Transformasi Digital: Pengertian Lengkap untuk Solusi Bisnis

Di era industri 4.0 seperti sekarang, transformasi digital menjadi hal yang tak terhindarkan. Pandemi Covid-19 juga turut berperan dalam mendorong percepatan arus digitalisasi untuk pertumbuhan ekonomi.

Untuk menghadapi dan mendorong transformasi digital tersebut, pola pikir digital menjadi hal yang sangat penting untuk dipersiapkan. Pembahasan berikut ini akan membantu Anda untuk menyiapkan transformasi digital tersebut untuk Anda terapkan.

Apa Itu Transformasi Digital

Transformasi Digital adalah proses penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan perubahan pada proses kegiatan masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah dalam melakukan proses bisnis.

Perubahan tersebut berkaitan dengan semua aspek kehidupan manusia, mulai dari jam tangan cerdas sampai speaker cerdas yang mampu berkomunikasi layaknya berbicara dengan manusia. 

Transformasi digital lebih merujuk kepada cara teknologi mendukung revolusi bisnis dengan berbagai bidang teknologi yang baru seperti Machine Learning, Big Data, dan internet untuk segala hal.

Berikut 3 proses transformasi bisnis yang perlu Anda pahami sebelum mendigitalisasi kan bisnis yang sedang Anda jalani.

3 Proses Transformasi dalam Bisnis

Penting bagi Anda para pebisnis untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai perbedaan Digitisasi, Digitalisasi, dan Transformasi Digital. 

Kesalahpahaman istilah tersebut sering berujung pada kehilangan kesempatan bisnis untuk berkembang. Karena ternyata, saat mendigitalkan bisnis atau mendigitalisasikan suatu bisnis tentu tidak mudah dan tidak sesederhana itu. 

1. Digitization

Digitisasi merupakan suatu proses alih teknologi dari analog menjadi digital. Digitisasi merujuk pada otomatisasi kerja, meminimalisir penggunaan kertas dengan tujuan untuk efesiensi biaya. 

Contohnya, dahulu ketika seseorang membuat suatu dokumen, dilakukan dengan tertulis melalui kertas. Dengan digitisasi, dokumen tersebut dijadikan dokumen elektronik seperti, pdf ataupun, doc yang ditulis menggunakan alat digital seperti PC & smartphone. 

Hal tersebut tentu berdampak yang ditandai dengan banyaknya peralihan dari teknologi analog menjadi digital yang sangat membantu dalam mempercepat suatu pekerjaan serta mempercepat penyampaian informasi yang terjadi.

2. Digitalization

Digitalisasi tidak akan bisa terjadi tanpa adanya digitisasi. Digitalisasi adalah proses memanfaatkan informasi ataupun produk digital menjadi bermakna. 

Penggunaan teknologi digital dan data-data yang telah didigitisasi mengubah cara berinteraksi suatu perusahaan dengan pelanggan. Dalam hal ini, peran IT sangatlah penting dalam pembuatan suatu alat digital sehingga menghasilkan suatu strategi baru untuk pelaksanaan bisnis secara digital.

Misalnya, dahulu proses pembelian suatu produk hanya bisa dilakukan secara langsung. Dengan adanya digitalization, semuanya berubah menjadi digital sehingga mempermudah ketika membeli suatu produk hanya dengan alat digital. 

3. Digital Transformation

Transformasi digital lebih menekankan kepada orang-orang yang menjalani hasil dari digitisasi dan digitalisasi. Proses transformasi ini membutuhkan proses bisnis konvensional dengan bisnis digital. 

Salah satu pemicu terjadinya transformasi digital adalah semakin tingginya permintaan pelanggan dalam hal kecepatan layanan, sehingga menghasilkan aplikasi-aplikasi yang canggih.

 Misalnya, memesan makanan, reservasi tempat, hingga membeli mobil baru pun menggunakan digital. 

Kenapa Setiap Bisnis Perlu Bertransformasi?

Transformasi digital adalah bagian proses dari transformasi bisnis. Setiap bisnis tentu perlu bertransformasi, karena hal tersebut mampu meningkatkan kinerja perusahaan maupun individu dengan mengubah cara bisnis yang dilakukan baik dalam menjalankan bisnis skala menengah hingga besar. 

Transformasi digital juga memiliki banyak dampak positif pada berbagai aspek kehidupan. Transformasi digital memberikan perspektif baru mengenai cara pandang baru dalam mengelola perusahaan secara lebih efisien. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan transformasi bisnis di era modern.

4 Jenis Transformasi Digital

1. Transformasi Proses

Transformasi proses adalah aktivitas perusahaan yang berada dalam proses bisnis. 

Teknologi seperti API, data, analitik, dan machine learning menawarkan cara baru untuk membuat keputusan di setiap perusahaan dengan tujuan menurunkan biaya serta meningkatkan kualitas produk. 

Transformasi proses dapat menciptakan nilai yang signifikan dan mengadopsi teknologi dengan cepat. Inovasi ini meningkatkan kenyamanan pelanggan sedemikian rupa sehingga membantu mendorong perusahaan untuk meningkatkan penjulan.

2. Transformasi Model Bisnis

Transformasi proses berfokus para area bisnis yang terbatas, lain halnya dengan transformasi model bisnis yang mengejar teknologi digital untuk mengubah model bisnis tradisional.

Transformasi model bisnis ini ditujukan pada bagaimana suatu nilai disampaikan dalam industri. Contohnya, penemuan kembali distribusi video oleh Netflix, ataupun penemuan kembali pengiriman musik oleh Apple (i-Tunes). 

3. Transformasi Domain

Masih sedikit bisnis yang fokus pada transformasi ini, padahal ini merupakan sebuah peluang besar. Teknologi baru dapat mendefinisikan ulang produk & layanan, mengaburkan batasan industri, dan menciptakan kumpulan pesaing non-tradisional yang sama sekali baru. 

Hal yang kurang sesuai dengan para eksekutif adalah peluang yang sangat nyata bagi teknologi baru ini untuk membuka bisnis yang sepenuhnya baru bagi perusahaan mereka di luar pasar yang saat ini dilayani. Dan seringkali, jenis transformasi inilah yang menawarkan peluang terbesar dalam menciptakan nilai baru.

Contoh yang jelas bagaimana transformasi domain bekerja adalah pengecer online, Amazon. Amazon berkembang menjadi domain pasar baru dengan peluncuran Amazon Web Services (AWS), yang sekarang menjadi layanan infrastruktur/komputasi awan terbesar, di domain yang sebelumnya yang dimiliki oleh raksasa IT seperti Microsoft dan IBM. 

4. Transformasi Budaya/Organisasi

Transformasi digital jangka panjang membutuhkan pendefinisian ulang pola pikir, proses, bakat, dan kemampuan organisasi di dunia digital. 

Perusahaan terbaik di kelasnya menyadari bahwa digital membutuhkan alur kerja yang gesit terhadap pengujian dan pembelajaran, pengambilan keputusan yang terdesentralisasi, dan ketergantungan yang lebih besar pada ekosistem bisnis. 

Perusahaan peralatan prangko berusia 100 tahun berhasil melakukan transisi menjadi “Perusahaan Teknologi” dengan mempromosikan “Budaya Inovasi” untuk fokus pada pelanggan. 

5 Keuntungan Melakukan Transformasi Digital bagi Bisnis

1. Efektif dalam Pengelolaan Sumber Daya

Efektif berarti menimbulkan keberhasilan dalam menjalankan suatu bisnis. Sebuah usaha untuk mendapatkan tujuan ataupun hasil yang diharapkan dengan tepat waktu. 

Semakin canggih teknologi, maka sumber daya manusia pun akan berkurang karena tenaga kerja digantikan oleh teknologi digital. 

2. Efisiensi Waktu & Biaya dalam Pekerjaan

Efisien adalah melakukan pekerjaan dengan tepat waktu dan mampu menjalankan tugas dengan cepat. Usaha yang mengharuskan penyelesaian pekerjaan dengan tepat waktu, cepat dan memuaskan.

Seperti pembahasan sebelumnya, dengan tidak membutuhkan banyak staff atau SDM, Anda bisa melakukan penghematan besar-besaran dengan transformasi digital. Alih-alih untuk biaya operasional, Anda dapat mengalokasikan biaya tersebut untuk program pengembangan dan inovasi. 

3. Pengembangan Budaya Bisnis/Perusahaan

Budaya perusahaan dapat berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan tuntutan zaman yang semakin canggih.

 Perusahaan digital skala global juga membangun budaya perusahaan dengan meletakkan inovasi sebagai kunci keberhasilan usaha yang didukung oleh SDM yang kompeten.

Budaya perusahaan dapat disesuaikan dengan perkembangan usaha, khususnya dalam menghadapi tantangan pasar yang rentan mengalami perubahan.

Misalnya dalam rencana pengembangan usaha baru, maka proses kerja, sistem teknologi, dan kompetensi SDM juga harus mengalami perubahan yang berarti. 

Perusahaan perlu melakukan transformasi bisnis, pengelolaan SDM, dan budaya perusahaan.

4. Pencapaian Target Bisnis Lebih Realistis

Target penjualan adalah jumlah produk yang perlu Anda jual untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

Untuk menciptakan pertumbuhan yang nyata dalam penjualan memang diperlukan strategi yang besar.

Pencapaian target lebih realistis karena tersedianya data yang dapat dikelola dan dikembangkan untuk keputusan bisnis kedepannya.

5. Menawarkan Pengalaman Luar Biasa kepada Pelanggan 

Perusahaan yang berkomitmen pada transformasi digital melalui pengalaman akan meningkatkan pendapatan. 

Untuk memuaskan konsumen tersebut, banyak perusahaan yang menggunakan saluran percakapan langsung berbasis API (Application Programming Interface) untuk berinteraksi dengan pelanggan secara lebih personal. 

Penutup

Di era industri 4.0 seperti sekarang, transformasi digital menjadi hal terpenting untuk kesempatan bisnis berkembang membuat perubahan dari berbagai aspek kehidupan. 

Dengan melakukan transformasi digital, Anda bisa melakukan penghematan besar-besaran. Karena, semakin canggih teknologi maka sumber daya manusia pun akan berkurang karena tenaga kerja digantikan oleh mesin seiring kemajuan teknologi.


Berkeinginan menerapkan konsep automasi yang modern di bisnis, perusahaan, atau pabrik Anda? Sasana Digital punya solusinya!

Melalui layanan Digital Solution, kami dapat membantu Anda untuk lebih dekat dengan pelanggan (CRM), ataupun memaksimalkan performa lini produksi Anda dengan lebih efisien (Machine Monitoring & Analytics). Yuk, simak detailnya lebih lengkap!

Bagikan

Perusahaan penyedia Solusi Digital & Teknologi untuk kebutuhan bisnis Anda. Selengkapnya…

Artikel Lainnya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Hubungi Sekarang !
Sasana Digital
Selamat datang di Sasana Digital!

Ada yang bisa kami bantu? Jika ada, silahkan klik tombol berikut ya! 😊