Blog ›

Contoh Bisnis Model Canvas Makanan 2024 untuk Pebisnis Pemula

I

Seiring dengan perkembangan industri bisnis yang semakin kompetitif, pembuatan Business Model Canvas (BMC) menjadi langkah krusial untuk menentukan arah dan strategi usaha. 

Bagi para pebisnis pemula, langkah ini menjadi pondasi penting untuk memastikan kelangsungan dan keberlanjutan usaha, untuk semua jenis bisnis termasuk bisnis F&B.

Artikel ini akan membahas contoh bisnis model canvas makanan yang terbukti memudahkan pengelolaan bisnis dan menentukan strategi.

Bisnis Model Canvas Adalah

ilustrasi untuk contoh bisnis model canvas makanan 1

Bisnis Model Canvas (BMC) adalah alat dalam strategi manajemen yang berguna untuk memberikan definisi hingga gambaran mengenai ide atau konsep bisnis agar lebih jelas, terkonsep, dan rapi. 

Menurut Ideascale, BMC ini dimanfaatkan untuk membantu menjaga fokus bisnis agar tetap berada pada elemen strategi utamanya. Model ini dikembangkan untuk memudahkan pemahaman tentang bagaimana aspek-aspek berbeda dalam bisnis bisa saling terkait.

Menariknya, konsep ini dapat diterapkan untuk berbagai jeni bisnis. Jadi, bisnis Model Canvas Makanan diartikan sebagai alat untuk menerjemahkan konsep, infrastruktur, konsumen, bahkan hingga keuangan perusahaan dalam bentuk penjelasan atau visual.

Lalu, apa saja elemen-elemen utamanya? Dilansir dari Greatnusa, berikut ini 9 elemen utama dalam Bisnis Model Canvas:

  1. Customer Segment -> Targeting konsumen berdasarkan usia, gender, hobi maupun tingkat konsumerisme.
  2. Value Propositions -> Nilai jual produk/layanan/jasa, agar pengguna memilih dan membeli
  3. Channel > Sarana/saluran komunikasi antara pengguna dan perusahaan
  4. Customer Relationship -> Strategi untuk berinteraksi dengan pelanggan
  5. Revenue Streams -> Sumber pendapatan suatu bisnis atau perusahaan
  6. Key Activities -> Seluruh aktivitas yang berkaitan dengan produktivitas bisnis
  7. Key Resources -> Sumber daya internal
  8. Key Partners -> Sumber daya eksternal
  9. Cost Structure -> Biaya operasional perusahaan

Baca Juga: Plan Do Check Act (PDCA): Metode Penerapan Lean Management

4 Contoh Bisnis Model Canvas Makanan untuk Peluang Usaha 2024

ilustrasi untuk contoh bisnis model canvas makanan 2

Jika Anda memiliki antusiasme mengembangkan bisnis kuliner atau F&B dengan lebih proper namun masih bingung bagaimana cara membuatnya, silahkan simak beberapa contoh model berikut ini sebagai acuan:

1. Contoh Bisnis Model Canvas Makanan – Ayam Geprek

Bermula dari tren kuliner viral, Ayam Geprek hingga kini menjadi menu incaran yang banyak tersedia di mana-mana, terutama di Indonesia.

Lalu Anda berminat memanfaatkan peluang usaha ayam geprek ini dan berencana mempersiapkan segalanya, termasuk riset, analisis, dan membuat bisnis model canvas seperti ini. Pebisnis kuliner pemula bisa mengetahui faktor penting yang harus diperhatikan saat memulai bisnis ayam geprek.

Kali ini, kita akan membahas tata cara dan contoh membuat bisnis model canvas makanan yang tepat untuk usaha ayam geprek.

Elemen Bisnis Model Canvas Deskripsi
1. Target Market
  • Pecinta makanan pedas
  • Mahasiswa
  • Pekerja kantoran di sekitar lokasi usaha
2. Value Proposition
  • Ayam geprek pedas dan nikmat
  • Harga terjangkau
  • Pilihan level kepedasan
3. Distribution Channel
  • Warung fisik
  • Platform pemesanan online delivery
  • Kemitraan dengan kafe lokal
4. Customer Relationship
  • Pelayanan cepat dan ramah
  • Program loyalitas pelanggan
5. Revenue
  • Penjualan langsung/dine in
  • Pemesanan online delivery
  • Paket kemitraan dengan kafe
6. Key Resource
  • Bahan baku berkualitas tinggi
  • Koki berpengalaman
  • Sistem pemesanan online delivery
7. Key Activities
  • Proses persiapan ayam
  • Manajemen stok bahan baku
  • Pelayanan terbaik untuk pelanggan
8. Key Partner
  • Vendor bahan baku utama
  • Kemitraan dengan platform pemesanan online delivery
  • Kerjasama dengan cafe lokal
9. Key Expenses
  • Biaya bahan baku dan produksi
  • Gaji karyawan
  • Biaya promosi dan iklan

Baca Juga: Target Audience: Definisi, Tipe dan Cara Mengidentifikasinya

2. Contoh Bisnis Model Canvas Makanan – Makaroni Pedas

Makaroni Pedas adalah produk makanan yang memiliki pangsa pasar tersendiri, terutama kalangan remaja pecinta camilan. 

Dengan memahami bisnis model canvas secara mendalam, pebisnis kuliner pemula dapat mengidentifikasi peluang yang tepat untuk merancang strategi pemasaran. Berikut contoh bisnis model canvas makanan untuk makaroni pedas.

Elemen Bisnis Model Canvas Deskripsi
  1. Target Market
  • Pencinta kuliner pedas
  • Anak muda
  • Keluarga
2. Value Proposition
  • Makaroni pedas unik dan lezat
  • Varian rasa yang beragam
  • Harga bersaing
3. Distribution Channel
  • Toko fisik
  • Penjualan online melalui platform e-commerce
  • Kerjasama dengan minimarket
4. Customer Relationship
  • Responsif terhadap kritik dan saran dari  pelanggan
  • Program diskon dan promo reguler
5. Revenue
  • Penjualan offline
  • Penjualan online
  • Kerjasama dengan toko-toko retail
6. Key Resources
  • Bahan baku berkualitas tinggi
  • Tim R&D untuk inovasi rasa
  • Tim pemasaran yang efektif
7. Key Activities
  • Proses produksi makaroni
  • Inovasi produk dan pengembangan rasa
  • Manajemen stok dan distribusi
8. Key Partner
  • Vendor bahan baku utama
  • Platform e-commerce untuk penjualan online
  • Minimarket sebagai mitra distribusi
9. Key Expenses
  • Biaya produksi
  • Biaya distribusi dan logistik
  • Biaya pemasaran dan promosi

Baca Juga: Pahami Perilaku Konsumen agar Bisnis Auto Cuan. Yuk, Peka!

3. Contoh Bisnis Model Canvas Makanan – Frozen Food

Frozen Food menjadi pilihan makanan praktis bagi konsumen modern. Bagaimana kita dapat memanfaatkan peluang ini? Tepat sekali! Selanjutnya kita akan membahas contoh bisnis model canvas makanan untuk bisnis Frozen Food. 

Ini dia aspek kunci yang perlu diperhatikan oleh pebisnis pemula sebelum memulai bisnis.

Elemen Bisnis Model Canvas Deskripsi
1. Target Market
  • Ibu rumah tangga sibu
  • Pasangan muda yang sibuk bekerja
  • Penggemar makanan siap saji
2. Value Proposition
  • Beragam pilihan menu siap saji
  • Kualitas bahan baku tinggi
  • Harga terjangkau
3. Distribution Channel
  • Toko Frozen Food
  • Pemesanan online delivery
  • Bermitra dengan restoran dan kafe
4. Customer Relationship
  • Proses penyajian yang mudah
  • Informasi nutrisi yang jelas
  • Program member dengan diskon
5. Revenue
  • Penjualan di toko frozen food
  • Pemesanan online delivery
  • Kemitraan dengan restoran dan kafe
6. Key Resources
  • Pabrik pengolahan makanan yang modern
  • Vendor bahan baku yang tepat
  • Tim quality control
7. Key Activities
  • Proses pengolahan makanan
  • Manajemen stok dan distribusi
  • Inovasi produk dan peningkatan kualitas
8. Key Partner
  • Vendor bahan baku utama
  • Platform pemesanan online delivery
  • Kemitraan dengan restoran dan kafe
9. Key Expenses
  • Biaya produksi hingga produk siap dijual
  • Biaya logistik dan distribusi
  • Biaya pemasaran dan branding

4. Contoh Bisnis Model Canvas Makanan – Bisnis Kopi Instan

Industri kopi instan saat ini terus berkembang. Maka dari itu, menerapkan bisnis model canvas dapat menjadi langkah awal untuk meraih bisnis yang sukses. Ini dia faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat memulai bisnis kopi instan.

