Blog ›

3 Kelebihan LinkedIn Ads, Apa Bedanya dengan Platform Lain?

I

Jika kita membahas tentang digital ads, Google dan Facebook selalu menjadi tempat yang muncul pertama kali di pikiran kita. Namun, tahukah Anda bahwa ada platform ads lain yang tidak kalah powerful, LinkedIn Ads?

Instagram Ads, Google Ads, Facebook Ads, siapa yang tidak kenal ketiga platform periklanan di dunia digital yang sudah tersohor itu? Banyak digital marketing sibuk mempelajari dan mempertajam strategi mereka di digital ads, dan salah satu strategi yang cukup sering digunakan adalah memperluas channel pemasaran sebanyak mungkin.

Tapi jika kita membahas tentang digital advertising, apa yang muncul di pikiran Anda? Paling hanya 3 brand yang kami sebutkan tadi bukan? Tahukah Anda bahwa salah satu media sosial professional, LinkedIn, juga menyediakan solusi periklanan yang tidak kalah unik?

LinkedIn Ads, Solusi Penargetan Untuk Professional

LinkedIn sudah sering dikenal sebagai media sosial untuk para professional. Tidak salah, karena memang penggunanya semuanya professional baik dari persona, konten, maupun struktur profilnya. Bahkan saking professionalnya, bisa dibilang profil LinkedIn sudah bisa dijadikan pengganti resume atau CV.

Ini tentu membuat LinkedIn memiliki ekosistem tersendiri yang tidak bisa Anda temukan di sosial media lain seperti Instagram, Twitter, atau TikTok. Dan faktanya, ternyata sudah banyak brand multinasional yang mulai menggunakan LinkedIn sebagai channel pemasaran baru mereka!

Lalu, Apa Saja Kelebihannya?

LinkedIn Ads sudah dilengkapi dengan fitur-fitur wajib dalam digital advertising, seperti targeting dan report yang bisa dikustominasi sesuai selera. Sehingga Anda tidak perlu khawatir kalau Anda harus menyesuaikan dari awal begitu menggunakan LinkedIn Ads.

Susunan dashboard-nya juga tidak jauh berbeda dengan dashboard digital ads yang lain, terutama Facebook Ads. Ada hierarki kampanye, data aset, sampai berbagai pilihan goal sesuai buyer journey. Tidak ketinggalan juga fitur retargeting dengan LinkedIn Insight Tag, yang bisa diinstal lewat Google Tag Manager.

Lalu, apa yang berbeda dengan platform ads lain? Karena kalau semuanya sama persis, ya lebih baik pakai Facebook atau Google dong yang penggunanya lebih banyak? Eits, tunggu dulu! Ada 3 kelebihan utama LinkedIn Ads yang tidak akan Anda temui di platform periklanan lain!

Fitur Penargetan Professional

Pertama, karena semua penggunanya professional dan penggunaannya ditujukan untuk dunia professional (seperti melamar kerja, menunjukkan keahlian, sampai ajang bincang antar experts), maka secara otomatis semua audience yang Anda target adalah professional.

Tadi sudah dibilang juga kalau profil di LinkedIn memiliki format layaknya CV. Anda bisa mendapatkan informasi jabatan, perusahaan, sampai latar belakang pendidikan dari semua pengguna yang terhubung dengan Anda. Ini membuat Anda bisa menggunakan data-data itu sebagai penargetan.

Baca juga: Mengenal Collaborative Ads, Cara Baru Kolaborasi Bersama Marketplace

Opsi-opsi penargetan seperti: skala dan bidang perusahaan, level jabatan, sampai latar belakang pendidikan bisa dilakukan di LinkedIn Ads. Anda juga tidak perlu khawatir kalau audience Anda asal memasukan data (seperti yang sering terjadi di Facebook), sebab profil mereka bisa dinilai sebagai tidak berkualitas oleh LinkedIn, dan otomatis ads Anda tidak akan tampil ke mereka.

Ini membuat relevansi iklan menjadi lebih baik, terutama jika Anda menarget para professional dan experts sebagai target market Anda. Marketing B2B juga terbukti lebih efektif jika dilakukan lewat LinkedIn, sebab Anda bisa langsung menargetkan para desicion maker atau jajaran direksi perusahaan yang Anda inginkan.

Format Iklan yang Baru: Conversation Ads

LinkedIn memiliki satu format iklan yang tidak ada di platform iklan apapun: Conversation Ads. Fitur ini membuat Anda bisa memberikan iklan interaktif ke calon prospek langsung di message inbox mereka.

Format ini tentu bisa melahirkan strategi pemasaran yang baru. Contohnya, Anda bisa menjangkau audience baru dengan iklan awareness/traffic. Lalu selanjutnya Anda menargetkan kembali mereka yang berkunjung ke website Anda dengan conversation ads.

Nantinya di dalam conversation ads, Anda bisa mengisikan berbagai informasi yang perlu diketahui oleh penerima sesuai dengan halaman yang mereka kunjungi sebelumnya. Misalnya, jika sebelumnya Anda mengiklankan jasa digital marketing, maka Anda bisa mengirimkan pilihan layanan dan studi kasus langsung ke inbox calon prospek.

Tentu saja ads-nya juga bukan hanya sekadar pesan!

Salah satu kekuatan terbesar dari conversation ads adalah kemampuannya untuk berinteraksi dengan penerima iklan.

Jadi Anda tidak harus menunjukkan semua pesan iklan dalam satu pesan sekaligus, tapi bisa Anda bagi-bagi menjadi beberapa segmen dengan CTA tertentu. Sehingga setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman yang terpersonalisasi, sesuai dengan kebutuhan mereka.

Cara Baru Mencari Kandidat: LinkedIn Job Ads

Khusus untuk perusahaan Anda yang tengah mencari para kandidat berkualitas tinggi, Anda juga bisa mempromosikan lowongan kerja Anda lewat LinkedIn Ads.

Sama konsepnya seperti iklan jualan, melalui LinkedIn Ads Anda bisa mendapatkan calon pekerja yang sesuai dengan preferensi Anda. Tinggal masukkan penargetan sesuai dengan kebutuhan dan syarat lowongan, maka lowongan hanya akan tampil ke mereka yang cocok dengan penyetelan penargetan.

Ini membuat waktu perekrutan menjadi lebih efektif.

Baca juga: Bagaimana Cara Membuat Landing Sales Page yang Baik dan Menciptakan Konversi

Tertarik Menggunakan LinkedIn Ads?

Memang LinkedIn Ads masih belum dewasa 100% seperti layaknya Facebook dan Google Ads. Namun sejauh ini konsep dan sistem periklanan yang ditawarkan sudah bisa menjawab kebutuhan pasarnya sendiri, terutama mereka yang ingin mendapatkan leads dari segmen bisnis tertentu.

Perlu diingat bahwa hukum beriklan di platform manapun itu sama. Jadi, tetap jangan lupakan 3 faktor kesuksesannya: Goal, Audience, dan Konten. Yuk mulai buat akun campaign manager pertama di LinkedIn dan mulai beriklan!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital