fbpx

SIAPKAH BISNIS ANDA MENGHADAPI INDUSTRI 4.0?

Penulis: Astrid Savitri,

Revolusi Industri Keempat sudah hadir dan akan terus mendisrupsi serta menuntut perubahan dalam segala hal, termasuk dunia bisnis. Model angkatan kerja baru ini barangkali tampak menakutkan, terutama bagi bisnis kecil. Di mana-mana, semua orang akan membicarakan hal yang sama, yakni bahwa “masa depan bisnis akan meliputi otomatisasi, AI, dan blockchain” – sayangnya, pada saat bersamaan, hal tersebut menciptakan sedikit ketidak nyamanan bagi para pemilik usaha kecil beranggaran rendah.

Industri 4.0 berpotensi menghadirkan bisnis dengan banyak peluang. Namun, di sisi lain juga menimbulkan pertanyaan yaitu, “Bagaimana Anda, sebagai bisnis kecil atau bahkan yang lebih besar, dapat mempersiapkan diri untuk merestrukturisasi seluruh tenaga kerja dan memonopoli peluang ini?”

Merumuskan Rencana Masa Depan
Industri 4.0 akan menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang kuat, oleh karena itu sebuah bisnis harus mempersiapkan diri untuk perubahan ini. Forum Ekonomi Dunia pernah membahas tentang Legacy Countries yaitu negara-negara yang memiliki struktur produk kuat tetapi kesulitan memenuhi permintaan Industri 4.0, misalnya, Hongaria, India dan Turki. Negara-negara tersebut berkebalikan dengan Drivers of High Potential Countries atau negara-negara pendorong produksi yang berhasil mengadopsi teknologi terbaru untuk menempatkan diri mereka di posisi terunggul dalam Industri 4.0.

Banyak bisnis seringkali merupakan produk dari negara-negara mereka, dan bekerja dengan cara yang sama. Ini artinya, penting bagi sebuah bisnis untuk mengambil inisiatif dan bergerak maju, terutama jika mereka berbasis di Legacy Countries. Setiap perusahaan harus mengubah cara mereka memproduksi dan berfungsi agar tetap unggul.

Salah satu caranya adalah melatih ulang para pekerja (reskilling workers) dan memasukkan inovasi teknologi ke dalam jalur produksi Anda. Bagaimana dengan bisnis yang masih menggunakan proses tradisional? Anda tetap dapat unggul dengan memperkenalkan teknologi yang baru lahir. Pertama, Anda perlu melihat di mana secara sederhana sebuah teknologi tertentu dapat membantu, misalnya:

  • Menggunakan proses otomatis untuk melakukan perhitungan yang sebelumnya dilakukan pekerja manusia
  • Memasukkan blockchain ke dalam manajemen rantai pasokan, alih-alih proses tradisional yang menghabiskan waktu dan berbiaya mahal (seperti proses berbasis penggunaan kertas)
  • Menggunakan kecerdasan buatan untuk memprediksi lintasan bisnis masa depan atau untuk merencanakan proses manufaktur

Teknologi Blockchain memudahkan kinerja bisnis

Sumber gambar: google/www.maltawinds.com

Memasukkan teknologi Industri 4.0 ke dalam bisnis tidak perlu serumit menggunakan otomatisasi di pabrik atau komputasi kuantum untuk perhitungan. Meskipun suatu hari semua itu mungkin menjadi kenyataan (atau bahkan persyaratan), untuk saat ini sebaiknya memulai saja dari yang kecil.

Bagaimana Industri 4.0 Akan Memengaruhi Bisnis Saya?
Anda mungkin bertanya-tanya, “Apakah mesin-mesin akan menggantikan pekerjaan karyawan saya? Akankah kecerdasan buatan suatu hari menjalankan seluruh perusahaan?

Jawaban singkatnya adalah TIDAK.

Jawaban panjangnya adalah; Benar, beberapa pekerjaan akan hilang dalam Industri 4.0, akan tetapi tetap ada banyak pekerjaan yang tidak bisa dilakukan oleh mesin, misalnya pekerjaan kreatif dan manajerial.

Selain itu, tenaga kerja otomatis tidak akan berfungsi sendiri dalam waktu dekat. Oleh sebab itu, peningkatan dan pelatihan ulang para pekerja dalam mengoperasikan mesin dari jarak jauh serta untuk mengawasi serta memantaunya sangatlah perlu dilakukan. Bagaimanapun juga, tidak mungkin semua industri otomatis dan tenaga kerja dapat berfungsi tanpa campur tangan manusia.

Perubahan dan Risikonya
Perubahan industri bukan tanpa risiko, hanya saja manfaatnya jauh lebih besar daripada risiko tersebut. Peurbahan industri akan menjadi penting bagi perusahaan-perusahaan dalam menerapkan keamanan yang efisien ke dalam proses manufaktur agar terhindar dari serangan jarak jauh.

Risiko lain adalah bahwa beberapa pekerja mungkin kesulitan beradaptasi dengan perubahan. Inilah sebabnya mengapa pendidikan dan pelatihan ekstensif sangat penting. Para pekerja perlu dilatih tentang cara menggunakan teknologi baru. Inilah bagian penting dari Revolusi Industri Keempat dan era baru manufaktur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *