Blog ›

Kenali Social Media Advertising: Iklan Berbayar Efektif untuk Bisnis!

social media advertising
I

Saat ini sosial media tidak hanya digunakan sebagai tempat bersosialisasi, namun juga dimanfaatkan sebagai tempat mempromosikan produk-produk bisnis. Promosi tersebut disebut dengan social media advertising.

Beberapa media sosial yang saat ini menyediakan layanan Social Ads diantaranya Twitter, Facebook, YouTube, Instagram, dan lain-lain.

Para pebisnis seperti Anda wajib mengetahui apa itu social media advertising untuk promosi produk. Tentu saja demi mempertahankan eksistensi, meningkatkan penjualan, untuk bersaing dengan kompetitor lain serta mengikuti perkembangan zaman yang semakin pesat ini.

Apa Itu Social Media Advertising 

Social Media memicu viralnya komunikasi antar konsumen di seluruh komunitas online, halaman merek dan penggemar, serta konten terkait promosi yang dihasilkan oleh perusahaan/organisasi. Terutama di situs jejaring populer seperti Twitter, Facebook, dan masih banyak lagi.

Menurut marketing toolbox, Social Media Advertising adalah cabang pemasaran digital tempat kampanye iklan berbayar dijalankan di platform media sosial untuk menjangkau audiens target. 

Pemasar dan pengiklan dapat mempromosikan merek mereka dan menginspirasi penjualan melalui saluran sosial yang sering digunakan pengguna.

Tujuan utama dari social media advertising adalah untuk menjangkau khalayak tertentu dan meningkatkan kesadaran merek, keterlibatan, dan konversi. Anda  dapat menargetkan audiens berdasarkan berbagai demografi, minat, perilaku, serta lokasi di antara kriteria lainnya.

Baca Juga: Rekomendasi Belajar Facebook Ads Melalui 5 Kursus Gratis Ini

Efektivitas Social Media Advertising untuk Beriklan

Apa saja efektivitas peran social media advertising untuk bisnis? Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Harga Terjangkau

Biaya operasionalnya relatif murah dibandingkan bentuk periklanan lain seperti televisi dan iklan luar ruang. Iklan TV membutuhkan dana yang sangat besar mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 250 juta.

Iklan luar ruang yang lebih murah dari iklan televisi membutuhkan dana mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Jika Anda membandingkan keduanya dengan iklan media sosial, biaya iklan media sosial tentu jauh lebih murah.

Biaya pengiklanan di media sosial per bulan mulai dari Rp 1 juta tergantung media sosial yang digunakan dan kebutuhan dalam periklanan bisnis Anda.

2. Jangkauan Luas 

Penggunaan social media membuat seluruh masyarakat dunia terhubung satu dengan yang lain. Tidak peduli target audience Anda berada di daerah atau negara mana, Anda tetap bisa menjangkau mereka. 

Apalagi dengan pengguna yang semakin bertambah setiap hari dan bulannya, penggunaan iklan di social media tentu lebih menjangkau banyak orang. 

3. Segmentasi Pasar

Selain menjangkau banyak orang dengan satu tayangan iklan, Anda juga dapat menentukan target audiens yang sangat spesifik. Dengan layanan periklanan yang dapat menyesuaikan audiens seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan lainnya, Anda dapat mengkategorikan audiens secara akurat dan tepat. 

4. Meningkatkan Konektivitas

Iklan media sosial tidak hanya berguna untuk menjangkau orang atau menentukan target pasar untuk produk Anda. Iklan media sosial adalah cara yang bagus untuk membangun koneksi dengan audiens lama dan baru Anda.

5. Meningkatkan Penjualan

Social media advertising yang menjangkau banyak orang berarti penjualan produk Anda juga akan meningkat.

Selain itu, target audiens juga sudah disesuaikan sehingga menampilkan iklan tentunya tidak gratis melainkan menjangkau orang-orang yang memang membutuhkan produk Anda.  

6. Meningkatkan Awareness

Selain manfaat media sosial yang bisa menjangkau banyak orang, di sisi lain juga membuat produk Anda dikenal semakin banyak orang.

Apabila Anda terus memposting dan mempromosikan konten di akun Anda, selanjutnya hanyalah masalah waktu sebelum banyak orang mengenali produk Anda.

Banyak fitur ramah bisnis, seperti fitur katalog, memudahkan audiens Anda untuk melihat dan mempelajari lebih lanjut tentang produk yang Anda jual.  

7. Dapat Mengukur Indikator Kesuksesan

Social media advertising menawarkan fitur yang memungkinkan Anda melihat indikator keberhasilan. Fitur ini disebut insight di mana Anda dapat melihat laporan interaksi, konversi, dan analitik lainnya.

Ini memudahkan Anda untuk mengukur hasil iklan Anda. Hasil yang ditunjukkan dalam statistik juga menunjukkan perbandingan antara minggu ini dan minggu sebelumnya.

Selain itu, Anda bisa melihat secara detail laporan setiap harinya. Dengan demikian tugas Anda sebenarnya hanyalah menyimpan dan memperhatikan laporan analisis ini setiap hari dan membandingkannya dengan data sebelumnya.

Sehingga memberikan Anda penilaian lengkap, lalu dapat menggunakan hasilnya untuk membantu memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Baca Juga: Google Ads vs Facebook Ads, Perbedaannya Bikin Untung?

Jenis-jenis Platform Social Media Advertising

Social media advertising bisa dijalankan di beberapa platform. Berikut ini jenis-jenis social media ads yang paling berpengaruh untuk bisnis : 

1. Facebook Ads

Facebook Ads

Sebagai salah satu platform media sosial terbesar di dunia, saat ini Facebook punya pengguna aktif sekitar 2,9 miliar. Bahkan digadang-gadang sebagai platform social media advertising paling berpengaruh untuk bisnis.

Tidak heran iklan Facebook menjadi pilihan populer para pelaku bisnis atau digital marketer untuk beriklan. Dengan begitu banyak demografi usia, jenis kelamin, dan lokasi yang berbeda, mudah untuk menemukan target pasar yang tepat di Facebook.

Di iklan Facebook, Anda dapat menargetkan konsumen berdasarkan lokasi, minat, aktivitas sebelumnya, pekerjaan, dan lainnya. 

Hal ini juga merupakan platform yang sangat visual, menjadikannya salah satu opsi periklanan paling andal. Iklan FB memiliki foto, video, cerita, korsel, messenger, dan banyak opsi lainnya. 

Semua fitur Iklan FB dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran merek, mengarahkan lalu lintas ke situs web atau halaman arahan untuk meningkatkan konversi. Biaya perkiraan untuk sewa iklan mulai dari $ 1000-1.600 per bulan. Berikut ini kami bantu dengan tutorial dan cara menentukan budgeting plan:

A. Langkah Membuat Iklan di Facebook Ads

Buat FB Ads Campaign dengan pedoman sederhana sebagai berikut:

  • Buka Facebook Ads Manager.
  • Pilih Tujuan Kampanye (seperti Brand Awareness, Traffic, atau Conversions).
  • Tentukan Target Audiens (misalnya, berdasarkan lokasi, usia, minat, dll.).
  • Atur Format Iklan (misalnya, foto tunggal, video, carousel).
  • Pasang Budget harian atau total dan pilih durasi iklan.

B. Estimasi Budget

Untuk menyukseskan goals beriklan di social media advertising, khususnya Facebook, kisaran anggaran awal yang diperlukan: IDR 50,000 – IDR 100,000 per hari.

Alasan: Platform ini sering digunakan oleh berbagai kalangan, dan dengan anggaran rendah pun bisa menjangkau audiens yang cukup luas.

2. Instagram Ads

Instagram Ads

Instagram ads adalah saluran yang ideal bagi Anda yang memiliki produk yang lebih menarik secara visual. Pengguna Instagram cenderung berusia antara 18 hingga 34 tahun.

Melalui salah satu platform social media advertising ini, Anda dapat menargetkan audiens di rentang usia muda sebagai target pasar potensial. 

Konten organik di Instagram bisa menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan kesadaran merek, tetapi iklan berbayar memungkinkan Anda mengarahkan lebih banyak lalu lintas ke situs web Anda, yang memungkinkan akses dan keterlibatan yang cepat dan mudah di situs.

Dengan iklan Instagram, Anda memiliki opsi yang mirip dengan Facebook, selain itu Anda dapat menemukan audiens berdasarkan demografi, aktivitas, minat, dan lainnya.

Pilihan iklan termasuk iklan foto, video, carousel, hingga koleksi. Anda juga memiliki opsi untuk mengirim iklan ke feed Instagram utama, Stories, atau IG TV perusahaan Anda. Biaya perkiraan untuk sewa iklan mulai dari $1000-$1.600 per bulan.

Ada display ads di Instagram yang mana jenis iklan tersebut berbeda-beda, diantaranya:

a) Banner Ads

Beberapa layanan atau display social media advertising di IG adalah iklan spanduk, atau sering disebut iklan spanduk, berfokus pada kombinasi gambar dan teks. Seringkali tanpa sadar kita menemukan iklan kecil dan besar di setiap website atau halaman yang berjalan di website Anda.

Spanduk iklan bisa disebut efektif, karena pemasangannya terlihat dan dapat diakses oleh semua orang.

b) Contextual Ads

Berbeda dengan iklan banner yang dapat mencapai jangkauan yang lebih luas, iklan kontekstual ditargetkan dalam distribusinya. Iklan kontekstual lebih fokus pada setiap produk atau merek berdasarkan konteks atau korelasi.

Misalnya, minuman berenergi muncul di halaman olahraga, yang konsumsinya sesuai dengan minuman berenergi. Iklan kontekstual dapat berupa teks tertulis hingga gambar bergerak.

c) Iklan Situs Web

Iklan penempatan situs adalah iklan promosi dalam bentuk gambar dan teks dengan tautan yang mengarah ke tautan penjualan produk atau merek.

Dengan ajakan bertindak, penempatan situs web dapat membuat audiens atau pengunjung menayangkan iklan dengan lebih efektif. 

d) Remarketing 

Remarketing adalah iklan loyalitas pelanggan yang bentuknya juga beragam mulai dari gambar, teks, link, pop-up hingga daftar email.

Ini dianggap sebagai pengingat pembelian yang dibeli atau dipilih sebelumnya. Strategi pemasaran bisnis ini sering diterapkan untuk meningkatkan pembelian masyarakat. 

social media advertising - instagram

Jika Anda sudah siap beriklan, Anda bisa lakukan dengan tutorial ini:

A. Langkah Membuat Iklan di Instagram Ads

Silahkan lihat bagaimana cara membuat IG Ads Campaign berikut:

  • Masuk ke Facebook Ads Manager (karena Instagram Ads terintegrasi).
  • Pilih format iklan yang cocok untuk visual, seperti Instagram Stories atau Feed Ads.
  • Atur budget dan target audiens.
  • Pratinjau iklan sebelum dipublikasikan.

B. Estimasi Budget

Salah satu faktor yang membuat bingung dalam iklan berbayar adalah penentuan budget. Namun kami punya saran, Anda bisa planning kisaran biaya awal di: IDR 75,000 – IDR 150,000 per hari.

Alasannya, Instagram memiliki pengguna aktif yang tinggi di kalangan milenial dan Gen Z, jadi lebih baik mengalokasikan anggaran tambahan untuk optimasi gambar dan video berkualitas tinggi.

Baca Juga: Ukuran Feed Instagram Semua Jenis Konten (Tabel & Contoh)

3. TikTok Ads

TikTok Ads

Tiktok adalah platform media sosial yang dirilis pada tahun 2016 lalu. Platform social media advertising ini menjadi populer selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah pandemi. Meski Tiktok masih tergolong baru, namun sudah memiliki sekitar 1,39 miliar pengguna aktif. 

Sepertinya Tiktok memiliki potensi besar untuk menjangkau konsumen, terutama yang lebih muda. 

Iklan Tiktok menyediakan platform canggih yang dapat membantu merek menarik perhatian jutaan pengguna TikTok di seluruh dunia. Makanya ia termasuk salah satu jenis social media advertising paling menjanjikan saat ini.

Setidaknya ada 5 jenis iklan di Tiktok yakni Video In-Feed yang banyak dijumpai di iklan FYP, Brand Take over, Hashtag Challenge, Brand Augmented Reality (AR) dan Top View

Perkiraan biaya operasional sewa iklan di Tiktok ads per bulan $1000- $50.000. Memang cukup mahal dibanding media sosial lain. Namun jangan bingung, agar memudahkan praktiknya, kami sertakan tutorial dan cara menentukan kisaran budget.

social media advertising - tiktok

A. Langkah Membuat Iklan di TikTok Ads

Silahkan maksimalkan social media advertising strategi melalui TikTok ads yang bisa dilakukan seperti ini:

  • Buka TikTok Ads Manager dan buat akun jika belum memiliki.
  • Pilih tujuan kampanye, misalnya Traffic, Conversions, atau App Install.
  • Tentukan Target Audiens berdasarkan lokasi, usia, minat, perilaku, atau bahasa.
  • Pilih format iklan yang sesuai seperti In-Feed Ads, TopView, atau Branded Hashtag Challenge.
  • Atur Budget per hari atau total, dan tetapkan Durasi Kampanye.
  • Review iklan dan pastikan untuk memasukkan konten yang kreatif dan engaging karena audiens TikTok menyukai konten yang unik dan autentik.

B. Estimasi Budget

Kisaran budget awal untuk beriklan di TikTok adalah: IDR 75,000 – IDR 150,000 per hari. Namun, Anda bisa menentukan target biaya sendiri berdasarkan hasil diskusi tim internal, budget iklan yang ada, serta goals yang ingin dicapai.

Alasannya, TikTok memiliki engagement rate yang tinggi, terutama di kalangan audiens muda (Gen Z dan milenial), sehingga investasi dalam iklan kreatif sering kali memberikan ROI yang baik. TikTok juga memberikan kesempatan besar untuk konten video yang menarik dan cepat viral.

4. X / Twitter Ads

Twwitter Ads

Twitter telah menjadi platform media sosial yang populer sejak 2006, dan dengan demikian, penggunaan iklan Twitter terus meningkat dari waktu ke waktu. Platform ini terutama digunakan untuk membaca berita dan berinteraksi dengan influencer.

Twitter adalah platform perputaran topik dan trending yang cepat. Jadi, platform ini sangat membantu dalam membangun brand awareness.

Selain itu, iklan Twitter juga dapat memperluas audiens, keterlibatan, dan penargetan, yang selanjutnya dibuat untuk meningkatkan keterlibatan audiens dengan iklan Anda. 

Untuk penggunaan platform social media advertising ini, biaya yang diperkirakan untuk setiap bulannya adalah $900-$1.600.

A. Langkah Membuat Iklan di Twitter/X Ads

Ini dia tutorial jika Anda ingin running social media advertising di Twitter alias X ads:

  • Buka Twitter/X Ads Manager dan pilih kampanye sesuai tujuan (Awareness, Engagement, atau Conversions).
  • Buat iklan dengan gambar, video, atau hanya teks.
  • Tentukan audiens dan anggaran kampanye.

B. Estimasi Budget

Meskipun anggaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan, pertimbangan Anda atau tim internal, serta tujuannya, kami bantu tentukan bahwa Anda bisa menarget biaya iklan di sini sebesar: IDR 50,000 – IDR 100,000 per hari.

Alasannya, Twitter adalah platform untuk membangun engagement cepat, dan anggaran kecil bisa efektif jika dipadukan dengan kampanye trending.

5. LinkedIn Ads 

LinkedIn Ads

Sedikit berbeda dengan platform social media advertising lainnya, LinkedIn memiliki basis pengguna profesional yang besar dan dapat menargetkan pengguna berdasarkan riwayat pekerjaan dan kualifikasi mereka. Karena itu, LinkedIn biasanya ditujukan untuk audiens B2B.

LinkedIn memberi kemampuan untuk secara pribadi dan langsung menghubungi pengguna untuk mendorong mereka membaca konten, melamar pekerjaan, atau mengikuti Anda. Perkiraan biaya sewa linked ads mulai $2.000 hingga $4.000+ per bulan.  

A. Langkah Membuat Iklan di LinkedIn Ads

Social media advertising versi LinkedIn, bisa Anda aktifkan dengan cara berikut:

  • Masuk ke LinkedIn Campaign Manager.
  • Pilih tujuan (Awareness, Engagement, atau Lead Generation).
  • Pilih format iklan (Sponsored Content, Message Ads, atau Text Ads).
  • Tentukan anggaran per hari atau total.

B. Estimasi Budget

Kisaran anggaran awal LinkedIn ads adalah: IDR 150,000 – IDR 300,000 per hari.

Alasannya, LinkedIn menargetkan profesional dan bisnis, yang sering kali memiliki biaya iklan lebih tinggi, namun audiensnya relevan untuk B2B dan rekrutmen.

6. YouTube Ads

Youtube adalah platform video sosial. Cara kerja social media advertising YouTube diukur dengan biaya per seribu tayangan (CPM), dan sebagian besar perusahaan membayar antara $4 dan $10 per seribu tayangan. 

Bisnis rata-rata menetapkan anggaran harian sebesar $10-$50 untuk kampanye iklan YouTube mereka. Rata-rata, biayanya sekitar $2.000 untuk mendapatkan 100.000 penayangan iklan YouTube Anda. 

Jenis jenis iklan youtube yaitu: In feed video ads,skippable in-streams video,in skippable in-stream ads, YouTube masthead, dan overlay ads. 

Baca Juga: Kekuatan dan Fungsi Lengkap Facebook Ads Bagi Bisnis Anda

A. Langkah Membuat Iklan di YouTube Ads

Jika ingin memaksimalkan YouTube ads, langkah-langkahnya bisa dilakukan seperti ini:

  • Masuk ke Google Ads dan pilih tujuan kampanye.
  • Pilih format iklan: In-stream, Discovery, atau Bumper Ads.
  • Tentukan target audiens berdasarkan minat, kata kunci, atau channel YouTube tertentu.
  • Set budget harian atau bulanan.

B. Estimasi Budget

Kisaran anggaran awal running ads di YouTube bisa Anda target di angka: IDR 100,000 – IDR 200,000 per hari.

Alasannya, video cenderung lebih mahal untuk diproduksi, dan biaya per tayang (CPV) di YouTube umumnya lebih tinggi, namun daya tariknya sangat kuat karena konten visual yang interaktif.

Tips Menentukan Budget Social Media Ads yang Ideal

Silahkan uraikan faktor-faktor yang memengaruhi anggaran, seperti tujuan iklan (awareness vs. conversions), jenis industri, dan segmentasi audiens.

Sebutkan pula pentingnya melakukan A/B testing di setiap platform untuk memaksimalkan hasil.

social media advertising - youtube

Studi Kasus Keberhasilan Ads

Layanan Corporate Training tentang Segmenting, Targeting, Positioning bersama Sasana Digital

Sasana Digital telah bekerja sama dengan salah satu klien kami di sektor Bisnis Travel Umroh. Melalui layanan Corporate Training, kami melakukan audit konten dan pengaturan Meta Ads untuk menganalisis efektivitas campaign yang telah dijalankan.

Setelah mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan, kami bersama klien memperbaiki strategi-strategi yang masih lemah, termasuk menerapkan metode ABC (Audience – Benefit – Content).

Hasilnya, bisnis tersebut berhasil meningkatkan Revenue hingga total 2,4 miliar, dengan ROAS yang tercapai lebih dari 20 kali dalam waktu 2 minggu.

Pertanyaan Seputar Social Media Advertising

Apa yang Dimaksud Social Media Advertising?

Social Media Advertising adalah media untuk beriklan dalam media sosial dengan tujuan untuk menjangkau target audiens yang sesuai sasaran dan meningkatkan kesadaran merek, keterlibatan, dan konversi.

Mengapa Media Sosial Menjadi Media yang Efektif untuk Beriklan?

Karena media sosial memiliki beberapa keunggulan yaitu harga terjangkau, segmentasi pasar, meningkatkan konektivitas penjualan & awareness, serta dapat mengukur indikator kesuksesan.

Apa Saja Iklan yang Ada di Media Sosial? 

Iklan di media sosial sangat bervariasi dan mungkin cukup sering kita temukan tanpa sengaja saat berjejaring sosial.

Anda pun pasti sudah tak asing dengan beberapa diantaranya. Jenis iklan medsos mulai dari FB Ads, Instagram Ads, Tiktok Ads, Twitter Ads, Linked Ads, hingga Youtube Ads.

Penutup

Dari berbagai pilihan platform social media advertising di atas, Anda bisa lebih selektif dan tahu apa yang efektif untuk bisnis Anda. Tidak harus semuanya, Anda bisa bertahap mencoba social media ads di salah satu platform paling sesuai dengan planning dan goals bisnis.

Kuasai ilmu tentang social media advertising lebih dalam, termasuk algoritma, strategi, dan technical (penerapannya), dengan Training Digital Marketing di Sasana Digital.

Tunggu apa lagi? Segera jemput leads potensial Anda dan raih penjualan tertinggi dengan penerapan iklan yang sesuai!

Bagikan Artikel Ini

Sasana Digital Open for Paid Backlink & Guest posting

Layanan Sasana Digital

WhatsApp