fbpx
5 Jenis Transformasi Digital yang Bisa DIlakukan Oleh UMKM Indonesia

5 Jenis Transformasi Digital yang Bisa Dilakukan Oleh UMKM Indonesia

Pemberdayaan UMKM bisa dimulai dari penerapan transformasi digital. Apa saja aspek digital sederhana yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk meningkatkan daya saing?

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) merupakan inti dari pergerakan roda ekonomi sebuah negara. Pada tahun 2016 lalu, UMKM diketahui menyumbang sekitar 60% dari total PDB Indonesia (Berdasarkan sensus Ekonomi BPS, dilansir dari Kompas). Sehingga sudah jelas kekuatan dan posisi UMKM yang tidak bisa dianggap remeh.

Tapi bagaimana nasib UMKM di tengah revolusi digital sekarang? Kira-kira apa langkah yang bisa diambil oleh sektor UMKM negara kita agar bisa meningkatkan daya saing mereka dan berkembang lebih jauh dengan teknologi?

Transformasi Digital Skala UMKM

Tidak perlu terlalu berambisi seperti menggunakan software-software tingkat tinggi, transformasi digital untuk skala UMKM jauh lebih sederhana daripada itu tapi tetap esensial. Berikut 5 diantaranya

Penggunaan Aplikasi Pembukuan dan Kasir

Pencatatan keuangan antara laba dan rugi sangatlah vital bagi sebuah usaha, termasuk UMKM. Tanpa pencatatan laba dan rugi yang tepat, sebuah usaha bisa berpotensi bangkrut karena salah mengambil keputusan. Hanya saja, pencatatan keuangan terkadang bisa sangat merepotkan, terutama bila anda tidak memiliki latar belakang akuntansi.

Karena itu hadir beberapa aplikasi pembukuan yang biasanya juga tergabung dengan fitur kasir. Dengan begitu, anda bisa melakukan pencatatan untung rugi secara real-time dan aplikasi bisa membantu menghitung posisi usaha anda apakah berada di posisi untung atau di posisi rugi.

Selain itu, aplikasi pencatatan ini juga mengurangi resiko salah perhitungan dibandingkan dengan anda menghitung secara manual. Anda juga bisa menggunakan fitur find untuk menemukan histori transaksi tertentu sewaktu-waktu.

Temukan solusi lebih lanjut di halaman konsultan transformasi digital kami

Penggunaan Aplikasi Manajemen Stock

Khususnya untuk UMKM yang bergerak di bidang barang seperti warung dan restoran. Aplikasi manajemen stock bisa membantu anda untuk memantau jumlah stock yang masuk dan keluar.

Ini mencegah anda kehabisan stock di tengah jalan, apalagi jika barang yang dijual sedang trending. Tentu saja anda bisa kehilangan potensi keuntungan apabila anda tidak bisa memantau stock secara real-time sesuai dengan transaksi jual beli yang terjadi di tempat usaha anda.

Dan menariknya, sekarang aplikasi seperti ini juga sudah tersedia di ponsel. Jadi sudah tidak perlu lagi mengeluarkan modal untuk komputer yang mahal.

Memanfaatkan Digital Marketing

Marketing juga merupakan hal yang sangat vital dalam usaha. Tanpa kegiatan marketing yang benar, maka usaha bisa stuck atau terjebak tanpa bisa mendapatkan pelanggan yang baru.

Namun memang UMKM tidak mungkin memiliki tim sales dan marketing sendiri, mengingat jumlah modal dan sistem manajemen yang masih minim. Apalagi marketing konvensional juga membutuhkan proses yang tidak pendek, mulai dari perizinan sampai biaya cetak yang cukup besar.

Butuh bantuan? Ikuti program training digital marketing Sasana Digital untuk mendapatkan insight tentang digital marketing yang lebih cepat, lengkap, dan mudah.

Karena itu, digital marketing bisa menjadi solusi bagi UMKM yang mau mempromosikan bisnis mereka. Cukup menggunakan media seperti Instagram dan Google, maka UMKM bisa mulai memperkenalkan barang atau jasa mereka kepada masyarakat umum. Tentu saja dengan sumber daya yang minimalis dan bisa dikontrol dengan mudah, sesuai dengan perencanaan keuangan dari UMKM tersebut.

Mulai Menggunakan Pembayaran Digital

Pembayaran digital sangat membantu untuk menjaring pelanggan yang lebih luas, terutama untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan tersebut.

Anda tentu paham bahwa jumlah masyarakat yang menggunakan uang tunai semakin lama semakin berkurang. Sebab memang menggunakan tunai, ada beberapa hal yang kurang praktis seperti perlunya kembalian dan sistem pencatatan yang rumit. Apalagi bila anda harus berurusan dengan uang recehan logam.

DItambah lagi, metode pembayaran tunai tidak bisa diimplementasikan di toko online atau e-commerce. Kecuali jika anda mendukung cara bayar COD (Cash On Delivery/Bayar di tempat) dengan segala konsekuensinya.

Karena itu, sebaiknya UMKM sudah mulai menggunakan metode pembayaran digital. Vendor pembayaran yang ada di masa sekarang pun sudah sangat mudah untuk digunakan. Sebut saja BCA, sekarang sudah mendukung sistem QR-ku untuk transfer secara seamless.

Memanfaatkan Fitur Bot WhatsApp Business

Penggunaan bot untuk menjawab pertanyaan pelanggan merupakan cara yang praktis, terutama bila bisnis anda memiliki jumlah order yang cukup banyak setiap harinya. Namun, apakah ada sistem bot yang mudah digunakan?

Anda bisa menggunakan fitur bot yang ada di WhatsApp Business. Selain lebih mudah dimplementasikan, WhatsApp juga digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Sehingga, pelanggan anda juga tidak akan menemukan kesulitan saat berinteraksi.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Whatsapp Business

Sistem WhatsApp Business bisa menjawab pertanyaan umum seperti alamat bisnis, jenis layanan, harga, dan sebagainya. Dengan begitu, anda bisa mengurangi biaya operasional dalam menjawab pesan dari pelanggan. Sebab bot WhatsApp yang sudah menangani mereka.

Transformasi Digital Merupakan Kunci dari Persaingan Sekarang

Kehidupan yang semakin dinamis, menjadikan profil pelanggan semakin berubah. Zaman sekarang pelanggan mau yang serba cepat, sebab berbagai opsi dan pilihan sudah bisa dengan mudah mereka akses dengan menggunakan internet. Sehingga, barang siapa yang bisa memberikan pelayanan terbaik dengan kecepatan tercepat yang akan memimpin pasar.

Dan karena alasan itulah, UMKM harus bisa memanfaatkan transformasi digital untuk meningkatkan daya saing mereka dan bertahan di era yang semakin berkembang.

Keuntungan Menggunakan Software ERP (Enterprise Resource Planning) Sistem Bagi Industri Manufaktur

Keuntungan Menggunakan Software ERP (Enterprise Resource Planning) Sistem Bagi Industri Manufaktur

Software ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan salah satu bentuk transformasi digital pada perusahaan. Cari tahu bagaimana ERP bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan anda

Mungkin ada dari anda yang masih belum mengenal apa dan fungsi dari Software ERP Sistem. ERP atau Enterprise Resource Planning merupakan salah satu dari jenis software transformasi digital yang bisa membantu digitalisasi dan integrasi data yang ada di dalam perusahaan.

Mengingat banyaknya data yang dimiliki berbagai divisi, terutama jika bisnis bergerak di bidang manufaktur yang juga harus mencatat data produksi dan mesinnya, ERP sistem bisa membantu efektivitas perusahaan dalam mencatat dan mengevaluasi data-data.

Lalu Bagaimana ERP Sistem Bisa Membantu Kita?

Meskipun namanya memiliki kata planning, bukan berarti ERP sistem hanya digunakan untuk tujuan perencanaan saja. ERP bahkan bisa membantu anda dalam melakukan pemantauan, evaluasi, sampai prediksi di masa mendatang. Dan tentunya ini bisa menjadi data yang valuable bagi perjalanan bisnis anda, terutama di era yang kompetitif seperti sekarang.

Berikut beberapa kelebihan ERP sistem yang harus anda pertimbangkan:

Sebagai Dasar Perencanaan Produksi yang Matang

ERP bisa memperhitungkan perkiraan biaya yang anda butuhkan dan perkiraan hasil produksi yang akan anda dapatkan dari modal tersebut. ERP juga menghimpun seluruh data yang ada di dalam database perusahaan secara real time, sehingga anda bisa memastikan bahwa rencana yang anda buat nantinya akan realistis dan bisa dicapai.

Setelah anda memperhitungkan biaya dan hasil produksi, ERP nantinya juga bisa membantu anda untuk keperluan operasional. Seperti proses pemesanan barang mentah, pengiriman logistik, pencatatan barang keluar dan barang masuk, sampai perhitungan pemasukan perusahaan.

Baca Juga: Kalahkan Kompetitor! Manfaat IT Software Solution untuk Mengembangkan Bisnis

Dan setelah anda melakukan perencanaan, anda bisa mengotomasi proses repeat di bulan berikutnya dan tidak harus memasukkan data secara manual dari nol lagi. Yang perlu dilakukan hanya mengimprove data yang sudah data dan ERP akan menangani sisanya.

Sumber Terpercaya Untuk Pengambilan Keputusan

Satu-satunya sumber data yang pasti relatable dengan perusahaan anda pastinya adalah data yang anda dapatkan selama perusahaan itu berdiri. ERP sistem bisa membantu perusahaan untuk menghimpun dan mengevaluasi data tersebut.

Penyajian data juga ditampilkan dengan presentasi dan visualisasi yang mudah dimengerti oleh semua divisi. Anda tentu sering menemui dimana laporan disajikan dengan format yang hanya bisa dipahami oleh si pembuat laporan. Masalah ini tidak akan terjadi di ERP.

Terakhir, data-data yang ditampilkan juga berdasarkan dari integrasi antar divisi. Sehingga anda tidak perlu mengevaluasi data satu per satu, yang tentu jauh lebih menghabiskan waktu dan energi. Anda pun bisa mengambil keputusan yang lebih komprehensif dan tidak sporadis.

Integrasi Data yang Lebih Baik

Dengan menggunakan ERP sistem, perusahaan bisa mengintegrasikan data secara real time dan melakukan pemantauan serta pencocokan data dengan lebih efektif. Contohnya, ERP bisa mengintegrasikan data antara finance dengan warehouse, sehingga anda bisa tahu status pembayaran dengan status barang masuk/keluar tanpa perlu bertanya ke dua divisi secara terpisah.

Software ERP juga menyimpan data di dalam cloud sistem, sehingga bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun tanpa perlu mengirim permintaan request setiap waktu. Tentu saja ini meningkatkan efisiensi dari pemrosesan data dibandingkan dengan mengumpulkan dan menyatukan data secara manual.

Baca Juga: 5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

Efisiensi Arus Kas dan Pemotongan Biaya Operasional

Dalam dunia manufaktur, arus stok gudang adalah masalah yang cukup rumit. Namun dengan ERP anda bisa memantau arus barang keluar dan masuk secara otomatis. Dengan begitu akan mengurangi kesalahan dalam pengambilan keputusan apakah harus menambah stok atau tidak.

Nantinya ini akan berdampak pada efektivitas arus kas anda, terutama terhadap masalah stok yang harus disimpan dan membutuhkan perawatan.

Mendukung Ekosistem Kolaborasi Antar DIvisi

Karena ERP bisa diakses oleh semua divisi (selama mereka diberikan otorisasi untuk mengakses), maka tidak ada lagi halangan dan delay komunikasi untuk mendapatkan data yang dibutuhkan.

Misalnya jika divisi gudang ingin mendapatkan inkuiri dari divisi produksi, maka mereka cukup melihatnya lewat ERP sistem tanpa perlu mengajukan permintaan data. Data yang diakses juga bersifat real time, sehingga data bisa langsung digunakan untuk pengambilan keputusan.

Kesimpulan

ERP bahkan sudah sering digunakan dalam skala industri menengah, dan memang ERP sistem memberikan banyak keuntungan dan efisiensi. Tentunya jika ini diterapkan pada industri manufaktur, keuntungan yang didapat akan jauh lebih besar mengingat industri manufaktur memiliki struktur dan operasional yang jauh lebih kompleks.
 

 

5 Contoh Aspek Digitalisasi Bisnis yang Bisa Dilakukan Perusahaan

5 Contoh Aspek Digitalisasi Bisnis yang Bisa Dilakukan Perusahaan

Menerapkan digitalisasi bisnis bisa dimulai dari hal kecil. Aspek mana saja yang kira-kira bisa anda mulai?

Digitalisasi bisnis menjadi salah satu subjek yang sering dibicarakan di era revolusi industri 4.0. Bagaimana tidak, jaman sekarang hampir semua sendi kehidupan sudah mulai tersentuh oleh pengaruh teknologi dan digital.

Dan tentu saja dunia bisnis tidak terlepas dari pengaruh digital tersebut. Digitalisasi bisnis disebut sebagai salah satu prioritas industri, dimana efisiensi kinerja dari teknologi digital perlu diimplementasikan secepat mungkin. Bahkan pemerintah melalui kemenperin, telah mencanangkan slogan “Making Indonesia 4.0” yang salah satunya bertujuan untuk menggenjot penggunaan teknologi digital di dunia industri.

Mengapa Digitalisasi Bisnis Sangat Diperlukan?

Kami berikan satu contoh sederhana, apakah sistem absen kantor anda masih dilakukan secara manual? Jika iya, berapa lama waktu yang diperlukan untuk merekap dan mencatat absen karyawan setiap bulannya, dan seberapa besar persentase kesalahannya? Dan juga, apakah data absen tersebut bisa diakses lagi dengan mudah setahun kemudian?

Dari sini sudah terlihat bagaimana pentingnya digitalisasi bisnis bagi keberlangsungan usaha yang anda bangun. Digitalisasi bisnis bisa dimulai dari urusan kecil seperti absensi kantor atau pencatatan keuangan. Dengan menerapkan digitalisasi, kinerja perusahaan bisa lebih optimal sehingga waktu dan sumber daya yang ada bisa digunakan untuk tujuan lainnya.

Pelajari lebih lanjut bagaimana solusi transformasi digital yang kami sediakan untuk membantu menumbuhkan bisnis anda

Berikut 5 contoh digitalisasi bisnis sederhana yang bisa anda mulai terapkan di industri anda

Mengadaptasi Pembayaran Digital

Dengan menggunakan pembayaran digital, klien akan jauh lebih mudah menyelesaikan order mereka. Sudah sangat banyak sekali vendor pembayaran digital otomatis yang ada di Indonesia, seperti OVO dan Go-Pay.

Selain karena pembayaran digital jauh lebih mudah diakses, pembayaran digital juga memungkinkan klien untuk melakukan pembayaran langsung di tempat tanpa perlu keluar. Sistem juga bisa melakukan pencatatan otomatis sesuai nominal dan nomor SKU, sehingga laporan jual beli akan lebih teratur lagi di bisnis anda.

Mulai Menggunakan Sistem HRM (Human Resources Management)

Karyawan adalah aset berharga perusahaan. Tanpa kehadiran mereka, perusahaan tidak akan bisa berjalan. Karena itu, penting untuk mulai menggunakan sistem HRM untuk mendata dan memantau perkembangan karyawan anda selama berada di kantor.

HRM bisa menunjukkan grafik kinerja dan histori pekerjaan karyawan anda. Dengan begitu anda bisa mengetahui apabila karyawan anda memiliki masalah kinerja, atau memiliki progress yang sangat signifikan. Sehingga anda bisa melakukan tindakan yang diperlukan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Software Management Produksi?

Penggunaan CRM Untuk Mengatur Hubungan Relasi dengan Klien

Aplikasi CRM terkenal dengan kemampuannya dalam mengontrol hubungan perusahaan dengan klien. Ini sangat membantu tim sales anda, sehingga mencegah tim sales memberikan treatment yang salah kepada klien.

Aplikasi CRM juga membantu mendata daftar klien-klien anda, sejak pertama kali bisnis anda berdiri sampai sekarang. Sehingga meningkatkan rasio retensi dan mengoptimalkan hubungan anda dengan klien.

Penggunaan Marketplace Untuk Berdagang

Masyarakat di jaman serba digital tampaknya lebih memilih kegiatan jual beli via e-commerce atau toko online. Tentu saja karena memang lebih praktis, dan tidak perlu keluar rumah.

Karena itu, perusahaan harus dapat beradaptasi kepada kebiasaan baru ini. Mulailah mempertimbangkan untuk memasarkan produk dan jasa anda lewat e-commerce, baik menggunakan aggregator pihak ketiga seperti Tokopedia dan Lazada atau menggunakan website sendiri.

Baca Juga: 5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

Selain karena bisa dijangkau oleh lebih banyak klien, bisnis anda juga akan terlihat di mesin pencari nantinya. Selama mereka memasukkan kueri pencarian yang relevan dengan apa yang anda jual.

Mulai Menyusun Strategi Digital Marketing

Di era serba digital, strategi marketing tradisional sudah semakin berkurang dibandingkan dengan dulu. Saat ini, anda sudah bisa menggunakan strategi digital marketing berbasis konten untuk menarik klien yang datang ke anda.

Baca Juga: Mengapa Bisnis Perlu Strategi Digital Marketing

Digital marketing juga membantu jangkauan bisnis anda ke area yang lebih luas, yang tidak bisa dijangkau oleh tim sales anda secara manual. Bahkan, anda bisa saja menembus pasar yang selama ini tidak bisa anda tembus. Seperti menjangkau para petinggi perusahaan yang tertutup.

Ini menjadi memungkinkan karena digital marketing bekerja melalui sistem, seperti mesin pencari atau sosial media dimana di zaman sekarang hampir semua orang menggunakannya. Anda juga bisa menjaring klien baru yang relevan terhadap bisnis anda, sehingga meningkatkan rasio ROI (Return Of Investment) yang anda investasikan di tim sales.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Bisnis Gagal Merespon Revolusi Digital?

Kesimpulan

Digitalisasi bisnis merupakan kunci utama dalam mempertahankan perusahaan di tengah gempuran teknologi. Anda wajib mulai menganalisa dan mencari momentum yang tepat untuk merubah konsep bisnis anda dari tradisional menjadi digital, sehingga daya saing anda bisa meningkat dan siap menghadapi kompetitor lain di tengah era revolusi industri 4.0.

Apa yang Terjadi Jika Bisnis Gagal Merespon Revolusi Digital?

Apa yang Terjadi Jika Bisnis Gagal Merespon Revolusi Digital?

Revolusi digital terus berlangsung. Hampir semua bisnis mulai melirik dan menggunakan teknologi digital untuk perusahaannya. Bagaimana dengan anda?

Revolusi digital, fenomena dimana semua sektor mulai terjamah teknologi digital ini kian kuat dan nyata. Dulu mungkin dunia digital hanya menyentuh hal yang simpel dan sederhana saja, seperti permainan video game atau peralatan hitung tulis kantor. Namun sekarang ini bahkan dunia digital sudah merasuk sampai ke sendi-sendi bisnis.

Lihat saja kehadiran transportasi online, belanja online, bahkan sekarang buka buku rekening bank baru juga bisa lewat online! Ini menunjukkan bahwa teknologi digital sudah menggantikan hal-hal yang dulu dilakukan secara manual.

Sekarang bagaimana dengan bisnis? Sebenarnya apa efek dan dampak nyata revolusi digital dan bagaimana resikonya jika kita gagal menghadapi era ini?

Revolusi Digital di Dunia Bisnis

Revolusi digital di dunia bisnis tidak hanya semata-mata masuknya internet dan penggunaan komputer saja. Lebih dari itu, teknologi digital bahkan bisa memudahkan layanan purna jual perusahaan, relasi pelanggan dengan perusahaan, sampai memperluas jangkauan pemasaran.

Bahkan sekarang sudah sangat banyak sekali software yang hadir untuk mengoptimalkan kinerja bisnis dalam skala apapun, termasuk skala industri manufaktur. Salah satu contohnya yang paling umum adalah ERP System, dimana ERP bisa membantu bisnis dalam melakukan planning dan evaluasi kinerja dalam waktu tertentu, secara otomatis.

Baca Juga: Revolusi Industri 4.0 Pada Industri Manufaktur

Dampak Jika Bisnis Anda Gagal Mengikuti Revolusi Digital

Tentu saja anda punya pilihan untuk tidak mengikuti perkembangan jaman, namun pasti ada resiko yang harus anda hadapi karena bukan hanya anda saja yang bergerak di dunia bisnis. Sudah sangat banyak sekali perusahaan di luar yang mengimplementasikan revolusi digital ke perusahaan mereka.

Baca Juga: 5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

Jika anda gagal mengikuti revolusi digital dan mengoptimalkan perusahaan anda, maka berikut beberapa resiko yang mungkin anda hadapi di masa mendatang.

Kehilangan Klien Potensial

Strategi digital marketing benar-benar sudah menjadi hal yang biasa saat ini. Dan jika anda hanya bersikukuh di strategi marketing konvensional seperti di zaman dulu, anda tentu berpotensi kehilangan klien potensial. Atau bahkan yang lebih parahnya, anda bisa kehilangan klien existing karena lari ke perusahaan lain yang lebih gencar pemasarannya.

Apalagi digital marketing menggunakan sistem penargetan audiens relevan berdasarkan profil dan ketertarikan target audiens. Bisa jadi, calon klien anda menemukan solusi yang lebih tepat dari kompetitor bahkan sebelum kenal dengan bisnis anda terlebih dahulu.

Ditambah biaya operasional untuk menjalankan digital marketing cenderung lebih murah dari marketing biasa, karena vendornya banyak dan persaingan yang lebih sehat. Sangat disarankan bagi anda untuk segera menyusun strategi digital marketing yang tepat agar anda tetap bisa bersaing.

Terancam Tersapu Oleh Kompetitor

Anda boleh tidak percaya pada kekuatan teknologi digital, tapi bagaimana dengan kompetitor anda?

Jika anda tidak menggunakan teknologi, sedangkan kompetitor anda pakai maka anda bisa tahu bagaimana hasilnya bukan? Salah satu contoh nyata yang terjadi adalah Blockbuster dengan Netflix. Dimana Netflix mengembangkan sayapnya secara optimal lewat platform digital dalam memasarkan dan menawarkan layanan mereka.

Akibatnya, Blockbuster tersapu habis saat ini dan Netflix berhasil tampil sebagai top of mind dari layanan streaming film on demand. Jelas sekali kan perbedaan hasil dari bisnis yang menggunakan transformasi digital dengan yang tidak?

Kalah Saing

Perusahaan yang sudah dioptimasi dengan revolusi digital, tentu biaya operasional dan jangkauannya akan jauh lebih luas dibandingkan dengan yang belum.

Kita ambil contoh taksi konvensional vs taksi online. Mengapa taksi konvensional gagal bersaing? Karena mereka gagal menjangkau pelanggan yang lebih luas dan memiliki biaya operasional yang terlalu tinggi.

Taksi online cukup merekrut mitra secara online, dimana prosesnya jauh lebih mudah dan bisa secara otomatis. Bahkan mereka tidak perlu investasi mobil dan mesin argo untuk beroperasi. Ditambah lagi, penumpang juga bisa memesan layanan transportasi lewat aplikasi digital tanpa perlu repot-repot menunggu di pinggir jalan atau telepon. Tanpa biaya reservasi pula!

Dari situ jelas kita bisa tahu mana yang memiliki biaya operasional yang lebih tinggi, serta alasan dibalik runtuhnya bisnis taksi konvensional. 

Jangkauan Tidak Maksimal

Platform e-commerce adalah salah satu contoh nyata dari persaingan jangkauan di era revolusi digital ini. Bayangkan jika anda tidak menggunakan internet untuk memasang produk anda, padahal kompetitor lain melakukannya. Apa yang akan kira-kira terjadi?

Ya, klien-klien potensial tentu hanya akan menemukan produk milik kompetitor anda. Bahkan meskipun kompetitor anda hanyalah perusahaan lokal yang tidak memiliki cabang! Sebab mereka sudah masuk ke dunia internet, dimana orang bisa mengakses dari mana saja. Tanpa perlu hadirnya gedung fisik.

Masih ragu dengan kekuatan revolusi digital? Hubungi layanan konsultan transformasi digital kami untuk bantuan lebih lanjut

Kecepatan Layanan yang Terlalu Lama

Pelanggan suka layanan pelanggan yang cepat dan solutif. Jika perusahaan anda tidak dilengkapi dengan teknologi untuk otomasi layanan pelanggan, maka anda perlu melakukan investasi lebih di SDM customer service. Pertanyaannya, bagaimana kalau anda masih tetap ngotot tidak mau menggunakan teknologi, dan tidak mau menambah investasi?

Tentu saja layanan pelanggan akan jadi jauh lebih lama, yang bisa beresiko pada kaburnya pelanggan anda. Salah satu teknologi layanan pelanggan yang saat ini banyak digunakan adalah mesin chatbot, dimana teknologi ini bisa menjawab pertanyaan umum dari customer secara otomatis tanpa perlu mengarahkan mereka ke customer service.

Kesimpulan

Revolusi digital bisa dibilang sangat mengganggu dunia bisnis, terutama bagi anda yang sudah melakukan bisnis tersebut selama bertahun-tahun. Revolusi digital juga menyempurnakan persaingan pasar, sehingga anda yang dulunya hanya bersaing dengan 1 atau 2 perusahaan sekarang bisa saja bersaing dengan seluruh dunia.

Karena itu sangat penting bagi anda untuk segera mengejar ketertinggalan dan mulai mengadopsi teknologi digital di bisnis anda. Dengan begitu anda tidak ketinggalan dan bisa

Digitalisasi Bisnis Sebagai Strategi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Digitalisasi Bisnis Sebagai Strategi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Datangnya revolusi industri keempat mengakibatkan berbagai bisnis harus mulai menyesuaikan diri terhadap teknologi. Digitalisasi adalah bentuk adaptasi yang wajib diterapkan oleh semua jenis perusahaan

Teknologi semakin menunjukan eksistensinya hari demi hari. Bahkan teknologi kerap dianggap sebagai ancaman bagi sebagian bisnis dan profesi, seperti kasus transportasi online versus konvensional di tahun 2017 silam. Ini adalah bukti kecil bahwa teknologi merupakan salah satu inovasi disruptif yang perlu disikapi dengan baik.

Di dalam bisnis, perubahan adalah hal yang akan selalu terjadi setiap saat. Dan kini, di era revolusi industri 4.0, kita dihadapkan kepada teknologi canggih yang siap membantu anda bertumbuh atau justru membunuh anda. Jika anda tidak segera mengadaptasi strategi baru, maka bukan tidak mungkin bisnis anda akan terancam!

Mengapa Transformasi Digital Penting di Dalam Bisnis?

Digitalisasi bisnis merupakan salah satu strategi yang efektif dalam menghadapi era revolusi digital 4.0. Dengan menerapkan teknologi digital di bisnis anda, maka anda pun bisa meningkatkan daya saing dan tetap bisa bertahan melawan gempuran teknologi.

Beberapa keuntungan dari penerapan transformasi digital dalam bisnis adalah efisiensi biaya operasional, mengoptimalkan kolaborasi, dan akses data yang fleksibel kapanpun dimanapun. Itulah mengapa anda perlu mulai mempertimbangkan strategi digitalisasi bisnis seperti di bawah ini.

Baca Juga: 5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

Contoh Strategi Digitalisasi Bisnis di Era Digital

Anda tentu tidak perlu harus langsung mendadak merubah semuanya menjadi digital, mengingat karyawan anda juga perlu melakukan adaptasi terhadap sistem yang baru. Anda bisa memulai dengan beberapa strategi sederhana seperti:

Mulai Menggunakan Strategi Digital Marketing

Dengan memanfaatkan strategi digital marketing, maka biaya promosi bisa anda tekan atau bahkan lebih anda optimalkan. Digital marketing terkenal dengan fitur penargetan dan remarketing-nya yang sangat efektif untuk kegiatan promosi, sehingga promosi anda akan lebih tepat sasaran yang artinya juga pengeluaran biaya promosi yang lebih rendah.

Selain itu digital marketing juga tidak membutuhkan tenaga dan sumber daya yang besar. Anda tidak perlu membuat izin khusus digital marketing, seperti yang anda lakukan saat ingin menyebar brosur. Karena itu, strategi pemasaran digital marketing cenderung lebih efisien dan hemat biaya.

Adaptasi Software dengan Teknologi Digital, Potong Biaya Operasional Perusahaan

Mulai dari pencatatan keuangan, pencatatan klien, sampai layanan customer service semuanya bisa dioptimasi dengan menggunakan teknologi digital. Diketahui penggunaan teknologi digital juga bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional, sehingga biaya tersebut bisa dialokasikan ke tempat lain.

Kita ambil contoh sistem eKYC (Electronic KYC) yang diterapkan oleh perbankan di era revolusi industri 4.0 ini. Sistem eKYC membantu bank untuk mendapatkan data nasabah tanpa perlu mengeluarkan biaya yang tidak perlu,seperti transport dari bank ke alamat nasabah. Sehingga petugas yang dibutuhkan untuk melakukan KYC juga tidak perlu sebanyak dulu. 

Selain itu eKYC juga mempermudah pengalaman pelanggan, dan mereka bisa menikmati layanan perbankan secara lengkap tanpa perlu keluar rumah. Transformasi digital yang seperti inilah yang memberikan keuntungan kedua belah pihak.

Baca Juga: Aspek Revolusi Industri 4.0 Pada Perusahaan Manufaktur

Penggunaan Manufacturing Automation Software

Bagi industri manufaktur, mereka juga bisa menggunakan software otomasi produksi untuk meningkatkan efisiensi dari kegiatan produksi mereka. Manufacturing Automation Software berfungsi untuk mengatur dan mengawasi berbagai kegiatan produksi yang dilakukan oleh mesin berat. Software nantinya akan memberikan update data otomatis tentang aktivitas produksi sampai data pantauan status mesin.

Software ini tentunya bisa membantu para pelaku bisnis industri manufaktur, terutama mengatasi masalah downtime (mesin tidak bekerja) yang kerap terjadi. Nantinya teknisi tidak perlu melakukan inspeksi manual terus menerus ke mesin, dan software yang akan memberitahukannya pada mereka.

Adaptasi Metode Pembayaran Digital Untuk Meningkatkan Kemudahan Pembayaran dari Customer

Salah satu strategi transformasi digital yang harus diadopsi oleh para retailer adalah memasang metode pembayaran digital. Dengan metode pembayaran ini, maka customer tidak perlu lagi berurusan dengan uang fisik yang memakan tempat dan merepotkan.

Pembayaran digital mengefisiensikan pembayaran dengan menghilangkan masalah kembalian, uang salah hitung, dan proses pembayaran yang lama. Beberapa layanan pembayaran digital bahkan menerapkan sistem QR Code yang hanya perlu discan oleh customer dan pembayaran langsung selesai dalam waktu kurang dari 15 detik, berapapun nominalnya.

Optimasi Kolaborasi Antar Divisi dengan Cloud System

Data adalah harta terpenting di dalam perusahaan. Tanpa data, tidak mungkin perusahaan bisa mengambil keputusan besar dan tepat secara cepat. Hanya saja, seringkali data tersebar-sebar di berbagai divisi dan sulit diakses dengan cepat. Apalagi jika tempat penyimpanan data berbeda dengan tempat aksesnya.

Namun dengan adanya transformasi digital seperti penggunaan ERP System (Enterprise Resource Planner), maka data-data tersebut akan tersimpan di dalam sistem cloud. Data-data tersebut nantinya bisa diakses siapapun yang memiliki otoritas dan dari manapun. Tentunya ini akan semakin memangkas waktu dan meningkatkan efisiensi dari proses pengambilan dan analisa data, yang selama ini harus melibatkan banyak orang.

Kesimpulan

Transformasi digital bisa dilihat dari dua sudut pandang, ancaman maupun kesempatan. Jika anda tidak bisa mengikuti perkembangan, maka transformasi digital bisa dibilang merupakan ancaman terbesar bagi anda. Namun sebaliknya, jika anda mampu memanfaatkannya dengan baik maka era baru ini bisa anda jadikan sebagai landasan pacu anda untuk terbang lebih jauh dan tinggi lagi dibanding sebelumnya.

Jika anda masih belum paham metode transformasi digital yang cocok untuk anda, mungkin anda bisa menghubungi jasa konsultan bisnis digital yang kami sediakan.

5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

5 Contoh Perusahaan yang Sukses Menerapkan Transformasi Digital

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana perusahaan lain yang sukses menerapkan transformasi digital di bisnisnya, dan strategi apa saja yang mereka. Berikut 5 contoh yang bisa anda tiru.

Transformasi Digital bisa dibilang merupakan terobosan paling disruptif di abad 21 ini. Dari yang semula dilakukan secara manual, semuanya harus pindah ke teknologi. Mulai dari pembayaran, pencatatan data, sampai marketing sekalipun semuanya terkena efek dari perkembangan dunia digital.

Anda, sebagai seorang pelaku usaha, mungkin juga mulai mempertimbangkan untuk melakukan transformasi digital dan menyamakan irama bisnis dengan perkembangan dunia. Namun kami yakin anda masih memiliki pertanyaan tentang bagaimana cara melakukan transformasi digital, dan apa efek konkritnya pada bisnis anda.

Apa Itu Transformasi Digital?

Transformasi digital merupakan perubahan strategi perusahaan dengan memusatkan kegiatan dan layanan berbasis teknologi. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa teknologi di era sekarang sudah tidak bisa terlepas di masyarakat.

Peran teknologi ini bisa membantu manusia untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih cepat, mudah, praktis. Yang sebelumnya mereka harus keluar rumah atau harus melewati birokrasi yang rumit, sekarang hanya perlu sebuah perangkat dan sambungan internet saja. Tentu ini merupakan sebuah perubahan besar bagi masyarakat.

Transformasi Digital sendiri ada yang ke internal dan ada yang ke eksternal. Internal adalah jika transformasi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efektifitas kinerja perusahaan. Sedangkan eksternal adalah jika transformasi yang dilakukan bertujuan untuk efektifitas layanan kepada pelanggan.

Untuk informasi transformasi digital internal, anda bisa membaca referensi kami tentang Mengapa bisnis perlu melakukan transformasi digital.

Mungkin anda juga bertanya-tanya, apa sebenarnya strategi konkrit dari transformasi digital? Berikut kami berikan 5 contoh perusahaan yang sukses karena transformasi digital.

5 Perusahaan yang Sukses Karena Transformasi Digital Eksternal

Untuk menjawab pertanyaan anda, kami akan sajikan 5 studi kasus yang menceritakan tentang kesuksesan perusahaan bersama dengan transformasi digital. Beberapa di antaranya mungkin sudah cukup familiar di telinga anda.

Netflix Dengan Layanan Streaming On-Demandnya

Siapa yang tidak tahu dengan layanan streaming film on-demand ini? Mungkin saja anda sudah punya anggaran biaya berlangganan Netflix setiap bulan juga, bukan?

Ya Netflix menawarkan layanan entertainment selangkah lebih maju, yaitu dengan menghadirkannya lewat internet dimana orang bisa mendapatkannya dengan jauh lebih mudah.

Hanya dengan berbekal ponsel dan biaya per bulan, maka anda bisa menikmati berbagai jenis film dan serial block office yang ada dari seluruh dunia. Transformasi digital yang diimplementasikan oleh Netflix bahkan disebut-sebut bisa meningkatkan omzet perusahaan sampai 30x!

Gojek Dengan Pemesanan Via Aplikasi

Anda tentu sudah sangat familiar dengan nama brand ini. Layanan ojek online pertama yang beroperasi di Indonesia yang memudahkan mobilitas orang yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

Berbeda dengan kompetitor lain pada zamannya, dimana kala itu orang harus berdiri di pinggir jalan untuk mendapatkan transportasi yang mereka butuhkan. Gojek membuat proses itu semakin simpel, yaitu dengan menyediakan layanan pemesanan satu sentuhan lewat aplikasi.

Ide itu membuat Gojek menjadi salah satu perusahaan Decacorn pertama di Indonesia dengan valuasi lebih dari 142 triliun rupiah pada tahun 2019.

Cari tahu bagaimana kami, Sasana Digital bisa memberikan konsultasi bisnis di era digital.

Jenius BTPN Dengan Fasilitas Banking Online

BTPN dengan brand Jenius-nya berhasil mendefinisikan ulang pengertian banking bagi masyarakat. Bagaimana tidak, Jenius bisa dibilang merupakan salah satu teknologi banking pertama yang menggunakan transformasi digital.

Berbeda dengan kegiatan perbankan lain yang masih berpatokan pada tatap muka dan birokrasi yang sulit kala itu, Jenius memberikan dobrakan baru yaitu dengan layanan buka akun secara online lewat aplikasi. Orang yang membutuhkan akun rekening namun kekurangan waktu pun tidak perlu bingung lagi.

Jenius bahkan juga menyediakan layanan perbankan mulai dari cek saldo, mutasi, sampai tarik tunai hanya dengan menggunakan aplikasi saja. Praktik transformasi digital yang revolusioner ini pun kemudian juga diikuti oleh bank-bank lain saat ini.

 

By.U Telkomsel Dengan Penjualan dan Layanan Full Lewat Aplikasi

Kali ini implementasi transformasi digital datang dari perusahaan telekomunikasi dan jaringan seluler. By.U yang merupakan salah satu sub brand telkomsel juga mendefinisikan ulang pengertian layanan telekomunikasi bagi masyarakat.

Jika sebelumnya orang harus repot membeli SIM card di konter atau galeri resmi operator, maka tidak oleh By.U. Para pelanggan bisa langsung mendaftar dan membeli kartu SIM dari aplikasi ponsel.

Nantinya SIM akan dikirimkan atau diambil di merchant rekanan By.U, dan pelanggan bisa memilih merchant terdekat dari lokasi mereka. Proses pendaftaran SIM card baru juga bisa langsung dilakukan dari aplikasi, tanpa perlu memikirkan format SMS yang sulit diingat.

 

Format bisnis ini semakin populer, apalagi ketika pandemi corona menyerang sejak awal tahun 2020. Karena itu, By.U bisa meraup lebih dari 1 juta pelanggan hanya dalam waktu kurang dari satu tahun!

Tokopedia Dengan Sistem C2C Marketplace

Jaman dulu tidaklah mudah jika ingin membuka toko dan menjual sesuatu. Anda memerlukan toko fisik di lokasi strategis agar toko anda bisa dilihat orang. Belum lagi, anda harus memikirkan bagaimana cara mendapatkan pembeli agar barang dagangan anda laku.

Peluang ini tampaknya terbaca jelas oleh Tokopedia, dan karena itu mereka menyediakan solusi berbasis transformasi digital yaitu menyediakan platform jual beli secara online lewat aplikasi.

Sekarang orang-orang pun tidak perlu bingung membuka toko di alamat yang strategis jika mau mulai berjualan. Mereka cukup membuka akun Tokopedia dan mereka sudah bisa mulai berjualan.

Penutup dan Kesimpulan

Tak bisa dipungkiri, setiap bisnis di era sekarang memang harus peka dan mulai menggunakan teknologi untuk lebih efektif menggandeng pelanggan. Kekuatan internet sekarang bukan hanya sekedar untuk chatting dan main game saja, namun sudah bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang baru.

Sekarang yang penting adalah anda harus bisa melihat apa pain yang dirasakan oleh pelanggan anda, lalu coba dianalisa apakah teknologi bisa menjawab dan menyelesaikan pain tersebut.