fbpx
Tutorial Digital Marketing: Mengenal User Journey

Tutorial Digital Marketing: Mengenal User Journey

Salah satu hal penting dalam penerapan strategi digital marketing adalah dengan memahami user journey. Seberapa pahamkah anda?

Penentuan user journey merupakan salah satu poin utama dalam keberhasilan digital marketing. Tanpa memahami user journey yang jelas, maka kampanye yang anda lakukan bisa salah sasaran dan tidak akan memberikan hasil yang memuaskan.

Salah satu contoh kesalahan penerapan user journey yang paling sering terjadi adalah, ketika sebuah brand memaksa untuk mulai berjualan padahal audiens yang mereka target masih belum mengenal brand tersebut. Akhirnya, kampanye tidak berjalan sesuai rencana dan budget serta waktu menjadi terbuang percuma.

Apa Itu User Journey dalam Digital Marketing?

User journey merupakan tahapan audiens, dimulai dari ketika mereka mengenal brand yang anda pasarkan sampai mereka memutuskan untuk membeli. Dalam digital marketing, user journey sangat menentukan keberhasilan strategi. Mengingat konten yang sesuai dengan user journey cenderung selalu mendapatkan hasil yang maksimal.

User journey juga mengindikasikan tahapan dan proses masalah yang dialami oleh audiens anda, sehingga jika anda berhasil masuk dengan format kampanye yang tepat maka bukan tidak mungkin anda bisa mendapatkan prospek yang luar biasa besar. Tentu saja, sebab jika masalah bertemu dengan solusi maka closing akan langsung terjadi.

Lalu, bagaimana pembagian jenis-jenis user journey tersebut?

Jenis-jenis User Journey dalam Digital Marketing

Secara umum, user journey dalam digital marketing dibagi menjadi 3 tahapan yang berlangsung secara berurutan. Yaitu:

  • Awareness stage atau tahap perkenalan, yaitu ketika user anda mulai mengenal brand anda serta solusi yang ditawarkan
  • Consideration stage atau tahap pertimbangan, yaitu ketika user mulai menyadari masalah dan mencoba mencocokkan dengan solusi yang ditawarkan oleh brand anda
  • Decision stage atau tahap keputusan, yaitu ketika user sudah mantap dan sudah mulai memutuskan untuk menggunakan solusi dari brand anda.

Sederhana namun tidak banyak yang melakukan dengan tepat. Kebanyakan yang terjadi di lapangan adalah brand selalu berusaha untuk langsung masuk ke audience decision stage, padahal seperti yang sudah dikatakan bahwa 3 tahap tersebut berlangsung secara berurutan.

Anda bisa membayangkan ketika anda tidak tahu suatu brand baik secara identitas, persona, kualitas, dan sebagainya, tapi tiba-tiba mereka mencekoki anda dengan jualan mereka. Apakah anda mau membeli?

Karena itu, penting untuk menyadari tahapan dari user journey untuk memastikan strategi anda berjalan dan audience bisa segera terkonversi. Berikut tips lengkap yang bisa anda gunakan untuk setiap user journey.

Ikuti training digital marketing Sasana Digital untuk mendapatkan pembelajaran lengkap seputar strategi konten untuk setiap user journey.

Awareness Stage (Reach)

Di sini, audience anda masih murni tidak tahu menahu tentang brand anda. Bahkan, bisa jadi juga mereka masih tidak tahu jika mereka memiliki masalah yang solusinya ada dari brand anda.

Karena itu, anda harus fokus dalam mengedukasi audience di tahap awareness stage. Berikan konten-konten edukatif seperti:

  • Tips-tips yang berhubungan dengan solusi dari brand
  • Talkshow atau webinar untuk mendekatkan diri dengan audience
  • Konten yang berfokus pada masalah dan kesulitan yang ditemui audience

Contohnya jika perusahaan anda adalah industri yang bergerak di bidang jasa pengiriman, maka anda bisa membuat konten yang membahas tentang lamanya proses pengiriman dan ribetnya layanan purna jual yang diberikan oleh brand lain. Anda juga bisa memberikan tips-tips bagaimana memilih jasa pengiriman yang baik untuk audience anda.

Baca Juga 5 Jenis Konten Populer Untuk Strategi Digital Marketing Brand Anda

KPI dalam Awareness Stage:

  • Engagement, untuk mengukur seberapa banyak orang yang berinteraksi dengan konten anda
  • Reach, mengukur seberapa banyak orang yang dijangkau oleh konten anda
  • Impressions, mengetahui berapa kali konten anda dilihat

Pusing menangani user journey? Konsultasikan kebutuhan digital marketing anda ke jasa digital agency kami.

Consideration Stage (Leads)

Setelah user anda memahami masalah dan identitas dari brand anda, sekaranglah waktunya untuk mereka mulai mempertimbangkan apakah mereka bisa menggunakan solusi dari anda atau tidak.

Di tahap ini, anda perlu membuat korelasi antara masalah yang dialami dengan solusi yang ada. Buat konten-konten persuasif seperti:

  • Komparasi brand anda dengan kompetitor
  • Kumpulan data testimoni pelanggan anda sebelumnya
  • Kelebihan yang dimiliki oleh brand anda

Sehingga audience akan mulai memberikan kepercayaan kepada brand image yang anda miliki, lalu memutuskan untuk mulai bekerja sama dengan anda. Misalnya jika di kasus jasa pengiriman yang tadi, anda bisa membuat konten tentang bagaimana anda akan menangani kiriman yang dipercayakan.

KPI dalam Consideration Stage:

  • Traffic, seberapa besar user yang terpengaruh dan mempelajari lebih lanjut
  • Leads, seberapa banyak audience yang menanyakan inkuiri, mendaftar, berlangganan, atau meminta informasi lebih lanjut kepada anda

Decision Stage (Conversion)

Decision stage merupakan tahap akhir di dalam user journey. Di sini, user sudah paham siapa brand anda, apa solusi yang ditawarkan, dan apa saja kelebihannya. User yang ada di tahap ini sudah siap anda ‘goreng’ dan dijadikan sebagai pelanggan anda.

Untuk memuluskan proses transaksi, anda bisa memberikan beberapa konten bantuan seperti promosi spesial.

KPI dalam Decision Stage:

  • Purchase/conversion, berapa banyak user yang membeli produk/jasa anda

Baca Juga Bagaimana Cara Menyusun Strategi Digital Marketing yang Tepat?

Kesimpulan

Strategi digital marketing merupakan proses yang cukup panjang dan kompleks. Seiring dengan berkembangnya jaman, kebutuhan dan profil audience pun juga semakin berkembang. Anda perlu tahu apa yang dihadapi dan diragukan oleh audience terlebih dahulu sebelum menggempur mereka dengan berbagai konten jualan.

Sebab jualan tanpa ada nilai tambah tentu tidak akan menarik di mata audience.

Fungsi dan Peran Konsultan Transformasi Digital Untuk Perkembangan Perusahaan

Fungsi dan Peran Konsultan Transformasi Digital Untuk Perkembangan Perusahaan

Apakah perlu untuk menggunakan konsultan transformasi digital? Poin dan tanggung jawab apa yang akan mereka bawa ke perusahaan?

Transformasi digital merupakan perubahan atau peralihan dari sistem manual ke dunia digital. Secara sederhana contohnya, transformasi digital bisa diimplementasikan di dalam sistem penjualan yang dulunya menggunakan toko fisik namun sekarang berubah menjadi toko online.

Tentu saja transformasi ini tidak bisa sembarang dilakukan, terutama untuk perusahaan yang dulunya sedikit atau bahkan sama sekali tidak menggunakan teknologi digital dalam bisnisnya. Salah-salah malah stabilitas perusahaan akan terganggu dan timbul kebingungan mulai dari jajaran direksi sampai tim eksekusi.

Karena itulah muncul jasa konsultan transformasi digital yang bisa membantu perusahaan dalam menghadapi perubahan ini. Apa saja peran mereka?

Peran dan Tugas Konsultan Transformasi Digital

Mengingat peran konsultan transformasi digital masih baru, mungkin anda juga belum tahu apa saja tanggung jawab dan pekerjaan mereka. Tentu saja bukan cuma sekadar mengganti kertas dengan komputer!

Mempelajari dan Menganalisa Sistem Perusahaan

Konsultan nantinya akan menganalisa apa saja sektor dan divisi yang dimiliki oleh perusahaan yang bisa ditransformasi ke teknologi digital. Bagian kasir, akuntansi, atau mungkin bagian HR dan sales, semuanya akan dipelajari dan dianalisa secara hati-hati.

Bila ada peluang untuk ditansformasi, maka konsultan akan memberikan rekap hasil analisa beserta teknologi yang bisa digunakan. Beberapa konsultan mungkin juga sudah memiliki kontrak dengan vendor solusi digital, sehingga anda bisa langsung memilih software-nya sekaligus. Namun ada juga yang tidak, yang artinya anda harus melakukan riset harga sendiri.

Konsultan umumnya juga akan memberikan beberapa prediksi peningkatan efektivitas kinerja antara sebelum dan sesudah transformasi. Anda bisa mempelajari sejauh apa biaya operasional yang berkurang dari perusahaan anda berdasarkan dari hasil analisa tersebut.

Merumuskan Ulang dan Menyederhanakan Sistem yang Ada

Perusahaan yang sudah berjalan tentu sudah memiliki sistem dan divisi existing sejak perusahaan itu berdiri. Tugas konsultan di sini bisa merumuskan ulang dan menyederhanakan sistem yang digunakan oleh perusahaan.

Misalnya, jika dulu bagian customer service harus menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan oleh pelanggan, maka di masa mendatang mereka hanya perlu menjawab pertanyaan yang benar-benar perlu. Sebab pertanyaan yang terlalu mudah sudah diserahkan kepada bot chat.

Tentu saja pengelompokkan pertanyaan yang sulit dan mudah itu harus dilakukan dengan tim dari customer service dengan konsultan secara sinergi. Ini akan menyederhanakan cara kerja tim customer service di masa mendatang.

Temukan solusi digital lebih lengkap di halaman konsultasi transformasi digital kami

Menyediakan Fasilitas Backup dan Restore Untuk Software Perusahaan

Dunia digital tidak akan lepas dari teknologi dan software, dan tentunya kedua hal tersebut akan sangat berkaitan dengan data. Dengan begitu, data akan menjadi aset yang paling berharga bagi perusahaan dan harus dijaga ketersediaannya.

Dan di sinilah tugas konsultan transformasi digital, yaitu memastikan bahwa fasilitas backup dan restore selalu tersedia apabila dibutuhkan. Mengingat data sangat rentan untuk dihapus, dirubah, atau diretas baik secara sengaja maupun tidak.

Menerapkan Otomasi yang Dibutuhkan

Software yang sudah di-instal tentu perlu diset agar melakukan otomasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dan konsultan nantinya yang akan menangani hal tersebut.

Dalam skala industri manufaktur, konsultan nantinya akan membantu dalam melakukan otomasi produksi, inspeksi, sampai evaluasi. Misalnya, mengatur kondisi dimana software akan mengirimkan peringatan jika mesin perlu diperbaiki. FItur ini bisa meningkatkan efektivitas teknisi nantinya, dibandingkan dengan melakukan pengecekan manual satu per satu yang juga rawan kesalahan.

Apakah Anda Butuh Konsultan?

Jawabannya tergantung dari profil dan kompleksitas perusahaan anda. Jika memang hal yang perlu ditransformasi terlalu kompleks, maka tentu kami menyarankan anda untuk menggunakan jasa konsultan untuk menghindari kesalahan implementasi. Jika tidak, maka anda bisa melakukannya sendiri.

Baca Juga : 5 Contoh Aspek Digitalisasi Bisnis yang Bisa Dilakukan Perusahaan

Bagaimana Memilih Konsultan yang Efektif?

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum anda menentukan pilihan jasa konsultan yang ingin anda gunakan. Seperti:

  • Spesialisasi, ada konsultan yang hanya melayani di bidang perusahaan tertentu. Misalnya spesialis untuk startup teknologi atau spesialis industri manufaktur
  • Infrastruktur yang disediakan, konsultan yang baik memiliki dukungan infrastruktur software yang memadai 
  • Sistem yang terintegrasi, simpelnya untuk apa anda melakukan transformasi digital jika sistem yang diberikan masih harus diset secara terpisah?
  • Dan terakhir, after sales dan track record yang baik

Yang terpenting adalah transformasi digital dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan, bukannya malah membuatnya semakin rumit. Jadi pastikan transformasi yang anda lakukan juga menghasilkan output yang seperti itu, bukan sebaliknya. Baik menggunakan konsultan atau pun tidak.

5 Jenis Transformasi Digital yang Bisa DIlakukan Oleh UMKM Indonesia

5 Jenis Transformasi Digital yang Bisa Dilakukan Oleh UMKM Indonesia

Pemberdayaan UMKM bisa dimulai dari penerapan transformasi digital. Apa saja aspek digital sederhana yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk meningkatkan daya saing?

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) merupakan inti dari pergerakan roda ekonomi sebuah negara. Pada tahun 2016 lalu, UMKM diketahui menyumbang sekitar 60% dari total PDB Indonesia (Berdasarkan sensus Ekonomi BPS, dilansir dari Kompas). Sehingga sudah jelas kekuatan dan posisi UMKM yang tidak bisa dianggap remeh.

Tapi bagaimana nasib UMKM di tengah revolusi digital sekarang? Kira-kira apa langkah yang bisa diambil oleh sektor UMKM negara kita agar bisa meningkatkan daya saing mereka dan berkembang lebih jauh dengan teknologi?

Transformasi Digital Skala UMKM

Tidak perlu terlalu berambisi seperti menggunakan software-software tingkat tinggi, transformasi digital untuk skala UMKM jauh lebih sederhana daripada itu tapi tetap esensial. Berikut 5 diantaranya

Penggunaan Aplikasi Pembukuan dan Kasir

Pencatatan keuangan antara laba dan rugi sangatlah vital bagi sebuah usaha, termasuk UMKM. Tanpa pencatatan laba dan rugi yang tepat, sebuah usaha bisa berpotensi bangkrut karena salah mengambil keputusan. Hanya saja, pencatatan keuangan terkadang bisa sangat merepotkan, terutama bila anda tidak memiliki latar belakang akuntansi.

Karena itu hadir beberapa aplikasi pembukuan yang biasanya juga tergabung dengan fitur kasir. Dengan begitu, anda bisa melakukan pencatatan untung rugi secara real-time dan aplikasi bisa membantu menghitung posisi usaha anda apakah berada di posisi untung atau di posisi rugi.

Selain itu, aplikasi pencatatan ini juga mengurangi resiko salah perhitungan dibandingkan dengan anda menghitung secara manual. Anda juga bisa menggunakan fitur find untuk menemukan histori transaksi tertentu sewaktu-waktu.

Temukan solusi lebih lanjut di halaman konsultan transformasi digital kami

Penggunaan Aplikasi Manajemen Stock

Khususnya untuk UMKM yang bergerak di bidang barang seperti warung dan restoran. Aplikasi manajemen stock bisa membantu anda untuk memantau jumlah stock yang masuk dan keluar.

Ini mencegah anda kehabisan stock di tengah jalan, apalagi jika barang yang dijual sedang trending. Tentu saja anda bisa kehilangan potensi keuntungan apabila anda tidak bisa memantau stock secara real-time sesuai dengan transaksi jual beli yang terjadi di tempat usaha anda.

Dan menariknya, sekarang aplikasi seperti ini juga sudah tersedia di ponsel. Jadi sudah tidak perlu lagi mengeluarkan modal untuk komputer yang mahal.

Memanfaatkan Digital Marketing

Marketing juga merupakan hal yang sangat vital dalam usaha. Tanpa kegiatan marketing yang benar, maka usaha bisa stuck atau terjebak tanpa bisa mendapatkan pelanggan yang baru.

Namun memang UMKM tidak mungkin memiliki tim sales dan marketing sendiri, mengingat jumlah modal dan sistem manajemen yang masih minim. Apalagi marketing konvensional juga membutuhkan proses yang tidak pendek, mulai dari perizinan sampai biaya cetak yang cukup besar.

Butuh bantuan? Ikuti program training digital marketing Sasana Digital untuk mendapatkan insight tentang digital marketing yang lebih cepat, lengkap, dan mudah.

Karena itu, digital marketing bisa menjadi solusi bagi UMKM yang mau mempromosikan bisnis mereka. Cukup menggunakan media seperti Instagram dan Google, maka UMKM bisa mulai memperkenalkan barang atau jasa mereka kepada masyarakat umum. Tentu saja dengan sumber daya yang minimalis dan bisa dikontrol dengan mudah, sesuai dengan perencanaan keuangan dari UMKM tersebut.

Mulai Menggunakan Pembayaran Digital

Pembayaran digital sangat membantu untuk menjaring pelanggan yang lebih luas, terutama untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan tersebut.

Anda tentu paham bahwa jumlah masyarakat yang menggunakan uang tunai semakin lama semakin berkurang. Sebab memang menggunakan tunai, ada beberapa hal yang kurang praktis seperti perlunya kembalian dan sistem pencatatan yang rumit. Apalagi bila anda harus berurusan dengan uang recehan logam.

DItambah lagi, metode pembayaran tunai tidak bisa diimplementasikan di toko online atau e-commerce. Kecuali jika anda mendukung cara bayar COD (Cash On Delivery/Bayar di tempat) dengan segala konsekuensinya.

Karena itu, sebaiknya UMKM sudah mulai menggunakan metode pembayaran digital. Vendor pembayaran yang ada di masa sekarang pun sudah sangat mudah untuk digunakan. Sebut saja BCA, sekarang sudah mendukung sistem QR-ku untuk transfer secara seamless.

Memanfaatkan Fitur Bot WhatsApp Business

Penggunaan bot untuk menjawab pertanyaan pelanggan merupakan cara yang praktis, terutama bila bisnis anda memiliki jumlah order yang cukup banyak setiap harinya. Namun, apakah ada sistem bot yang mudah digunakan?

Anda bisa menggunakan fitur bot yang ada di WhatsApp Business. Selain lebih mudah dimplementasikan, WhatsApp juga digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Sehingga, pelanggan anda juga tidak akan menemukan kesulitan saat berinteraksi.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Whatsapp Business

Sistem WhatsApp Business bisa menjawab pertanyaan umum seperti alamat bisnis, jenis layanan, harga, dan sebagainya. Dengan begitu, anda bisa mengurangi biaya operasional dalam menjawab pesan dari pelanggan. Sebab bot WhatsApp yang sudah menangani mereka.

Transformasi Digital Merupakan Kunci dari Persaingan Sekarang

Kehidupan yang semakin dinamis, menjadikan profil pelanggan semakin berubah. Zaman sekarang pelanggan mau yang serba cepat, sebab berbagai opsi dan pilihan sudah bisa dengan mudah mereka akses dengan menggunakan internet. Sehingga, barang siapa yang bisa memberikan pelayanan terbaik dengan kecepatan tercepat yang akan memimpin pasar.

Dan karena alasan itulah, UMKM harus bisa memanfaatkan transformasi digital untuk meningkatkan daya saing mereka dan bertahan di era yang semakin berkembang.

Mengenal 5 Tipe Software CRM dan Kegunaannya

Mengenal 5 Tipe Software CRM dan Kegunaannya

Software CRM memiliki beberapa jenis yang berbeda. Cari tahu jenis-jenis software CRM dan pilih yang paling cocok untuk kebutuhan bisnis anda.

Kehadiran berbagai software manajemen untuk bisnis semakin lama semakin dibutuhkan. Terutama di jaman sekarang, dimana data dari pelanggan nilainya sangatlah berharga. Banyak perusahaan berlomba-lomba untuk bisa melakukan pencatatan data pelanggan mereka secara sempurna, untuk kelancaran pemasaran dan relasi mereka.

Salah satu software yang bisa diandalkan untuk tujuan itu adalah software CRM, atau biasa disebut Customer Relationship Management Software. Dari namanya saja, tentu anda tahu bahwa software ini berguna untuk mengatur hubungan perusahaan dengan klien.

CRM nantinya berfungsi untuk menyimpan data dari klien/customer yang telah berinteraksi dengan perusahaan anda. Mulai dari informasi kontak, histori transaksi, keluhan dan feedback, pertanyaan, sampai kegiatan marketing bisa ditangani menggunakan CRM.

