Blog ›

Setelah Gelombang 46 Prakerja Dibuka, 6 Hal Ini Harus Tahu

I

Ada hal penting yang membuat Prakerja Skema Normal diundur dan Prakerja Gelombang 46 akhirnya dibuka. Simak terus tulisan ini, spesial informasi untuk Anda.

Keputusan ini dibuat oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI kemarin pada 3 Oktober 2022. Menjadi sebuah keputusan besar bagi Indonesia.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikut 6 hal terkait Prakerja gelombang 46:

 

1. Pelaksanaan Prakerja Skema Normal Mundur hingga 2023

 

Pada hari Senin tanggal 04 Oktober 2022 diselenggarakan rapat Komite Cipta Kerja di kantor Kemenko Perekonomian Jl. Lap. Banteng Timur, Jakarta Pusat.

Dalam rapat tersebut para anggota Komite Cipta Kerja sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023 dan akan meneruskan skema semi bansos hingga akhir Desember 2022.

 

Siapa saja anggota Komite Cipta Kerja?

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
  • Kantor Staf Kepresidenan
  • Menteri Keuangan
  • Kepala Bappenas
  • Menteri Ketenagakerjaan
  • Menteri Perindustrian
  • Mendikbudristek
  • Menteri Dalam Negeri

 

2. Angka Penyesuaian Prakerja 2023

 

Pemerintah pada tahun 2023 akan menyesuaikan nominal bantuan, tepatnya senilai Rp4,2 juta per orang. Rp3,5 juta diberikan untuk biaya pelatihan. Sisanya Rp600 ribu akan diberikan setelah pelatihan selesai.

Ada tambahan Rp100 ribu bagi Anda yang mengisi survei nantinya. Pengisian survei ini harus dilakukan sebanyak dua kali.

 

3. Gelombang 46 Dibuka Kapan?

 

Saat ini, tepatnya satu jam yang lalu ketika tulisan ini dibuat, PRAKERJA resmi dibuka kembali. Gelombang 46 sudah bisa diikuti oleh warga Indonesia.

Melalui kanal resmi Prakerja di Instagram. Pemerintah diketahui baru saja membuka gelombang 46. Silakan untuk Anda yang ingin bergabung dengan gelombang 46 bisa mengakses Prakerja.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kartu Prakerja (@prakerja.go.id)

 

4. Kelas seperti Apa yang Menguntungkan di Prakerja?

 

Berbagai kelas belajar ada di Prakerja. Anda bisa mengikuti kelas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Sebab itu akan menguntungkan Anda.

Anda tidak ingin hanya sekedar ikut kelas tetapi tidak bisa memanfaatkan ilmunya bukan?

Maka Anda bisa ikut kelas Sasana Digilab yang membantu Anda mampu berbisnis secara online. Sehingga Anda dapat menjual produk dalam negeri dengan ilmu-ilmu komprehensif terkait digital marketing.

Baca Juga: 6 Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri

Mulai dari jualan pada E-Commerce seperti Tokopedia dan Shopee, hingga mengoptimasi brand Anda di platform online. Informasi lebih menarik ada di sini. Segera daftar selagi ada kesempatan.

 

5. Apakah Penerima Bansos Bisa Menerima Prakerja?

 

Apakah penerima bansos bisa mendapat kemudahan dari Prakerja ini? Jawabannya adalah bisa dan dipersiapkan untuk skema normal. Saat ini pemerintah masih menggunakan Prakerja skema semi bansos.

Pemerintah merencanakan pelaksanaan kartu Prakerja skema normal pada 2023. Maka ada pembaharuan sistem Prakerja yang sudah disesuaikan oleh pemerintah.

 

6. Tak Perlu Cemas Bagi yang Tidak Masuk Gelombang 46

 

Menko Airlangga mengatakan dalam jangka waktu di bulan Oktober hingga Desember 2022 pemerintah sudah menambah anggaran untuk Prakerja sebanyak Rp5 Triliun dengan target 1,5 juta orang.

Maka Anda tak perlu khawatir apalagi cemas, masih ada kesempatan di gelombang selanjutnya. Semangat!

 

Penutup

 

Pada akhirnya gelombang 46 sudah dibuka. Kelas-kelas pembelajaran semoga tidak hanya sebatas formalitas. Namun harus bisa membuat hidup kita naik kelas. Sehingga tiap malam bisa tidur dengan pulas.

Bersama tulisan ini Sasana Digital mengucapkan selamat mengikuti gelombang 46 Prakerja. Kami tunggu partisipasimu di gelombang ini dan gelombang selanjutnya.

Bagi Anda yang belum ikut kelas atau masih ada saldo, Dapatkan Bonus Tunjangan dengan menyelesaikan 1 kelas Prakerja Sasana Digilab pada link berikut ini.

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital