fbpx
Digital Manufacturing - Ketika Digitalisasi Merambah Industri Manufaktur

Digital Manufacturing – Ketika Digitalisasi Merambah Industri Manufaktur

Digitalisasi ternyata tidak hanya masuk ke industri kelas menengah saja, tapi juga ke industri kelas berat seperti dunia manufaktur!

Siapa bilang industri manufaktur tidak bisa diotomasi dengan sistem digital? Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah “DIgital Manufacturing”, yang membahas tentang sentuhan teknologi digital terhadap efisiensi industri manufaktur. Kira-kira apa saja hal yang ditingkatkan?

Digitalisasi Produksi – Solusi Manufaktur Lengkap dan Cepat

Dengan memanfaatkan teknologi digital di dalam industri manufaktur, pabrik pun tidak perlu lagi menghabiskan waktu dalam melakukan produksi, distribusi, sampai evaluasi. Semuanya akan ditangani oleh software dan mesin secara otomatis, dan apabila diperlukan tindakan manual maka software akan memberikan peringatan langsung ke ponsel personel yang bertanggung jawab.

Contohnya mesin bisa mengontrol kualitas produksi dengan memanfaatkan sensor yang telah diprogram. Ketika mesin menemukan bahwa bahan yang digunakan untuk produk ternyata tidak sesuai dengan standar yang diinput ke dalam mesin, maka otomatis mesin akan menolaknya. Semua produk yang gagal ini bisa langsung dilihat begitu dieleminasi oleh mesin.

Bagaimana Konsep Digital Manufacturing?

Konsepnya adalah dengan memanfaatkan software untuk otomasi produksi, distribusi, quality control, dan semua kegiatan pabrik lainnya. Beberapa software yang sudah tersedia dan bisa digunakan adalah CRM, ERP, dan HRM yang juga kami sediakan di halaman aplikasi manajemen manufaktur.

Anda bisa mempelajari bagaimana software-software tersebut bekerja terhadap perusahaan dan pabrik anda.

Apa Saja Kelebihan Menggunakan Digital Manufacturing?

Ada beberapa kelebihan yang bisa anda dapatkan dengan mengimplementasikan konsep digital manufacturing di dalam pabrik anda, berikut di antaranya:

Proses Produksi Berbasis IoT

Dengan menggunakan IoT, maka proses produksi bisa saling terintegrasi satu dengan yang lain. Setiap mesin bisa saling terhubung berkat software yang diperkuat dengan koneksi internet. Setiap mesin bisa beroperasi berdasarkan data dari mesin lainnya, tanpa perlu campur tangan dari manusia.

Contohnya, mesin bisa secara otomatis menyesuaikan kecepatan dan kuantitas hasil produksi berdasarkan barang yang telah masuk ke dalam gudang. Apabila stock sudah hampir penuh, maka mesin secara otomatis akan menurunkan jumlah produksi mereka.
 

 

Otomasi Proses Produksi

Proses produksi bisa murni berjalan secara sistematis tanpa adanya campur tangan manusia, atau dengan campur tangan manusia yang sangat minim. Ini tentu bisa menurunkan biaya operasional, sebab pabrik tidak perlu mempekerjakan banyak buruh dalam satu divisi produksi.

Kunjungi halaman digitalisasi industri manufaktur untuk mendapatkan solusi digitalisasi yang lengkap dari Sasana Digital

Ditambah lagi, mesin tidak mengenal kata lelah dan kualitas produksinya tidak akan berubah kecuali kalau programnya dimodifikasi. Dan dengan bantuan IoT, data-data dari produksi tadi juga bisa terupdate secara otomatis ke divisi lain.

Pengawasan Produksi yang Lebih Cepat dan Akurat

Quality Control merupakan salah satu masalah yang cukup krusial di dalam dunia manufaktur. Tanpa quality control yang baik, maka barang-barang yang diproduksi berpotensi mengalami cacat produksi. Digital manufacturing bisa menjawab persoalan ini tanpa perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

Mulai dari sistem pengecekan mesin berkala, sampai pengujian barang secara otomatis. Software bisa membantu mesin anda untuk bisa melakukan “Self Repairing” begitu ada kerusakan, atau secara otomatis memberitahukannya kepada teknisi tanpa perlu mereka melakukan pemeriksaan berkala.

Baca Juga: Apa Itu Digitalisasi Serta Perannya di Dunia Bisnis dan Industri

Pendataan Secara Otomatis

Apabila pabrik anda memproduksi barang dengan jumlah dan varian yang banyak, maka sistem pendataan otomatis dari digital manufacturing jelas akan sangat membantu anda. Software akan secara otomatis mendata setiap barang, baik yang keluar maupun yang masuk.

Apalagi dengan bantuan RFID (Radio Frequency Identification) yang sudah mulai diimplementasikan sekarang, membuat proses pendataan barang bisa dilakukan sampai ke ID dan SKU setiap barang. Anda pun bisa mendapatkan data secara komprehensif dari setiap barang yang sudah masuk dan keluar.

Baca Juga: Mengintip Perkembangan Revolusi Industri Mulai Era 1.0 Sampai 4.0

Sudahkah Anda Mentransformasi Industri Anda?

Anda sudah melihat bagaimana sistem digital manufacturing bisa meningkatkan kinerja pabrik dan perusahaan. Apakah anda sudah mengadaptasi sistem ini di pabrik anda? Semakin cepat anda melakukan digitalisasi pada industri anda, maka semakin cepat juga anda bisa bersaing di era digital ini.

Comments are closed.