Blog ›

7 Cara Efektif Menawarkan Produk untuk Tingkatkan Penjualan

I

Penjualan merupakan bagian utama dari pengembangan bisnis. Akan tetapi, dalam penjualan pun Anda harus memiliki teknik agar jumlah penjualan dapat tercapai.

Salah satu teknik yang dapat Anda gunakan yaitu dengan mengetahui bagaimana cara menawarkan produk yang baik agar produk Anda dapat diterima oleh calon konsumen.

Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara menawarkan produk yang baik, silahkan simak pembahasan berikut ini, ya!

Memahami Unsur Komunikasi Digital sebelum Menawarkan Produk

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain atau proses pemindahan pesan dari komunikator kepada komunikan. 

Komunikasi menjadi aktivitas terpenting ketika Anda menawarkan produk kepada konsumen. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk menyampaikan pesan.

Pahami Proses Komunikasi dalam Cara Menawarkan Produk

Proses Komunikasi adalah bagaimana seorang komunikator menyampaikan kepada komunikan sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna yang sama antara komunikator dengan komunikannya. 

Dalam proses komunikasi, terdapat hambatan/gangguan yang terjadi di dalam proses penyampaian atau penerimaan pesan yang disebabkan oleh faktor lingkungan maupun faktor fisik dan psikis dari individu itu sendiri.

Oleh karena itu, komunikasi yang baik ketika menawarkan produk antara Anda dengan calon konsumen akan terjadi apabila terdapat aliran informasi dua arah antara komunikator dengan komunikan.

Dan informasi tersebut sama-sama direspon sesuai dengan harapan kedua pelaku komunikasi (Komunikator dan Komunikan).

Selanjutnya, mari kita pelajari bersama-sama mengenai 7 tahapan dalam menawarkan produk bisnis di bawah ini.

1. Kenali Brand dengan Sebaik-baiknya

Pada tahap awal menawarkan produk, Anda akan melewati tahap Brand Awareness. Brand Awareness merupakan kemampuan konsumen untuk mengingat Brand yang Anda tawarkan.

Brand Anda akan diketahui oleh banyak orang. Lalu konsumen akan mengambil keputusan yang mutlak apakah akan melakukan pembelian atau tidak. 

Setelah berhasil membangun Brand Awareness, Hal ini akan memudahkan dan meningkatkan daya beli konsumen terhadap produk Anda.

2. Tonjolkan Benefit Produk Dibandingkan Fitur Produk

Kebanyakan orang membeli suatu produk didasari oleh manfaat dari suatu produk, bukan dengan fitur-fitur yang didapat. Jika Anda hanya menonjolkan fitur yang akan konsumen dapatkan, itu merupakan hal yang biasa. 

Contohnya, menawarkan produk penyimpanan memori untuk lagu. Fitur dari memori tersebut “Memiliki Ruang Penyimpanan 5GB”, lalu benefitnya “Dapat Menyimpan 1000 Lagu dalam 1 Memori”. Kira-kira, mana yang lebih diinginkan oleh calon konsumen?

Daripada menulis terlalu banyak kata-kata untuk menjelaskan fitur produk tersebut, lebih baik tonjolkan benefit yang akan konsumen dapatkan.

3. Unggulkan Produk Tanpa Merendahkan Kompetitor

Setiap Brand mempunyai keunggulan dari tiap produk yang mereka miliki. Anda harus benar-benar bisa menjelaskan ketika menawarkan produk mengenai keunggulan, dan apa manfaat yang akan didapat ketika menggunakan produk tersebut. 

Hal itu yang akan membedakan antara Brand Anda dengan kompetitor ketika menjual produk yang sama. 

Dan jangan pernah untuk merendahkan kompetitor, karena justru itu akan menjadi bumerang bagi Brand dan akan mempengaruhi reputasi dari produk Anda. 

Boleh saja, apabila ingin membandingkan brand Anda dengan brand lainnya, tapi jangan menyebutkan secara langsung nama/produk secara detail. Tetaplah fokus kepada keunggulan serta nilai tambah, sehingga banyak orang yang akan mengenal brand Anda.

Baca Juga: 5 Teknik Akurat Untuk Memahami Strategi Kompetitor Anda

4. Pahami “Pain” Konsumen

Pahami dulu permasalahan konsumen sebelum menawarkan produk, itu akan menjadi peluang bagi bisnis Anda untuk pengembangan bisnis dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Konsumen akan merasa apa yang dibutuhkan selalu terpenuhi ketika menggunakan brand Anda. 

5. Berikan Kesan & Pelayanan Terbaik

Membuat pelayanan yang terbaik memanglah tidak mudah. Namun, pelayanan terbaik akan memberikan kesan positif bagi brand Anda. Usahakan ketika menawarkan produk, Anda memberikan pelayanan yang betul-betul eksklusif kepada konsumen. 

Dengan pelayanan tersebut, Anda akan membuat konsumen menjadi loyal terhadap produk Anda. Secara tidak langsung, konsumen akan memberikan rekomendasi kepada orang lain untuk ikut serta membeli produk brand Anda.

6. Lakukan Promosi, Tawarkan Diskon

Menerapkan strategi promosi ataupun diskon adalah salah satu cara yang paling efektif ketika menawarkan produk. Namun, jika Anda melakukan promosi terlalu sering, itu akan memberikan image jelek terhadap bisnis Anda. 

Bisnis Anda akan memiliki image “Bisnis Diskonan”, sehingga pelanggan akan lebih sering datang ketika sedang mengatakan promo saja. 

Selain itu, konsumen akan ragu akan kualitas produk Anda. Konsumen akan bertanya-tanya. “Sebenarnya apa sih yang membuat produk Brand A melakukan diskon secara terus-menerus?” 

Oleh karena itu, lakukan promosi diskon saat event tertentu saja. 

7. Lakukan Follow-up Berkala

Aktivitas follow up membuat Anda lebih mudah untuk menawarkan produk, memastikan kepada konsumen apakah sudah tahu mengenai informasi yang Anda sampaikan mencakup produk pada Brand Anda. 

Saat menawarkan produk, gunakanlah kalimat yang sopan dan tidak bertele-tele. Terkadang banyak konsumen yang tidak mau basa-basi. Sebaiknya Anda langsung bicarakan intinya dan apa-apa saja yang mereka butuh tahu.

Baca Juga: Arti Follow Up dan Perannya dalam Meningkatkan Closing Rate

Tantangan Ketika Manawarkan Produk

• Penyampaian yang Kurang Tepat Mengenai Produk

Sampaikanlah produk secara tepat. Terkadang saat Anda tawarkan produk, ternyata konsumen tidak sedang membutuhkan produk tersebut. Kembali lagi kepada tahapan menawarkan produk, kenali dulu permasalahan apa yang konsumen butuhkan.

Timing atau Pemilihan Waktu

Pemilihan waktu yang tepat akan berpengaruh juga untuk bisnis Anda.  Anda harus mengetahui kapan konsumen membutuhkan suatu produk. 

Misalnya, Anda menawarkan produk makanan seperti parsel atau kue keranjang, maka timing yang tepat adalah saat perayaan seperti Hari Raya Idul Fitri, Imlek, dan Tahun Baru. 

Karena banyak orang yang membutuhkan produk tersebut untuk saling bertukar bingkisan untuk merayakan perayaan tersebut. 

Perlu Memahami Keterampilan dalam Komunikasi secara Efektif

Kebanyakan orang mengganggap sepele atau gampang ketika ia berkomunikasi. Kenyataannya, berkomunikasi yang tepat dan efektif tidak sekedar hanya asal bicara.

Jika salah dalam menyampaikan ketika menawarkan produk, maka apa yang akan diterima juga akan berbeda. Dan pada akhirnya feedback yang didapat juga tidak sesuai dengan ekspetasi yang Anda harapkan atau miss communication.

Ada banyak saluran untuk menawarkan produk secara digital, seperti melalui media sosial hingga website. Untuk Anda yang mulai mempertimbangkan memiliki website, Anda bisa menggunakan Hosting Gratis dari Jagoan Hosting. Dengan ratusan template yang disediakan, Anda tinggal pilih tema sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Ketahui 10+ Contoh Inovasi Produk untuk Kembangkan Bisnis

Penutup

Itu dia beberapa tahapan menawarkan produk untuk Anda. Bagaimana Anda menyapaikan atau menawarkan suatu produk tentu akan mempengaruhi penjualan terhadap produk Anda. 

Perlu juga bagi Anda untuk memahami unsur dalam komunikasi. Karena ketika Anda menawarkan suatu produk dengan komunikasi yang tidak teratur. Itu akan memicu terjadinya Miss Communication. Feedback yang akan Anda dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi yang Anda harapkan.

Sasana Digital akan mengidentifikasi, mengukur, serta mencari peluang & ancaman yang akan mempengaruhi perkembangan bisnis Anda kedepannya. Yuk, manfaatkan dulu layanan Free Consulting kami di sini!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital