Mencari contoh Content Marketing bisa menjadi solusi inspirasi bisnis. Kira-kira seperti apa konten yang tepat pada bisnis? Selengkapnya hanya ada di sini.
Tulisan ini akan membahas selengkap mungkin contoh yang Anda cari. Mulai dari contoh di Instagram, TikTok, hingga contoh konten yang bisa dipakai untuk banyak kebutuhan.
Sekilas tentang Content Marketing
Content marketing merupakan sebuah aktivitas pada bisnis dengan tujuan untuk menjual jasa dan produk menggunakan konten.
Nantinya konten akan membuat semacam efek ajaib sehingga orang-orang merasa harus memakai atau membeli sebuah produk dari brand terkait.
Selain efek ajaib tadi ada beberapa manfaat yang bisa didapat dengan mengandalkan konten. Manfaat apa sajakah itu? Selengkapnya simak di bawah ini.
Baca Juga: Content Marketing: Pengertian, 29 Tipe, dan Trennya di 2023
Manfaat Konten untuk Digital Marketing
Dilansir dari HubSpot ada 10 manfaat yang bisa didapat dengan menggunakan konten untuk mendorong digital marketing. Berikut penjelasannya:
- Menahan pelanggan lebih nyaman dari biasanya.
- Meningkatkan daya tarik perusahaan di internet.
- Ada kepercayaan yang dilihat oleh para pembeli.
- Menjaring lebih banyak pelanggan loyal.
- Konten original bisa meningkatkan jual beli.
- Brand Anda mudah terlihat dari biasanya.
- Konten hebat membuat perusahaan dianggap profesional.
- Awareness bisa sangat diusahakan.
- Penggemar bisa muncul ketika sudah cinta pada brand.
- Bisa hemat budget untuk biaya pemasaran.
Setelah mengetahui manfaat konten pada pelaksanaan digital marketing bagi bisnis, kini saatnya melihat berbagai contoh content marketing yang bisa Anda contoh sebagai inspirasi.
Bagan Jenis & Contoh Content Marketing untuk Inspirasi
Agar tidak bingung, kami akan membahas jenis-jenis content marketing dalam bagan atau tabel berikut ini:
|
Jenis-Jenis Content Marketing untuk Dibedah |
Pembagian Contoh Content Marketing |
|
Contoh Content Marketing di Internet |
A. Contoh Content Marketing Instagram
B. Contoh Content Marketing TikTok C. Contoh Content Marketing YouTube |
|
Contoh Content Marketing Produk yang Memikat |
1. Video dengan Ulasan Produk 2. Artikel Informatif 3. Infografis 4. Foto Menggugah |
|
Contoh Content Marketing Promosi yang Persuasif |
1. Video Demo Produk 2. Testimoni Pelanggan 3. Ulasan Seorang Ahli |
|
Contoh Konten yang Perlu Dihindari |
1. Tidak Representatif 2. Menjelekkan Brand Lain 3. Mengandalkan Isu Rasis dan Agama 4. Konten Dewasa yang Tidak Etis |
A. Contoh Content Marketing di Internet
Ketika melakukan content marketing untuk bisnis maka sangat menarik melihat contoh-contoh yang beredar di internet dan memahami jenis konten mana yang memiliki keterlibatan (engagement) paling banyak dengan audiens.
Menurut data RRI 2024, sebanyak 191 juta jiwa masyarakat Indonesia adalah pengguna media sosial, dan ini setara dengan 73,7% populasi.
Maka seharusnya content marketing di media sosial atau internet adalah alternatif yang paling mudah untuk dipahami strategi dan algoritmanya. Yuk, kita lihat contoh content marketing seperti apa sih yang berpotensi menarik perhatian audiens atau pengguna channel marketing Instagram, TikTok, dan Youtube!
Baca Juga: 6 Digital Marketing Channel pada Bisnis: Organic + Paid
Contoh Content Marketing Instagram
Saat membuka Instagram banyak sekali hal yang bisa dilihat. Apalagi banyak orang senang menyalurkan ekspresi mereka di Instagram. Mulai dari orang-orang yang bersemangat sampai orang yang bersedih.
Berikut ini adalah contoh konten Instagram yang menginspirasi:
1. Carousel Penuh Empati & Informatif
Anda bisa uji ketertarikan audiens bisnis Anda melalui contoh content marketing Instagram jenis carousel. Anda bisa memberikan story telling dengan gabungan post foto dan copywriting yang tersusun satu demi satu dalam feed Instagram.

Seperti pada gambar di atas. Akun kitabisa menyajikan konten yang informatif sekaligus menyentuh hati bagi para followersnya. Yaitu Amat seorang bocah yang terbantu karena ditolong banyak orang, sehingga pendidikannya bisa terus berlanjut.
Mari kita lihat bagaimana respon audiens yang berhasil tersentuh empatinya melalui postingan tersebut! Berikut ini terlihat salah satu akun mengomentari dengan perasaan bahagia. Selain menyajikan informasi, ada peluang ke depannya audiens akan mengingat akun kitabisa dan menantikan postingan bermanfaat lainnya.

2. Reels Edukatif
Selain memanfaatkan halaman feed IG, Anda juga bisa maksimalkan fitur postingan lainnya seperti Reels. Melalui Reels, Anda bisa berbagi postingan berupa video yang informatif dan edukatif untuk para followers.

Seperti postingan reels yang sering dibuat oleh akun Tirto.id. Sesuai dengan tujuan bisnis dan target audiensnya, mereka konsisten posting reels untuk berbagi wawasan pada audiens mereka.
Sehingga orang-orang menjadi tertarik dan merasa ada manfaat yang didapat ketika following akun tirto ini.
- Quote Motivasi & Menghibur
- Infografis yang Edukatif
3. Quote Motivasi & Menghibur
Tidak selamanya quote harus berisi suatu hal yang serius. Selain kata-kata motivasi, kadang kala quote juga bisa berisi suatu hal yang lucu.
Dengan tipe konten quotes yang relate, sesuai, atau ngena di hati audiens, mereka dapat lebih mudah mengingat brand Anda. Sehingga bila ada kesempatan di lain waktu mereka akan mengunjungi brand Anda.
4. Infografis yang Edukatif
Infografik bisa menjadi andalan dalam pemasaran. Dengan catatan isi data yang diperlihatkan memuat informasi yang berkaitan pada produk dan jasa yang ditawarkan.
Contoh Content Marketing TikTok
Saat ini TikTok hadir sebagai slaah satu sosial media mainstream paling banyak digunakan dan paling lama digunakan oleh user.
Menurut catatan Databoks 2023, jumlah pengguna TikTok masyarakat Indonesia adalah jumlah terbanyak (112 juta lebih) kedua setelah Amerika Serikat.
Maka tak heran jika TikTok menjadi channel yang ramai diandalkan dalam content marketing. Tak hanya itu, fungsi TikTok yang juga sebagai platform belanja online, membuatnya semakin fungsional untuk kebutuhan bisnis.
Barang yang bisa dibeli tidak hanya untuk kebutuhan personal, tetapi juga untuk kebutuhan lain seperti untuk orang tua dan keponakan.
Akun TikTok untuk Bisnis (Seperti Berjualan)
Bila Anda menjual peralatan unik seperti peralatan ajaib untuk hewan jangan bersedih. Sebab di TikTok juga banyak kok pecinta kucing dan anjing yang gemar membeli barang.

Mereka yang sayang pada peliharaanya merasa terbantu dengan konten yang dibuat. Sehingga mereka tidak bingung lagi dalam menentukan sebuah produk.

Gambar di atas menjadi bukti bahwa barang unik untuk peliharaan hewan pun bisa terjual laris di platform TikTok. Maka ini bisa dijadikan contoh konten bagi bisnis.
Jangkau Awareness Bisnis dengan Join Tren
Akun bisnis masa kini bukan hanya difungsikan untuk berjualan terus menerus. Salah satu strategi content marketer adalah mampu mempertahankan engagement dan melakukan pendekatan yang baik dengan banyak audiens. Anda juga bisa mengikuti tren dan membuat konten sesuai dengan hype-nya.

Seperti contoh content marketing yang satu ini. Sebuah store online bisnis baju, ikut tren “POV Cowok Ganteng ketika WFC (Work From Cafe)” yang pada waktu itu viral dengan sound musik Niscaya dari Bilal Indrajaya.Â
Baca Juga: 7 Cara Promosi di TikTok untuk Kampanye Media Sosial
Contoh Content Marketing YouTube
YouTube adalah mesin pencari terbesar kedua, dan dengan lebih dari 1 miliar pengguna. Apalagi ada 300 jam video yang diunggah setiap menitnya, YouTube adalah alat yang efektif untuk pemasaran konten.
Hal terbaiknya Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk beriklan agar sukses. Bahkan, Anda bisa melakukan semuanya secara gratis!
Berikut adalah beberapa contoh konten di YouTube:
1) The Grid Co: Tips Memilih dan Memakai Smartphone Kedua Agar Lebih Optimal!

2) Dunia Ade Rai: 5 Langkah Mudah Turun Berat Badan

3) Satu Persen: Stop Jadi Jahat Sama Diri Sendiri!

B. Contoh Content Marketing Produk yang Memikat
Contoh content marketing sebetulnya sudah bertebaran dimana-mana. Anda hanya perlu mencarinya, seperti ketika Anda membaca tulisan ini.
Berikut adalah beberapa contoh content marketing untuk kebutuhan konten produk yang menggoda:
1. Video dengan Ulasan Produk
Dalam konten produk, tidak ada tempat yang lebih baik untuk memulai selain dengan membuat video ulasan produk. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, tetapi harus selalu menghibur sambil tetap memberikan informasi bermanfaat tentang produk.
2. Artikel Informatif
Jika sebuah brand mencari pendekatan yang lebih tradisional, maka artikel informatif mungkin cocok untuk audiens Anda.
Artikel-artikel ini bisa membahas aspek produk/layanan Anda secara mendalam. Sehingga ada informasi berharga yang dapat digunakan calon konsumen dalam kehidupan sehari-hari.
3. Infografis
Infografis adalah cara lain yang sangat baik untuk berbagi informasi yang berguna dengan calon pelanggan. Di saat yang bersamaan bisa menyampaikannya dengan cara menarik yang akan membuat orang tertarik untuk membeli produk.
4. Foto Menggugah
Foto yang menggugah biasanya dipakai oleh brand yang sudah memiliki nama besar. Foto yang berkualitas tinggi terbukti bisa mempertahankan kesetiaan konsumen.
Mulai dari bisnis kuliner yang menampilkan makanan lezat, hingga mobil yang seolah-olah membuat satu keluarga bisa merasakan kedamaian. Foto menggugah itu membuat persepsi calon konsumen menjadi tepat.
C. Contoh Content Marketing Promosi yang Persuasif
Membuat konten promosi yang memikat tentu menjadi keinginan setiap bisnis dalam menjual jasa atau produk. Sehingga konten yang ada dapat membantu agar produk lebih dekat dengan calon pelanggan.
Baca Juga: Apa itu Konten? (Pengertian Menurut Ahli, Contoh, dan Jenis)
Di bawah ini beberapa contoh konten promosi yang bisa memikat audiens:
1. Video Demo Produk
Jika Anda memiliki produk berkualitas tinggi, ini bisa menjadi keuntungan.Sebab Anda bisa membuat video demo produk agar orang-orang bisa melihat cara kerjanya.
Video demo produk sangat bisa dibuat untuk mengedukasi orang-orang sekaligus meningkatkan daya tarik dari sebuah produk itu sendiri.
2. Testimoni Pelanggan
Cara terbaik untuk meyakinkan seseorang untuk membeli suatu produk adalah dengan menunjukkan kepada mereka bagaimana orang lain menggunakannya. Seperti cara menekan tombol on-off yang benar, mengganti bagian yang rusak, dan lain sebagainya.
Hal ini akan membuat audiens percaya pada produk Anda. Serta membuat mereka merasa tidak sendirian dalam memakai produk yang mereka beli.
3. Ulasan Seorang Ahli
Seorang ahli dapat meningkatkan rasa percaya konsumen pada suatu produk. Sebab produk yang ditawarkan menjadi lebih jelas dari segi fungsionalitas.
Tak hanya berlaku untuk produk. Sebuah jasa juga bisa ditawarkan dengan menggunakan konten ulasan dari seorang ahli.
D. Contoh Konten yang Perlu Dihindari
Tak selamanya konten memiliki dampak baik. Ada juga beberapa konten yang ternyata membuat brand menjadi buruk.
Jangan sampai brand yang Anda ciptakan menjadi jelek karena stigma yang didapat dari konten Anda sendiri. Sadari secepatnya konten negatif yang merugikan Anda.
Berikut ini adalah konten negatif yang tak patut dicontoh:
1. Tidak Representatif
Konten yang tidak representatif di sini maksudnya adalah konten yang tidak mewakili sama sekali. Baik itu mewakili konsumen maupun brand.
Hindari konten yang tidak relevan dengan brand, produk, atau layanan. Konten semacam ini tak memiliki tujuan apapun. Tidak pula memberi nilai tambah bagi pelanggan dan tidak membantu mereka dengan cara apapun.
2. Menjelekkan Brand Lain
Jangan membuat konten tentang brand atau produk pesaing dengan pendekatan negatif (meskipun itu benar). Tujuan Anda seharusnya membangun kepercayaan dengan calon pelanggan, bukan menghancurkannya!
Ketika Anda membuat konten yang terang-terangan mengatakan brand lain buruk, maka hal itu menimbulkan rasa kurang hormat dari konsumen. Fokus saja pada hal baik yang ada pada produk Anda.
3. Mengandalkan Isu Rasis & Agama
Konten negatif lainnya adalah memanfaatkan isu rasis dan agama sebagai bahan sebuah konten. Sehingga ada banyak engagement yang terbangun tetapi menjadi bumerang tersendiri.
Kalau memang ingin membuat konten yang berbau rasis dan agama, ada baiknya fokus pada konten yang meningkatkan toleransi. Apalagi bila itu bisa membentuk sebuah perdamaian antar umat beragama.
4. Konten Dewasa yang Tidak Etis
Konten dewasa atau konten 21+ bisa menjadi konten andalan bila dipakai hanya sesekali. Hal itu bisa mendatang konsumen dengan profil konsumen yang salah.
Anda tidak maukan menjual sebuah produk tetapi mereka datang bukan karena produk. Melainkan karena unsur pornografi yang brand Anda angkat.
Pertanyaan Seputar Contoh Content Marketing
Banyak orang memiliki pertanyaan seputar contoh content marketing. Berikut ini telah kami rangkum pertanyaan orang-orang yang memiliki minat pada content marketing.
Apa Saja Contoh Content Creator?
Content Creator merupakan orang-orang yang membuat konten. Contohnya adalah YouTuber, TikToker, Selebgram, dan sebutan lainnya yang mewakili pembuat konten.
Sebagai tambahan, content creator berasal dari dua kata bahasa Inggris. Content yang berarti konten, dan Creator yang artinya pencipta.
Skill Apa yang Harus Dimiliki Content Creator?
Secara singkat ada 6 skill yang setidaknya harus dikuasai oleh Content Creator. Keenam skill ini bisa menunjang aspek penting dalam konten yang diciptakan.
Apa saja skill yang dibutuhkan itu? Simak selengkapnya di bawah:
- Kemampuan analisa
- Menguasai tools
- Komunikasi
- Memahami profil target audiens
- Copywriting
- Content Writing
Apa Saja Bentuk Konten?
Bentuk konten memiliki banyak sebutan. Hal ini karena kreativitas konten tak dapat dibatasi sehingga memiliki banyak bentuk. Mulai dari podcast, foto, carousel, meme, artikel, dan masih banyak lagi.
Penutup
Pada akhirnya sebuah content marketing harus berguna bagi kedua belah pihak. Baik itu bagi pembeli maupun terhadap penjual.
Bagi Anda yang ingin membuat content marketing tapi masih bingung bagaimana cara memulainya, maka Sasana Digital hadir untuk Anda!
Dengan beragam topik content marketing baik di media sosial, website, email, dan sebagainya, Anda dapat menentukan sendiri apa bahasan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda saat ini. Cakupan topik digital marketing kami meliputi:

Mari temukan formula yang tepat untuk strategi pemasaran digital di bisnis Anda, agar tidak ketinggalan oleh kompetitor yang semakin agresif. Klik banner di bawah ini untuk informasi selengkapnya, ya!