Elemen Bisnis Model Canvas Deskripsi
1. Target Market
  • Penyuka kopi yang sibuk kerja
  • Anak muda yang aktif beraktivitas
  • Para pekerja kantoran
2. Value Proposition
  • Kualitas kopi premium
  • Kemasan yang praktis dan ramah lingkungan
  • Varian rasa yang unik
3. Distribution Channel
  • Penjualan langsung di toko
  • Pemasaran online melalui platform media sosial
  • Kemitraan dengan toko-toko ritel
4. Customer Relationship
  • Keterlibatan melalui media sosial
  • Program loyalitas pelanggan
  • Sarana pengembangan produk berdasarkan kritik & saran  pelanggan
5. Revenue
  • Penjualan di toko dan online
  • Kemitraan dengan toko-toko ritel
  • Layanan langganan kopi
6. Key Resources
  • Sumber kopi berkualitas tinggi
  • Tim barista berpengalaman
  • Tim desain untuk membuat kemasan produk yang menarik
7. Key Activities
  • Proses pembuatan kopi
  • Pelayanan pelanggan di toko dan online
  • Pemasaran dan promosi aktif
8. Key Partner
  • Vendor biji kopi berkualitas tinggi
  • Platform media sosial untuk pemasaran
  • Kemitraan dengan toko-toko ritel
9. Key Expenses
  • Biaya bahan baku kopi
  • Gaji karyawan
  • Biaya pemasaran dan promosi
  • Biaya distribusi kemasan

Baca Juga: Desain Kemasan Produk: Contoh, Tips & Tahap Membuat

Digitalisasi dalam Bisnis Kuliner

Ada banyak tips yang bisa dilakukan dalam mengelola bisnis F&B, mulai dari memahami contoh bisnis model canvas makanan sebelum memulai, hingga keputusan untuk memilih digitalisasi bisnis sebagai kunci mengoptimalkan operasional bisnis makanan. 

Kali ini kita akan bahas mengapa pebisnis kuliner wajib beralih menggunakan teknologi digital. Penggunaan teknologi dalam bisnis kuliner, mulai dari pemesanan online hingga manajemen inventory, terbukti dapat membantu operasional lebih efektif dan efisien.

order management Tantri

1. Pentingnya Aplikasi QR Menu Order dan Kasir Digital untuk Bisnis Makanan

Dalam era digitalisasi bisnis makanan, penggunaan aplikasi QR menu order dan sistem POS (Point of Sale) atau kasir digital menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis kuliner.

Mengapa? Karena salah satu elemen bisnis model canvas yang terpengaruh oleh adopsi teknologi ini adalah Saluran Distribusi.

2. Distribution Channel yang Lebih Efisien

Dengan menggunakan aplikasi kasir restoran QR menu order, bisnis kuliner dapat menyediakan alternatif pelayanan yang lebih efisien. Konsumen dapat dengan mudah melakukan pemesanan melalui ponsel mereka, baik untuk dine-in maupun take-away. Hal ini tidak hanya memperluas jangkauan pelanggan, namun juga mempercepat proses pelayanan.

Dengan menggunakan aplikasi kasir digital, proses transaksi menjadi lebih cepat dan terorganisir, serta meminimalisir risiko kecurangan dan kehilangan uang jika pembayaran tunai. Hal ini tidak hanya mengoptimalkan efisiensi operasional tetapi juga bisa meningkatkan daya beli pelanggan karena kemudahan transaksinya.

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan di industri kuliner, memiliki aplikasi QR menu order dan kasir digital menjadi salah satu strategi yang efektif untuk memperluas pangsa pasar. Digitalisasi bukan hanya sebuah tren, melainkan suatu kebutuhan yang akan meningkatkan daya saing dan memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan lebih baik.

3. Mulai Bisnis Kuliner dengan Adaptasi Teknologi Digital

Sudah saatnya bisnis kuliner beralih ke teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional hingga pelayanan pelanggan yang lebih baik. 

Penggunaan teknologi digital bukan sekadar pilihan, melainkan kunci utama untuk mencapai keberhasilan. Lalu, apa yang masih menjadi kendalanya? Soal harga atau kompleksitas sistemnya? Anda harus tahu bahwa kini ada aplikasi kasir gratis selamanya yang menyediakan fitur canggih dan lengkap!

Dengan begitu semua akan terasa menjadi lebih mudah, bukan? Termasuk saat mulai dari membuat bisnis model canvas makanan, Anda dapat merencanakan strategi yang tepat untuk bisnis kuliner Anda.

Baca Juga: Jasa Pembuatan Aplikasi Mobile – Solusi Transformasi Bisnis

Penutup

Melalui 4 contoh bisnis model canvas makanan di atas, Anda bukan hanya mengetahui cara membuatnya, namun juga memahami makna setiap elemennya.

Masih berhubungan dengan industri bisnis F&B, akselerasi digital juga kian mengiringi perjalanan bisnis kuliner masa kini, salah satunya melalui penggunaan menu kasir dan pembayaran digital yang saling terintegrasi, atau yang familiar kita dengar dengan QR code menu seperti Tantri App.

Maka dari itu, yuk, jadi salah satu pegiat bisnis F&B yang bijak dan siap menerima perubahan! Yaitu dengan menerapkan integrasi bisnis yang kompleks sehingga operasional bisnis kuliner menjadi lebih efisien.

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital