layanan unggulan untuk ranah digital marketing dari kami, termasuk audit digital marketing, konsultasi, hingga pelatihan:
A. Audit Saluran Digital Marketing

Sasana Digital menawarkan layanan full audit terhadap performa channel-channel digital yang Anda miliki, mulai dari website, SEO, SEM, media sosial, hingga e-commerce bisnis yang dijalankan.Â
Layanan Audit Digital Marketing bertujuan membantu Anda mengetahui posisi bisnis terkini, melihat strategi milik kompetitor, hingga melihat peluang potensi pengembangan digital bagi bisnis Anda.
Sebagai bukti di lapangan, salah satu klien kami yang bergerak dalam bisnis Toko Mainan, mengalami peningkatan penjualan hingga 50% melalui saluran penjualan di salah satu marketplace Indonesia dalam waktu 1,5 bulan saja.
B. Consulting Digital Marketing

Dari tahap audit digital marketing, klien dapat berkonsultasi dan diskusi lebih lanjut terkait temuan-temuan hingga solusi yang memungkinkan diimplementasikan kemudian.
Ada cerita menarik di mana salah satu klien kami yang bergerak dalam bisnis Fashion Wanita, mengalami lonjakan konversi penjualan bisnis klien setelah berkonsultasi dan mendapatkan pendampingan. Terbukti! dalam waktu 2 bulan saja bisnis tersebut mengalami peningkatan pendapatan hingga 150%.
Di sini kami membagi konsultasi ke dalam 2 jenis, yaitu full package consultation dan on-demand consultation.
C. Private Training Digital Marketing

Di layanan private training digital marketing bersama kami, Anda bisa menyertakan tim bisnis Anda hingga 4 orang.Â
Sasana Digital pernah berkontribusi menangani kebutuhan digital marketing di sebuah Klinik Ibu dan Anak. Dengan perancangan strategi dan konten yang tepat sasaran ke audiens, media sosial klink tersebut mampu menjangkau hingga lebih dari 20 ribu followers secara organik yang fokus pada konsumen.
D. Corporate Training Digital Marketing

Ada juga layanan Corporate training dari Sasana Digital untuk Anda yang ingin menyertakan antara 6-8 orang tim dalam bisnis.Â
Ada kisah menarik di mana Sasana Digital pernah melakukan Audit Konten dan Meta Ads Setting untuk mengetahui kelemahan strategi di sebuah Bisnis Travel Umroh.
Kami yakin untuk menerapkan strategi ABC (Audience Benefit Content) sebagai konsep yang dipakai untuk kebutuhan perusahaan ini. Hasilnya, travel umroh tersebut mengalami peningkatan omset hingga 2,4 miliar dengan ROAS lebih dari 20x dalam 2 minggu.
Baca Juga: Perusahaan Digital Marketing: Training & Consulting B2B-B2C
Penutup
Audit digital marketing adalah langkah penting untuk memastikan bahwa strategi digital marketing Anda berjalan efektif. Dengan melakukan digital marketing audit secara teratur, Anda dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan bisnis Anda.
Tanpa audit digital marketing yang rutin, bisnis Anda berisiko menghadapi berbagai konsekuensi, seperti anggaran iklan yang tidak efisien, rendahnya konversi, atau kehilangan peluang di pasar. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang performa kampanye bisa membuat bisnis Anda tertinggal dari pesaing yang lebih siap dan adaptif terhadap perubahan tren dan perilaku konsumen.
Jangan biarkan bisnis Anda stagnan. Hubungi tim profesional kami untuk melakukan audit digital marketing yang menyeluruh dan komprehensif. Kami siap membantu Anda mengoptimalkan strategi, meningkatkan ROI, dan memastikan bisnis Anda terus berkembang di dunia digital.Â
Segera konsultasikan kebutuhan Anda dengan free digital marketing audit kami!