Blog ›

Unique Selling Point (USP): Ini 5 Cara Menentukannya!

I

Setiap perusahaan pasti memiliki keunikannya masing-masing sehingga memiliki daya tarik tersendiri yang menjadi pembeda antara perusahaan satu dengan lainnya atau disebut Unique Selling Point (USP). 

Sehingga konsumen berhak memilih perusahaan mana yang akan dipilih dan menggunakan produknya. Oleh karena itu, agar bisnis Anda lebih menonjol dari kompetitor, Unique Selling Point (USP) inilah yang menjadi faktor penting yang harus dimiliki setiap perusahaan.

Lalu apa sebenarnya Unique Selling Point (USP) itu? Mengapa menjadi faktor penting yang harus dimiliki setiap perusahaan?

Apakah Arti Unique Selling Point (USP)?

Unique Selling Point (USP) adalah sebuah keunikan yang membuat suatu bisnis lebih unggul sehingga menjadi pembeda antara bisnis sejenis lainnya. USP memainkan peranan penting yang harus didasarkan kepada apa yang membuat produkmu bernilai unik di mata konsumen.

Bayangkan saja jika semua bisnis menawarkan produk yang sama tetapi tidak ada pembeda dari bisnis tersebut, calon konsumen pastinya akan kebingungan bisnis mana yang akan dipilih. 

Membentuk USP yang kuat akan membantu bisnis Anda untuk berfokus pada strategi pemasaran serta keputusan pemasaran lainnya sehingga membuat bisnis Anda lebih menonjol jika dibandingkan dengan yang lain.

Mengapa Unique Selling Point Itu Penting?

Unique Selling Point (USP) merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap perusahaan. USP ini nantinya akan menentukan apakah produk dari sebuah perusahaan merupakan pilihan yang tepat atau tidak.

Tanpa USP, perusahaan tidak akan berkembang dan sulit untuk membuat konsumen menjadi loyal. Sebab, pada dasarnya beberapa yang menjadi pertimbangan apakah konsumen membeli produk atau tidak dilihat dari produk dan layanan yang ditawarkan.

Jika Anda sudah paham mengenai Unique Selling Point dari sebuah bisnis, selanjutnya Anda dapat dengan mudah menentukan Unique Selling Proposition.

Apa itu Unique Selling Proposition? Unique Selling Proposition adalah teknik membedakan produk Anda dengan pesaing sehingga menghasilkan output yang maksimal. Konsep tersebut merupakan salah satu strategi penting dalam dunia bisnis yang sebaiknya diterapkan hingga saat ini.

Salah satu aspek paling penting dalam menentukan Unique Selling Proposition adalah dari cara pandang konsumen. Dengan menggunakan metode tersebut, Anda akan semakin objektif melihat produk mana yang harus diperbaiki agar konsumen membeli produk Anda.

Manfaat Unique Selling Point dalam Bisnis

a. Meningkatkan Loyalitas Konsumen

Untuk meningkatkan loyalitas konsumen bisa Anda dapatkan jika Anda mengutamakan pelayanan yang baik atas kebutuhannya. Semakin baik Anda melayani konsumen maka hal tersebut akan memberikan hal positif kepada bisnis Anda.

Konsumen akan menjadi loyal hingga merekomendasikan kepada konsumen lainnya. Dengan demikian, Anda telah berhasil meningkatkan loyalitas konsumen dan berhasil mencapai penjualan. 

b. Pembeda Produk dengan Kompetitor

Dengan menggunakan Unique Selling Point memberikan kontribusi terhadap persepsi pembeli bahwa tidak ada merek yang serupa dengan produk yang kita pasarkan. Produk Anda akan memiliki keunikan tersendiri yang membedakan dengan kompetitor.

Konsumen akan melihat bahwa produk kompetitor tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka. Hal ini dapat meningkatkan harapan konsumen tentang kesadaran standar kualitas yang akan mereka terima.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Kompetitor Agar Bisnis Anda Mampu Bersaing!

c. Menanamkan Value Produk

Alasan mengapa konsumen memilih suatu produk, salah satunya karena adanya value didalamnya. Value menjadi pembanding yang akan membedakan produk Anda dengan produk sejenis milik kompetitor.

Nilai produk bukan hanya sebatas pada materi yang bisa dihitung namun mencakup bagaimana konsumen melihatnya. Semakin bagus value tidak menutup kemungkinan akan semakin tinggi pula nilai jualnya. 

d. Membantu Meningkatkan Penjualan

Profit atau keuntungan adalah salah satu tujuan utama perusahaan. Meskipun perusahaan sudah memiliki keuntungan, mereka tetap mencari cara untuk meningkatkan keuntungan secara berkelanjutan.

Namun, untuk meningkatkan keuntungan itu tidak mudah. Setiap perusahaan harus melakukan berbagai cara agar keuntungan bisa terus didapat. Oleh karena itu, pentingnya Anda untuk membuat unique selling point agar Anda dapat meningkatkan pendapatan.

Baca Juga: Mengapa Bisnis Perlu Melakukan Transformasi Digital dan Efeknya Bagi Perusahaan

Bagaimana Cara Menentukan USP untuk Bisnis Anda?

a. Ketahui Apa yang Sebenarnya Konsumen Anda Inginkan

i. Masalah (Problem)

Sebagai pelaku bisnis, maka Anda perlu mengetahui permasalahan konsumen. Hal ini diperlukan agar masalah yang dialami menjadi peluang bagi bisnis Anda. Jika Anda dapat memenuhi kebutuhan atas permasalahan konsumen, maka hal tersebut akan menjadi perbaikan bagi penjualan Anda.

ii. Penderitaan (Pain)

Memahami pain konsumen menjadi salah satu kunci untuk memenuhi ekspektasi konsumen dam meminimalisir keluhan. Jika Anda berhasil memenuhi ekspektasi konsumen, itu berati konsumen Anda mendapatkan pengalaman yang baik.

Sebaliknya, jika produk atau layanan Anda kurang memuaskan dari ekspektasi konsumen maka konsumen akan tidak segan-segan untuk meninggalkan bisnis Anda.

iii. Tantangan (Challenge)

Ada banyak sekali kompetitor yang menawarkan produk serupa, itu menjadikan tantangan bagi para pelaku bisnis agar dapat menawarkan produknya dengan baik.

Meskipun memiliki beberapa kemiripan dengan produk lain, tapi ini dapat dicegah jika mengetahui kebutuhan konsumen yang sesungguhnya. Alhasil, produk yang diciptakan mempunyai ciri khas yang menjadi identitas dari produk Anda.

iv. Tujuan/Keinginan (Goal)

Kesuksesan suatu bisnis tidak lepas dari campur tangan konsumen. Sebagus apapun kualitas suatu produk tetapi jika produk kurang diminati oleh konsumen, maka tidak akan ada hasilnya.

Namun dengan mengetahui kebutuhan konsumen, Anda tahu produk seperti apa yang harus dijual sehingga bisnis perlahan-lahan menemukan titik kejayaannya.

b. Identifikasi Keunggulan dari Bisnis, Produk, atau Layanan Anda

Sebuah produk akan dilihat secara nyata oleh konsumen. Saat itulah peran sebuah identitas menjadi penting bagi produk atau layanan yang Anda buat. Sehingga dapat menghasilkan sesuatu dengan keistimewaan tersendiri kepada konsumen dalam mengenal suatu barang atau layanan.

i. Fungsi (Function)

Produk atau layanan adalah segala sesuatu yang ditawarkan dengan memiliki fungsi tertentu untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen.

ii. Fitur (Feature)

Fitur merupakan alat sebagai pembeda antara produk Anda dengan produk sejenis yang dimiliki pesaing. Fitur menentukan karakteristik produk dalam hal penampilan, komponen, serta sifat (bentuk, berat, ukuran, warna) yang menambah nilai bagi pengguna serta bagaimana produk tersebut dapat membantu dalam meningkatkan daya tariknya kepada konsumen.

iii. Manfaat (Benefit)

Manfaat akan merepresentasikan nilai yang diberikan kepada konsumen oleh suatu produk. Ini adalah apa yang konsumen rasakan dan nikmati melalui pembelian produk atau layanan tertentu. Hal tersebut umumnya dipandang mampu untuk memberikan satu atau lebih manfaat fungsional kepada konsumen. 

iv. Harga (Price)

Harga suatu produk merupakan ukuran terhadap besar kecilnya nilai kepuasan seseorang terhadap produk yang dibelinya. 

Seseorang akan berani membayar suatu produk dengan harga yang mahal apabila dia memulai kepuasan yang diharapkan terhadap produk yang akan dibelinya tinggi serta dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik.

v. Penawaran (Offering)

Salah satu strategi penjualan yang bisa ditempuh untuk meningkatkan penjualan adalah melalui penawaran produk yang baik. Walaupun harga dan kualitas produk tentunya sangat berpengaruh pada daya tarik konsumen, namun tanpa cara menawarkan yang baik, tetap akan berpengaruh pada kemampuan produk untuk diterima.

Baca Juga: Pahami Kelebihan dan Keunikan Brand Anda dengan Golden Circle

c. Cari Tahu Bagaimana Bisnis Anda Dapat Menjadi Solusi Bagi Permasalahan Konsumen

Begitu mendengarkan keluhan yang disampaikan konsumen, Anda bisa memahami dengan baik masalah apa yang sebetulnya dihadapi. Menunjukan rasa empati kepada konsumen adalah hal yang tepat. Lakukan analisis secara tepat dan cepat dan berikan solusi yang akan ditawarkan.

Apakah solusi tersebut berhasil mengatasi keluhan konsumen? Atau hanya nihil? Apabila berhasil Anda dapat menerapkan kembali solusi tersebut atas permasalahan yang sama. Itulah mengapa pentingnya bagi Anda untuk mencatat setiap komplain yang masuk.

d. Perhatikan Juga Apa yang Kompetitor Anda Lakukan

Memperhatikan kompetitor memang memberikan banyak manfaat bisnis. Tetapi bagaimana caranya agar perusahaan bisa mengetahui dimana posisinya dalam hubungannya dengan kompetitor?

Di dalam sebuah bisnis, mengenal dan mengidentifikasi kompetitor dengan benar dapat memberikan keuntungan. Misalnya, dapat mengembangkan business plan dan melihat bisnis dengan lebih realistis sampai mengetahui kelemahan apa saja yang dimiliki untuk nantinya diperbaharui lebih baik lagi.

e. Komunikasikan USP Bisnis Melalui Berbagai Channel Marketing

Channel marketing merupakan saluran yang dapat mendistribusikan sebuah berbagai informasi mengenai produk atau layanan yang akan ditawarkan. Ini akan memberikan kemudahan agar memperluas cakupan pasar.

Sehingga saat Anda mengkomunikasikan USP bisnis produk Anda jadi lebih dikenal oleh berbagai kalangan.

Contoh USP Beberapa Brand Besar

a. Apple

Apple selalu berupaya menghadirkan teknologi yang digunakan untuk setiap produknya. Salah satu yang diluncurkan apple adalah berupa MacBook yang membuat orang terkesan dengan bentuk desainnya yang paling tipis.

Serta menekankan bahwa betapa ringannya Macbook tersebut yang diluncurkan pada tahun 2020 sehingga berhasil menjelaskan sebuah pembeda dengan kompetitor lainnya.

b. Shopee

Di Indonesia saat ini memiliki banyak e-commerce marketplace untuk memudahkan berbelanja secara online. Kebanyakan orang memilih berbelanja secara online melalui Shopee dikarenakan USP yang dimiliki Shopee memiliki ketertarikan tersendiri sehingga orang lebih memilih untuk berbelanja di marketplace tersebut.

Shopee menonjolkan USP yang berupa gratis ongkir serta layanan COD yang menjadi salah satu layanan yang paling diminati karena dapat membayar pesanan menggunakan uang cash saat menerima pesanan.

USP lain yang Shopee miliki adalah pengembalian barang secara gratis yang ada pada fitur Shopee Mall. Jika konsumen tidak menyukai barang yang mereka beli, mereka dapat mengembalikan barang tersebut dan mendapatkan full refund dalam jangka waktu satu minggu.

c. Nike

Nike adalah perusahaan yang dikenal sebagai perusahaan yang menawarkan produknya berupa sepatu. Namun, mereka membedakan sepatu miliknya dengan memiliki USP sebagai sepatu yang befokus kepada sepatu atletik.

Mereka menyediakan sepatu kualitas terbaik untuk atlet dengan kualitas yang berbahan unggul serta ekslusif dengan harga yang terjamin dengan kualitas yang dimilikinya.

Baca Juga: Go Digital or Die!!! Belajar Bisnis Digital Sekarang agar Bisnis Anda Tidak Kalah Bersaing

Penutup

Unique Selling Point (USP) merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap perusahaan. Tanpa USP, perusahaan tidak akan berkembang dan sulit untuk membuat konsumen menjadi loyal.

Lalu, jika Anda sudah paham mengenai USP, Anda dapat membandingkan dengan kompetitor dengan Unique Selling Proposition sehingga menghasilkan output mengenai produk yang konsumen benar-benar butuhkan.


Melalui platform terbaru kami, Digital Lab, kini Anda dapat segera mempelajari topik seputar [*Topik] dengan lebih komprehensif!

Kursus Online ini disajikan dalam bentuk video pembelajaran, dan dapat Anda akses secara online kapanpun & dimanapun. Yuk, lihat kursusnya di sini!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital

Hubungi Kami
Halo, ada yang bisa kami bantu?