Blog ›

Bagaimana CV ATS Friendly 2023? Cek Panduan Lengkapnya!

I

CV ATS Friendly telah menjadi acuan dalam proses rekrutmen pekerjaan di era digital saat ini. Bukan hanya memudahkan perusahaan dalam proses seleksi, tetapi juga memberikan pelamar peluang lebih besar untuk sampai ke tahap wawancara. 

Mengacu pada data CNBC, hanya 25 dari 100 cv yang berhasil ditinjau oleh perekrut. Dan diidentifikasi bahwa 25 cv yang lolos ini menerapkan aturan-aturan ATS. Sayangnya, masih banyak pelamar kerja yang belum sepenuhnya memahami dan menyadari pentingnya penggunaan cv ATS saat melamar pekerjaan. 

Maka, memahami pentingnya CV ATS adalah langkah awal yang baik untuk dipelajari. Tenang! Anda bisa belajar langsung bagaimana cara membuat curriculum vitae yang ATS friendly melalui contoh yang disajikan. Ayo kupas tuntas!

Apa Itu ATS?

Boleh jadi istilah “ATS” sebetulnya tidak begitu asing di telinga Anda dan Anda sering mendengar sebelumnya. Namun yang ditanyakan, apa sih sebetulnya ATS itu?

Secara harfiah, kepanjangan ATS adalah Applicant Tracking System. Ia merupakan sistem atau software yang dapat membantu mengelola proses perekrutan secara otomatis. Yaitu dengan memindai resume, menyortir, dan memberi peringkat pada aplikasi pekerjaan untuk suatu posisi atau bidang.

Sistem seperti ini lahir atas kebutuhan dunia pekerjaan yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempermudah prosesnya.

Berdasarkan analisis Topresume, sistem pelacakan pelamar atau ATS mulanya diciptakan dan digunakan untuk perusahaan besar, yang biasa menerima ribuan aplikasi lamaran pekerjaan setiap minggunya.

Selanjutnya, diketahui sekitar 99% dari perusahaan Fortune 500 (perusahaan top dunia) sudah mengandalkan sistem ini untuk menjunjung efisiensi proses rekrutmen. Dan saat ini, sistem pelacakan pelamar otomatis telah menjadi alat umum bagi banyak perusahaan di berbagai sektor, skala, dan bentuk.

Baca Juga : 15+ Contoh Ide Bisnis Digital yang Menjanjikan Tahun 2023

Apa Itu CV ATS Friendly?

CV ATS Friendly merupakan struktur resume yang cocok dan mampu diurutkan melalui software atau aplikasi sistem pelacakan pelamar yang dipakai rekruter. Perangkat lunak ini dimanfaatkan oleh perusahaan guna mendukung tahapan seleksi serta rekrutmen para calon karyawan.

Setelah menerima CV dari pelamar, sistem dapat memilih resume kandidat sesuai dengan persyaratan yang telah disepakati sebelumnya oleh perusahaan, misalnya tentang Ringkasan, Keterampilan, Riwayat Pendidikan, Keahlian, dan lain-lain.

Jenis curriculum vitae yang sesuai dengan kaidah ATS, akan memudahkan sistem saat membaca dan membantu rekruter dalam memilih lebih banyak aplikasi pelamar.

Melalui ATS, proses rekrutmen dapat disederhanakan karena sistem ini mampu mengidentifikasi serta memindai rincian CV, catatan beasiswa, hingga pengalaman pekerjaan dari setiap pelamar.

Mengapa Harus Menggunakan CV ATS?

  • Mempermudah proses seleksi rekrutmen dari sekian banyak pelamar
  • Membantu rekruter atau HRD menjaring SDM sesuai kualifikasi
  • CV yang ATS, memiliki peluang keterbacaan tinggi oleh sistem, alhasil peluang kandidat mendapatkan pekerjaan di suatu posisi menjadi tinggi pula
  • Sebagai antisipasi, karena sudah banyak perusahaan yang menerapkan sistem ATS dalam seleksi pekerjaan
  • Mendapatkan peluang karir, karena saat melamar sesuai dengan sistem dan kriteria yang ditentukan

Alur Rekrutmen Kerja dengan Sistem ATS

Alur Rekrutmen Kerja dengan Sistem ATS

Rekruter membuka lowongan pekerjaan > Proses pengumpulan banyak cv > Dokumen cv masuk ke dalam sistem ATS > ATS membaca setiap dokumen > Menyaring cv yang sesuai dengan ketentuan perusahaan > Menyarankan cv kandidat yang sesuai pencarian.

Baca Juga: SEO Specialist: Ketahui Pekerjaan, Target, hingga Gajinya

Standar Penulisan CV ATS Friendly

Berkaca pada kemajuan zaman sekarang, resume yang sesuai aturan sistem ATS memang lebih dianjurkan dibandingkan cv biasa. Lalu pertanyaannya, seperti apakah standar pembuatan cv agar mudah terindeks oleh sistem ATS?

Agar terbaca oleh ATS system, minimal Anda bisa menerapkan beberapa standar pembuatan curriculum vitae seperti berikut:

1. Penggunaan Bahasa

Apakah cv ramah ATS mutlak harus berbahasa Inggris? Sebetulnya CV ATS friendly tidak harus selalu memakai bahasa Inggris. Anda tetap bisa memakai bahasa Indonesia, karena yang akan menjadi penilaian sistem lebih kepada isi dan kualitas cv.

Akan tetapi, jika Anda memang lebih prefer menggunakan bahasa Inggris, maka pilihan yang bagus. Beberapa sumber mengatakan, bahwa penggunaan bahasa Inggris dalam cv juga sangat dianjurkan.

Mengapa? Karena kebanyakan sistem ATS membaca kata kunci dokumen dalam bahasa Inggris. Namun kembali lagi, sebaiknya pastikan dahulu kata kunci pada kualifikasi lowongan kerja yang akan Anda lamar.

2. Maksimal 2 Halaman

Pada umumnya, pembuatan cv dianjurkan tidak lebih dari 2 halaman. Begitu pun dengan tipe resume ATS. 

Sebab, banyaknya jumlah halaman juga bisa mempengaruhi keterbacaan cv Anda. Jadi, idealnya 1-2 lembar saja, ya!

3. Font Sesuai Standar

Gaya huruf yang digunakan dalam curriculum vitae berbasis ATS, jelas mempengaruhi keterbacaan pada sistem. 

Pastikan Anda hanya menggunakan font rapi, formal, dan mudah terbaca yang biasa orang-orang gunakan dalam hal ini.

Standar font yang sering digunakan dalam pembuatan cv adalah Times New Roman, Arial, Calibri, hingga Helvetica. Selain itu, ukuran font biasanya tidak kurang dari 11.

4. Desain CV Sederhana

Hal yang tak kalah penting, cv ATS friendly biasanya memiliki desain sederhana namun rapi dan memberikan informasi yang lengkap.

Sebelumnya, orang-orang mungkin banyak yang salah kaprah mengenai pembuatan cv. Ia mengirimkan resume kreatif yang desainnya cukup kompleks dan “rame”, padahal perusahaan yang ia lamar menerima aplikasi cv ATS.

5. Memuat Kontak Pribadi

Poin penting selanjutnya yang akan sangat fatal apabila tidak dicantumkan, adalah tentang kontak pribadi pelamar.

Data diri biasanya wajib ada, dan akan terlampir di bagian paling atas pada cv. Adapun kontak tersebut biasanya terdiri dari Nama Lengkap, Alamat Domisili, Alamat Email, hingga Nomor Telepon/WhatsApp.

6. Penulisan Komponen Lengkap dengan Benar

Setiap cv yang menyertakan informasi lengkap dan relevan, akan lebih mudah lolos screening sistem. Sebut saja komponen kelengkapan tersebut adalah Ringkasan, Pengalaman, Education, Skill, dan lain-lain.

Hati-hati! Penulisan komponen-komponen tersebut harus menggunakan kata-kata yang umum dipakai dalam sistem ATS. Coba perhatikan tabel berikut ini:

Versi Bahasa Indonesia:

BenarSalah
✅Ringkasan❌Tentang Saya / Profil Saya
✅Informasi Kontak ❌Cara Menghubungi Saya
✅Pendidikan / Edukasi❌Riwayat Akademik
✅Pengalaman Kerja❌Tempat Kerja Sebelumnya
✅Keterampilan / Keahlian❌Apa yang Saya Bisa

Versi Bahasa Inggris:

RightWrong
✅Summary / Profile❌About Me / My Profile
✅Contact❌How to Contact Me
✅Education❌Education Tracking / Studies History
✅Work Experience❌Where I Have Worked
✅Skill ❌What Can I Do

Baca Juga: Setelah Gelombang 46 Prakerja Dibuka, 6 Hal Ini Harus Tahu

Cara Membuat CV ATS Friendly

Cara Membuat CV ATS Friendly

Sebetulnya, alur membuat cv tak jauh berbeda dengan cara pembuatan curriculum vitae pada umumnya. Hanya saja Anda perlu memasukkan beberapa langkah tambahan untuk menciptakan cv ATS.

Untuk itu, Anda bisa tiru langkah demi langkah berikut ini:

1. Pelajari dan Pahami Tentang ATS

Curriculum vitae ATS bisa diterapkan dengan mudah, jika Anda mempelajari dan memahaminya dengan baik. 

Memang terlihat gampang, namun penulisan cv seperti ini membutuhkan ketelitian. Keliru dalam penulisan satu komponen saja, bisa berdampak pada hasilnya.

2. Memahami Posisi yang Dilamar

Setelah memahami format penulisan ATS, selanjutnya tinggal eksekusi. Akan tetapi sebelum Anda menulis, pastikan Anda telah mengetahui dan memahami posisi pekerjaan yang akan dilamar. Karena hal ini akan menentukan pemakaian kata kunci yang harus disematkan dalam resume.

3. Mulai Tulis Header dan Isi

Dalam sebuah cv pasti memuat berbagai informasi secara lengkap. Untuk memudahkan pembuatannya, Anda bisa mulai dengan membuat kerangka atau header terlebih dahulu lalu mengisi setiap detail informasi. 

Selain itu, isi body resume dengan mencantumkan setiap informasi lengkap dan relevan. Untuk memahami header dan isi, contohnya seperti berikut:

HeaderIsi
NamaDi bawah nama, sebutkan alamat, nomor telepon, dan email
Ringkasan/SummaryDeskripsi diri
Pengalaman KerjaList pengalaman kerja (Menyebutkan nama perusahaan sebelumnya dan apa saja yang dilakukan)
PendidikanMenyebutkan riwayat pendidikan
KeahlianMenyebutkan berbagai skills yang dimiliki

4. Save Dokumen dengan Format yang Didukung

Penting diketahui, dokumen yang akan terbaca oleh software ATS hanyalah cv yang disimpan dalam format PDF atau Doc (Microsoft Word). Dan sistem sama sekali tidak dapat membaca dokumen dalam format gambar seperti JPG, JPEG, atau PNG.

Masih bingung pilih format PDF atau Doc? Sesuaikan saja dengan fungsi dan kebutuhan Anda!

PDFDOC
Setelah disimpan, dokumen sulit untuk diedit kembaliDokumen mudah diedit siapa saja
Hanya terbaca oleh software ATS terbaruTerbaca oleh semua generasi sistem ATS (Lama atau baru)
Tampilan konsisten dan posisi permanen, tidak akan berubah meskipun dibuka pada device berbedaTampilan bisa dan letak isinya berubah tergantung device yang digunakan

5. Cross Check Hasilnya

Jangan lupa melakukan self quality-check untuk memastikan bahwa cv yang Anda buat sudah ATS friendly dan mengandung setiap komponen perlu ada.

Atau dapat juga melakukan cross check dengan meminta saran dari orang lain, terutama mereka yang sudah pernah apply lamaran kerja berbasis ATS.

Baca Juga: Apa Itu Bisnis Online? Definisi hingga Cara Memulainya

Tips Agar CV Terindeks Sistem ATS

Ingin cv Anda lebih mudah lolos proses screening mesin ATS? Maka bisa menerapkan poin lebih berikut ini sebagai tips efektifnya:

1. Menggunakan Keyword yang Relevan

Berdasarkan tayangan YouTube Short Vina Muliana, dijelaskan bahwa cv lamaran kerja haruslah mengandung berbagai kata kunci sesuai posisi yang dilamar.

Bahkan usut punya usut dari total dokumen lamaran yang masuk ke sistem, dikatakan hanya 25% saja cv yang berpeluang lolos seleksi ATS. Itu artinya, 75% sisanya kemungkinan ditolak oleh sistem.

Maka untuk memaksimalkan penggunaan keyword, Anda bisa lihat persyaratan atau kualifikasi yang dibuat, lalu ambil kata kunci penting yang mungkin dicari oleh sistem. Untuk lebih jelasnya, bisa lihat contohnya pada gambar berikut:

Menggunakan Keyword yang Relevan

2. Gunakan Bullet Point atau Numbering

Anda juga bisa memanfaatkan penggunaan bullet point atau numbering pada beberapa komponen yang membutuhkan penjelasan dalam bentuk list atau poin. Tak dipungkiri, cv yang menggunakan kombinasi tersebut akan terkesan lebih rapi dan disukai oleh sistem.

3. Tidak Menggunakan Header dan Footer

Penggunaan garis header dan footer tidak dianjurkan dalam pembuatan cv ATS, sebab berpotensi menyebabkan masalah penguraian pada sistem yang biasanya hanya fokus pada isi utama dari resume.

Contoh masalah yang fatal, misalnya sebuah cv disimpan dalam format doc dan memakai footer serta header. Lalu saat dibuka oleh sistem, ternyata ada beberapa teks yang letaknya bergeser dan berada di garis footer/header. Kesalahan seperti inilah yang fatal.

4. Hindari Elemen Tak Diperlukan

Sekali lagi, karena cv ATS berbeda dengan cv kreatif yang mana pelamar bebas berimprovisasi melalui pembuatan resume yang menarik secara tampilan, maka resume formal ini berfokus pada fungsi dan tujuan utamanya saja.

Selain informasi dalam bentuk teks, penggunaan objek seperti tabel, diagram, hingga grafik, rasanya memang tak diperlukan. Karena alih-alih meminimalisir halaman, justru penggunaannya ini malah bisa memakan lebih banyak halaman.

5. Akronim dan Kepanjangan Kata

Untuk memaksimalkan informasi yang Anda muat dalam cv, pastikan penulisan kata-kata yang disingkat (akronim), ditulis juga dengan kepanjangan katanya. Misalnya SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) atau AIDA (Attention, Interest, Desire, Action).

Contoh CV ATS Friendly Bahasa Indonesia

Contoh CV ATS Friendly Bahasa Indonesia

Baca Juga: Brand Executive & Strategi Andalan Membangun Citra Merek

Tips Membuat CV ATS Mudah dan Cepat

Ada 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk mengecek apakah cv Anda sudah ATS friendly atau belum. 

  1. Anda bisa membuat CV berdasarkan panduan yang telah dibahas dalam artikel ini, jika rules sudah dipahami maka proses membuatnya menjadi lebih mudah
  2. Bisa mengandalkan website pembuat cv online atau ATS cv maker
  3. Menggunakan template cv ATS yang tersedia secara online dan dapat diunduh lagu dikustomisasi kembali

Rangkuman

Berdasarkan seluruh pembahasan yang telah diuraikan di atas, dapat kita sederhanakan kembali pemahaman tentang cara membuat cv ATS friendly agar lebih mudah diingat. 

Silahkan simak tabel dos & don’ts (yang boleh ada dan yang tidak) berikut ini!

DosDon’ts
✅1-2 halaman
✅Huruf/font standar (Arial, TNR, Calibri, Helvetica)
✅Ukuran 11
✅Tampilan formal/sederhana
✅Memuat informasi yang diperlukan
✅Penamaan komponen sesuai standar
✅Ada keyword tertentu sesuai kualifikasi yang dicari
✅Memaksimalkan pemakaian bullet point/numbering
❌> 2 halaman
❌Huruf/font estetik/artistik
❌Ukuran huruf > 11
❌Tampilan mencolok/ramai
❌Informasi kurang atau berlebihan
❌Penamaan komponen yang tidak umum bagi sistem ATS 
❌Mengabaikan penyertaan keyword
❌Menyertakan tabel, grafik, atau diagram
❌Memakai garis header dan footer

Baca Juga:

Pertanyaan Seputar CV ATS Friendly

Seperti Apa CV ATS Friendly Itu?

CV ATS friendly adalah curriculum vitae yang menerapkan aturan-aturan dalam Application Tracking System. Tampilannya sederhana, tidak mencolok, font formal (TNS, Helvetica, Arial, dll), ukuran huruf tidak lebih dari 11, mencantumkan informasi personal yang lengkap, dan memuat keyword sesuai posisi yang dilamar.

Apa Bedanya CV ATS dan CV Biasa?

CV ATS adalah cv yang mengandung unsur-unsur yang dapat diseleksi oleh sistem bernama Applicant Tracking System. Sedangkan cv kreatif dari segi tampilan lebih menarik dan biasanya menunjukkan personality pelamar.

Berikut beberapa perbedaannya:

CV ATSCV Kreatif / Biasa
>> Tampilan formal (Warna dasar atau netral, dan formatnya biasanya sederhana)
>> Alur submit aplikasi diarahkan langsung ke website perusahaan
>> Untuk posisi apa saja
>> Dipakai perusahaan besar atau perusahaan skala apapun yang diketahui memakai sistem ATS
>> Tampilan fleksibel (Warna mencolok dan mengedepankan kreativitas atau improvisasi)
>> Alur aplikasi langsung kirim ke email rekruter/hiring manager
>> Memungkinkan untuk jenis posisi kreatif (desain grafis, multimedia artist, illustrator, fotografer, designer, dll)

Apakah CV Sekarang Harus ATS Friendly?

Sebenarnya belum ada aturan yang menetapkan atau diketahui kapan harus menggunakan cv ATS dengan pasti. 

Namun mengutip data CNBC, sebanyak 75% cv pelamar tidak pernah dilihat oleh HRD atau rekruter. Dan 25% cv yang berhasil direview adalah cv dengan ciri-ciri ATS friendly. Inilah alasan mengapa saat ini pemakaian cv ATS friendly terbaru 2023 sangat dianjurkan.

Bagaimana Cara Mengecek Apakah CV Sudah ATS Friendly?

Pertama, cek secara manual dengan melihat panduan do and dont’s seperti yang sudah di bahas di sini.

Kedua, menggunakan ATS online checker tool seperti Resume Worded atau Enchancv. Yaitu, Anda upload cv yang ingin di cek, lalu sistem akan memeriksa.

Baca Juga: Social Media Specialist: Ini Job Desk dan Skill Wajibnya!

Penutup

Dari pembahasan ini, ada 2 hal yang dapat kita simpulkan. Pertama, sistem ATS membantu tim rekrutmen perusahaan dalam menemukan kandidat pelamar yang sesuai kriteria. Kedua, penggunaan CV ATS friendly dapat memudahkan kandidat agar lolos seleksi sistem.

Hanya saja, penggunaan teknologi seperti ini memang cukup riskan apabila tidak dipersiapkan dengan baik. Khususnya bagi perusahaan yang mulai melakukan proses rekrutmen berbasis ATS.

Untuk menyokong kebutuhan tersebut, Anda bisa konsultasikan dengan Sasana Digital melalui layanan IT. Yuk, klik banner berikut ini!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital