Blog ›

74% Industri Manufaktur Sulit Bertumbuh Karena Data yang Tidak Terkoneksi

I

Hampir tiga perempat atau 74% perusahaan manufaktur pasca-pandemi mengandalkan sistem spreadsheet lama untuk menyelesaikan tugas. Mereka percaya bahwa data yang tidak fleksibel, sering kedaluwarsa, dan terputus ini cukup untuk mendukung pengambilan keputusan perusahaan. 

Namun penelitian baru secara independen dari Digital Intoware terhadap 1.030 industri yang berbasis di Inggris memberikan gambaran lain. 

Keith Tilley, CEO, Intoware. mengatakan: “Survei menunjukkan bahwa produsen percaya bahwa mereka didorong oleh data, padahal pada kenyataannya mereka dapat mengandalkan data lama dan kedaluwarsa. “

Data yang terputus ini bertindak seperti bola dan rantai, mengikat staf Anda karena mereka menghabiskan banyak waktu untuk mencoba membuka kunci data yang terperangkap dalam spreadsheet dan sistem lama untuk memenuhi tuntutan bisnis, pelanggan, dan regulator.

Penelitian ini menunjukkan bahwa 77% pembuat keputusan senior memiliki akses ke data dan sebagian besar 82% senior perusahaan percaya bahwa data adalah aset, yang merupakan kabar baik. 

Namun sisi lainnya 47% orang dalam perusahaan menggunakan data hanya sesekali untuk membantu menyelesaikan pekerjaan – karena kenyataannya data mereka tertutup bahkan terisolasi.

Laporan Harian Produksi Region 1 untuk Industri

Hampir tiga perempat dari mereka yang disurvei tertarik menggunakan ‘Alat’ perangkat lunak digital untuk mendukung peran mereka. 

Tantangan lainnya adalah bagaimana menggunakan data baru yang disediakan sistem ini karena tentu perlu kemampuan dan keterampilan untuk membaca dan memahami data. 

Meskipun demikian, karena perkembangan pasar dan teknologi semua akan dipaksa untuk bertransformasi juga agar mendapat Data diwaktu yang tepat, dengan pemahaman yang tepat, dan untuk kegunaan yang tepat. 

Contoh dashboard untuk manajemen industri - Auk Industries

CEO Intoware, Keith Tilley, menambahkan: “Ketergantungan pada data yang disimpan sangat menghambat operasi bisnis dengan masalah akuntabilitas dan visibilitas”. 

Karena setiap departemen memiliki interpretasi data mereka sendiri, yang merupakan masalah bagi bisnis yang semakin di bawah tekanan untuk mengembangkan cara mereka mengelola sumber daya dan mengomunikasikan wawasan data.

“Jika Anda mendigitalkan proses kertas dengan ‘alat’ instruksi kerja yang terintegrasi dengan perangkat pintar yang terhubung dan sistem pihak ketiga, informasi ini dapat dibagikan dengan lebih mudah, memberikan staf akses ke data berkualitas, dan ‘satu sumber kebenaran’ tepat di seluruh bisnis, untuk wawasan ‘real-time’ yang lebih proaktif dan cepat guna meningkatkan produktivitas dan memenuhi kepatuhan.”

Meskipun tampaknya budaya pengambilan keputusan tanpa informasi masih bertahan bagi banyak orang, dengan lebih dari seperempat 26% telah membuat keputusan berdasarkan ‘insting’ selama karir mereka, dengan 21% melakukan ini setiap bulan dan kekhawatiran 16% setiap minggu.

Budaya ini berjalan hingga top management dengan data hasil survei adalag 28% Senior Manajer dan 27% manajer mengandalkan ‘firasat’ sepanjang waktu. Ini dapat memiliki implikasi serius, seperti ketika manajer perlu memperkenalkan perubahan teknik tanpa menilai dampaknya pada pekerjaan saat ini atau bahan baku misalnya – yang semuanya merupakan faktor yang merugikan kinerja bisnis.

Karena bisnis bertahan dalam keyakinan bahwa mereka didorong oleh data dengan mengandalkan spreadsheet, sistem lama, dan ‘intuisi’, itu akan berdampak negatif pada upaya mereka untuk menjadi lebih kompetitif. 

Karena staf menghabiskan waktu mengumpulkan dan membersihkan data hanya untuk menanggapi permintaan, yang berarti mereka berisiko tidak berfokus pada wawasan yang benar-benar akan menambah nilai dan pertumbuhan di masa depan.

Sumber: www.themanufacturer.com

Berkeinginan menerapkan konsep automasi yang modern di bisnis, perusahaan, atau pabrik Anda? Sasana Digital punya solusinya!

Melalui layanan Digital Solution, kami dapat membantu Anda untuk lebih dekat dengan pelanggan (CRM), ataupun memaksimalkan performa lini produksi Anda dengan lebih efisien (Machine Monitoring & Analytics). Yuk, simak detail selengkapnya!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital

Hubungi Kami
Halo, ada yang bisa kami bantu?