Blog ›

Biaya Pemasaran: Jenis hingga Cara Eksekusi yang Tepat

I

Saat ini, pemasaran telah menjadi elemen vital dalam dunia bisnis yang kompetitif. Baik Anda memiliki bisnis kecil, menengah, atau besar, memahami dan mengelola biaya pemasaran dengan efektif menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan dan memenangkan persaingan di pasar.

Dalam artikel Sasana Digital kali ini, akan dibahas mengenai biaya pemasaran dan digital marketing, mulai dari pengertian hingga strategi yang efektif, serta memberikan contoh nyata dan tips praktis dalam mengelola anggaran pemasaran.

Apa Itu Biaya Pemasaran?

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang biaya pemasaran atau biaya marketing, penting untuk memahami arti dan signifikansi dari konsep ini.

Dalam bagian ini, akan dijelaskan secara luas termasuk tentang pengertian biaya pemasaran, dan bagaimana hal ini mempengaruhi kesuksesan bisnis.

Dengan pemahaman yang jelas tentang konsep ini, kita dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengelola keperluan biaya digital marketing untuk keuntungan jangka panjang.

Lalu apa itu biaya pemasaran/marketing? 

Biaya pemasaran adalah semua pengeluaran yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemasaran, baik dalam bentuk offline maupun online.

Metrik ini memiliki peranan penting dalam pengelolaan anggaran pemasaran atau anggaran iklan. Biaya tersebut mencakup pengeluaran untuk iklan di media cetak dan online, live streaming, radio, dan sumber pengeluaran lainnya.

Jenis-Jenis Biaya Pemasaran

Biaya pemasaran mencakup semua pengeluaran yang terjadi dalam rangka mempromosikan perusahaan, produk, atau layanan, termasuk dalam upaya pemasaran tradisional maupun digital.

Saat merencanakan anggaran pemasaran, penting untuk memahami berbagai jenis pengeluaran tersebut agar dapat mempertimbangkan kesesuaiannya dengan anggaran yang dimiliki.

Beberapa kategori dan pengeluaran pemasaran yang dapat terjadi antara lain:

1. Iklan

Penggunaan iklan sebagai upaya promosi dapat menjadi fokus dalam menarik perhatian terhadap merek, produk, atau layanan yang ditawarkan.

Baik menggunakan pemasaran tradisional, pemasaran digital, atau kombinasi keduanya.

Contoh biaya pemasaran yang harus dikeluarkan dan menjadi bahan dipertimbangkan dalam anggaran ini meliputi biaya beriklan di koran, majalah, baliho, poster, surat langsung, email, televisi, radio, dan media sosial.

2. Media Cetak

Promosi melalui media cetak merupakan komponen penting dalam strategi pemasaran tradisional dan dapat menyampaikan informasi kepada konsumen secara langsung.

Beberapa contoh pengeluaran pemasaran cetak dalam rencana bisnis meliputi brosur, selebaran, poster, kartu nama, katalog, spanduk, dan biaya terkait lainnya.

3. Jasa Desain dan Pengembangan

Tim pemasaran mungkin membutuhkan keahlian individu lain untuk mencapai tingkat pengembalian investasi yang optimal, seperti desainer, pengembang, penulis, editor, atau konsultan iklan berbayar.

Kontrak dengan para ahli ini dapat memberikan manfaat dalam mencapai tujuan pemasaran yang spesifik.

4. Barang Promosi

Barang dagangan perusahaan dapat membantu meningkatkan kesadaran merek dan memberikan kesempatan untuk pemasaran organik.

Misalnya, penggunaan kaos oblong dengan logo perusahaan dapat memancing minat konsumen, mengundang eksplorasi produk, dan mendorong pembelian.

5. Alat dan Teknologi

Penggunaan alat dan teknologi dapat membantu tim pemasaran menjalankan operasional dengan lebih efisien dan menghasilkan materi promosi berkualitas tinggi.

Beberapa alat dan teknologi umum yang digunakan dalam pemasaran meliputi perangkat lunak desain, domain situs web, platform otomatis, dan sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM).

6. Peralatan

Pembuatan materi pemasaran dan promosi umumnya membutuhkan penggunaan peralatan seperti komputer, smartphone, printer, kamera, perangkat cahaya atau suara produksi video, dan monitor.

Peralatan yang digunakan oleh tim pemasaran dapat beragam tergantung pada tujuan dan kebutuhan pemasaran spesifik perusahaan.

7. Penelitian

Riset menjadi penting dalam mengembangkan kampanye pemasaran dan promosi yang terinformasi, karena dapat meningkatkan peluang untuk menjangkau audiens target atau mempengaruhi pelanggan untuk terlibat dengan produk atau layanan.

Biaya penelitian dapat mencakup akses ke laporan atau jurnal, pengembangan dan distribusi survei, serta biaya bahan penelitian atau perangkat lunak.

8. Biaya Acara

Meskipun perusahaan tidak menyelenggarakan acara sendiri, masih ada kemungkinan biaya terkait ketika menghadiri acara.

Biaya acara tersebut meliputi biaya pendaftaran, biaya perjalanan, biaya penyewaan stan atau pajangan, serta perlengkapan acara.

Biaya ini dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan durasi acara yang dihadiri atau diselenggarakan oleh perusahaan.

Baca Juga: Biaya Akuisisi di Digital Marketing: Ini Cara Anti Boncosnya

Bagaimana Cara Menentukan Biaya Pemasaran?

Bagaimana Cara Menentukan Biaya Pemasaran?

Menentukan biaya pemasaran adalah suatu proses penting dalam perencanaan bisnis.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda dalam menentukan budget biaya pemasaran secara efektif:

1. Tentukan Tujuan Pemasaran

Pertama-tama, tetapkan tujuan pemasaran Anda dengan jelas.

Apakah Anda ingin meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan penjualan, atau mencapai tujuan lainnya?

Tujuan yang jelas akan membantu Anda mengarahkan anggaran pemasaran dengan lebih baik.

2. Lakukan Riset Pasar

Melakukan riset pasar adalah langkah penting untuk memahami audiens target Anda, pesaing, dan tren pasar.

Hal ini akan membantu Anda mengidentifikasi segmen pasar yang paling berpotensi, menentukan metode pemasaran yang efektif, dan mengalokasikan anggaran dengan bijak.

3. Tetapkan Persentase dari Pendapatan

Pendekatan umum dalam menentukan anggaran pemasaran adalah dengan menetapkan persentase tertentu dari pendapatan Anda.

Misalnya, beberapa bisnis mungkin mengalokasikan 5-10% dari pendapatan mereka untuk kegiatan pemasaran.

Namun, persentase ini dapat bervariasi tergantung pada industri, ukuran bisnis, dan tujuan pemasaran yang ingin dicapai.

4. Gunakan Metode Biaya yang Efektif

Perhatikan metode biaya yang efektif dalam pelaksanaan kegiatan pemasaran.

Pilihlah strategi pemasaran yang memberikan hasil optimal dengan anggaran yang tersedia.

Misalnya, pemasaran digital seringkali lebih ekonomis daripada iklan tradisional, dan dapat memberikan pengukuran dan targeting yang lebih baik.

5. Perhatikan Siklus Hidup Produk

Jika Anda memiliki produk baru atau sedang meluncurkan kampanye pemasaran baru, mungkin perlu mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk membangun kesadaran dan menarik perhatian.

Namun, untuk produk yang sudah mapan, perhatikan strategi pemasaran yang lebih berfokus pada mempertahankan pelanggan dan meningkatkan retensi.

6. Evaluasi dan Sesuaikan

Penting untuk terus memonitor dan mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran Anda. Analisis terhadap hasil dan pengeluaran akan membantu Anda mengidentifikasi metode yang paling berhasil dan mengoptimalkan alokasi anggaran Anda.

7. Konsultasikan dengan Ahli

Jika Anda merasa kesulitan menentukan anggaran pemasaran yang tepat, konsultasikan dengan ahli pemasaran atau perencana keuangan yang berpengalaman.

Mereka dapat membantu Anda merumuskan strategi pemasaran yang sesuai dengan tujuan dan anggaran Anda.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat perencanaan anggaran pemasaran yang cerdas dan efektif untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam pemasaran bisnis Anda.

Baca Juga: Ini Cara Mengetahui Biaya Endorse Selebgram Tahun 2022

Metode Menghitung Biaya Promosi

Tidak ada rumus tunggal yang dapat digunakan sebagai cara menghitung biaya pemasaran secara universal, karena biaya marketing ini dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti jenis bisnis, industri, tujuan pemasaran, dan strategi yang digunakan.

Namun, terdapat beberapa metode umum yang dapat membantu dalam menghitung perkiraan biaya pemasaran.

Berikut adalah beberapa pendekatan yang umum digunakan:

1. Metode Persentase Penjualan

Metode ini melibatkan penggunaan persentase tertentu dari pendapatan atau penjualan bersih sebagai anggaran pemasaran.

Persentase ini biasanya berbeda tergantung pada industri dan tujuan pemasaran perusahaan.

Contohnya, perusahaan mungkin mengalokasikan 5% dari pendapatan tahunan untuk biaya pemasaran.

2. Metode Persentase Anggaran

Metode ini melibatkan penentuan anggaran pemasaran berdasarkan persentase dari total anggaran perusahaan.

Misalnya, perusahaan dapat memutuskan untuk mengalokasikan 10% dari anggaran tahunan untuk pemasaran.

3. Metode Perbandingan Pesaing

Dalam metode ini, perusahaan mempelajari dan menganalisis alokasi biaya pemasaran pesaing mereka. Berdasarkan perbandingan tersebut, perusahaan dapat menentukan anggaran pemasaran mereka sendiri.

Namun, perlu diingat bahwa biaya pemasaran pesaing tidak selalu menjadi acuan yang tepat karena setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan strategi pemasaran yang berbeda.

4. Metode Tujuan dan Tugas

Metode ini melibatkan identifikasi tujuan pemasaran dan tugas yang harus dilakukan untuk mencapainya, kemudian mengestimasikan biaya yang diperlukan untuk masing-masing tugas.

Misalnya, jika tujuan pemasaran adalah meningkatkan kesadaran merek melalui kampanye iklan, perusahaan dapat menghitung biaya produksi iklan, biaya media, dan biaya lain yang terkait.

5. Metode Pengalokasian Anggaran Berdasarkan Strategi

Metode ini melibatkan penggunaan strategi pemasaran yang telah ditetapkan untuk mengalokasikan biaya.

Misalnya, jika strategi pemasaran perusahaan adalah fokus pada pemasaran digital, maka sebagian besar anggaran pemasaran akan dialokasikan untuk platform dan saluran pemasaran digital.

Penting untuk mencatat bahwa tidak satu pun dari metode di atas merupakan rumus pasti, tetapi lebih sebagai panduan untuk membantu dalam menentukan anggaran pemasaran yang memadai.

Setiap perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor unik mereka sendiri dan melakukan analisis yang cermat sebelum menentukan anggaran pemasaran yang tepat.

Baca Juga: Apa Itu Product Development? Berikut 8 Tahapannya!

Tips Membuat Biaya Pemasaran yang Efektif

Dalam upaya mencapai kesuksesan bisnis, penting untuk memperhatikan bagaimana mengelola biaya pemasaran dengan efektif.

Berikut ini beberapa tips praktis yang dapat membantu Anda mengoptimalkan anggaran pemasaran Anda dan mencapai hasil yang lebih baik.

1. Tentukan Tujuan Pemasaran

Sebelum mengalokasikan anggaran pemasaran, tentukan tujuan yang ingin dicapai.

Apakah tujuan Anda meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan penjualan, atau menargetkan pasar baru?

Dengan menentukan tujuan yang jelas, Anda dapat mengarahkan anggaran pemasaran dengan lebih efektif.

2. Lakukan Riset Pasar

Lakukan riset pasar untuk memahami perilaku dan preferensi target audiens Anda.

Ini akan membantu Anda mengidentifikasi platform pemasaran yang paling efektif dan mengarahkan anggaran ke sana.

Anda dapat menggunakan data demografis, analisis kompetitor, atau survei konsumen untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik.

3. Tetapkan Anggaran yang Realistis

Berdasarkan tujuan pemasaran dan hasil riset pasar, tetapkan anggaran yang realistis dan sesuai dengan kapasitas keuangan perusahaan Anda.

Pertimbangkan biaya iklan, biaya produksi materi pemasaran, biaya distribusi, dan biaya pengukuran kinerja.

4. Gunakan Kombinasi Strategi Pemasaran

Sebaiknya menggunakan kombinasi strategi pemasaran yang efektif, termasuk pemasaran digital, pemasaran konten, iklan online, pemasaran media sosial, dan strategi pemasaran tradisional seperti iklan cetak dan acara promosi.

Menyesuaikan alokasi anggaran berdasarkan keefektifan dan relevansi masing-masing strategi.

5. Pantau dan Evaluasi Kinerja

Setelah mengalokasikan anggaran pemasaran, penting untuk terus memantau dan mengevaluasi kinerja kampanye pemasaran Anda.

Gunakan metrik seperti tingkat konversi, pertumbuhan penjualan, tingkat respon, atau penggunaan kode kupon untuk mengukur keberhasilan kampanye.

Dengan melakukan evaluasi yang berkelanjutan, Anda dapat melakukan penyesuaian dan pengoptimalan untuk meningkatkan efektivitas biaya pemasaran Anda.

6. Lakukan Eksperimen dan Uji Coba

Jangan takut untuk melakukan eksperimen dan uji coba dengan strategi pemasaran yang berbeda.

Mengalokasikan sebagian kecil anggaran untuk mencoba ide-ide baru dan melihat bagaimana mereka berperforma.

Jika strategi baru lebih efektif, Anda dapat memperbesar alokasi anggaran di masa mendatang.

7. Tinjau dan Perbarui Anggaran Secara Berkala

Selalu tinjau dan perbarui anggaran pemasaran secara berkala berdasarkan hasil kampanye, perubahan pasar, dan tujuan perusahaan.

Anggaran pemasaran yang efektif haruslah dinamis dan dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang ada.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat menciptakan biaya pemasaran yang efektif dan mengoptimalkan pengeluaran Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Digital Marketing Penting untuk Bisnis UKM

Pertanyaan Seputar Biaya Pemasaran dan Pemasaran Digital

Untuk memudahkan Anda, berikut rangkuman pembahasan kali ini melalui pertanyaan seputar Biaya Pemasaran dan Pemasaran Digital:

A. Bagaimana Cara Menentukan Biaya Pemasaran?

Menentukan biaya pemasaran adalah suatu proses penting dalam perencanaan bisnis.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda dalam menentukan budget biaya pemasaran secara efektif:

  1. Tentukan Tujuan Pemasaran
  2. Lakukan Riset Pasar
  3. Tetapkan Persentase dari Pendapatan
  4. Gunakan Metode Biaya yang Efektif
  5. Perhatikan Siklus Hidup Produk
  6. Evaluasi dan Sesuaikan
  7. Konsultasikan dengan Ahli

B. Apakah Arti Biaya Pemasaran secara Luas?

Biaya pemasaran adalah semua pengeluaran yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemasaran, baik dalam bentuk offline maupun online.

Biaya tersebut mencakup pengeluaran untuk iklan di media cetak dan online, live streaming, radio, dan sumber pengeluaran lainnya.

C. Biaya Pemasaran dan Promosi Meliputi Apa Saja?

Biaya pemasaran mencakup semua pengeluaran yang terjadi dalam rangka mempromosikan perusahaan, produk, atau layanan, termasuk dalam upaya pemasaran tradisional maupun digital.

Beberapa kategori dan pengeluaran pemasaran antara lain:

  1. Iklan
  2. Media Cetak
  3. Jasa Desain dan Pengembangan
  4. Barang Promosi
  5. Alat dan Teknologi
  6. Peralatan
  7. Penelitian
  8. Biaya Acara

Penutup

Dari penentuan anggaran hingga penerapan strategi yang efektif, Anda kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mengelola biaya pemasaran secara bijak.

Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut dalam merencanakan dan mengoptimalkan anggaran pemasaran Anda, kami siap membantu melalui layanan konsultasi kami di Sasana Digital.

Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan bimbingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Untuk informasi selanjutnya jangan lupa klik banner di bawah, ya!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital

Hubungi Kami
Halo, ada yang bisa kami bantu?