Mengenal Jenis-Jenis Software CRM

Ternyata, software CRM ini terbagi menjadi 5 jenis utama, berikut di antaranya:

  1. CRM Operational – untuk mengatur alur dan haluan bisnis berdasarkan dari data klien/customer yang telah didapatkan
  2. CRM Analytical – CRM yang bisa digunakan untuk visualisasi data, yang nantinya bisa memberikan informasi tentang klien, interaksi mereka dengan perusahaan, sampai dengan peluang terbaru yang mungkin bisa ditemukan dari data yang dikumpulkan
  3. CRM Kolaboratif – jenis ini bisa anda gunakan untuk berbagi informasi data pelanggan dengan vendor atau distributor resmi yang bekerja sama dengan perusahaan anda
  4. CRM Manajemen Kampanye – merupakan perpaduan antara CRM Operasional dan analytical, berfungsi untuk meluncurkan promosi sesuai dengan data analitis dan data pelanggan yang dimiliki
  5. CRM Strategic – berfungsi untuk menentukan strategi perusahaan berdasarkan riwayat data customer yang telah dimasukkan oleh tim anda

Tentu saja, semua jenis CRM itu sama-sama termasuk dalam strategi digitalisasi industri manufaktur. Sekarang apa saja perbedaan dari masing-masing jenis CRM tersebut? Apakah dampaknya cukup berpengaruh apabila kita tidak menggunakan CRM yang sesuai kebutuhan?

Butuh solusi digital lainnya? Kunjungi daftar solusi digital manufacturing kami yang lainnya!

CRM Operasional

CRM operasional biasa digunakan oleh tim marketing, sales, consumer relation, dan berbagai divisi yang berhubungan dengan klien untuk mendapatkan informasi dan peluang dari kumpulan pelanggan yang telah dimiliki perusahaan.

Di dalam CRM jenis ini, anda bisa memasukkan berbagai informasi detail pelanggan seperti kontak alamat, email, maupun nomor telepon. Setelah itu, anda bisa mengeset otomasi penjualan sesuai dengan rules yang anda terapkan, seperti:

  • Otomasi pemasaran, misalnya mengirimkan email pricelist diskon untuk semua pelanggan yang pernah menanyakan pricelist namun belum beli karena kemahalan
  • Otomasi penjualan, misalnya memberikan invoice secara otomatis untuk mereka yang sudah melakukan pemesanan
  • Otomasi layanan customer service, misalnya dengan memberikan informasi after sales kepada klien yang sudah menerima barang mereka

CRM operasional juga didesain untuk bisa digunakan oleh lintas divisi secara otomatis. Sehingga baik tim marketing plan, sales executive, dan customer service bisa saling berkoordinasi dalam mencatat, melakukan follow up, sampai melakukan closing kepada customer yang ada.

Dengan menggunakan CRM ini, maka kemungkinan terjadinya miskomunikasi antar divisi serta tingkat gagal closing akan semakin berkurang, karena semua customer bisa dimonitor dan diberikan treatment yang tepat.

CRM Analytical

CRM analytical biasa digunakan untuk mengumpulkan detail data dari customer. Selain informasi kontak, CRM analytical juga mengumpulkan data kebiasaan dan perilaku seperti preferensi, asal datangnya customer, ketertarikan, dan sebagainya.

Tidak seperti CRM operasional yang digunakan untuk mengelompokkan customer ke dalam sales funnel, CRM analytical lebih kepada pemahaman bagaimana ketertarikan customer kepada perusahaan.

Contoh penggunaan CRM analytical:

  • Pengumpulan data ketertarikan customer terhadap produk A
  • Data dari respon customer setelah menerima promosi dari produk A
  • Sumber promosi mana yang berkontribusi terhadap transaksi dari produk A

Dari data tersebut nantinya perusahaan bisa membaca bagaimana trend pasar yang sebenarnya, yang kemudian bisa dijadikan sebagai dasar dari pengambilan keputusan yang penting.

Baca juga: Belajar Software CRM: Prinsip dan Cara Menggunakan CRM Untuk Tim Sales

CRM Kolaboratif

CRM kolaboratif digunakan untuk meningkatkan efektivitas dari divisi yang terlibat dengan customer. Customer yang sudah menjadi pelanggan anda, tentu tidak melalui proses yang pendek apalagi jika perusahaan anda bermain di skala besar. Customer anda bisa saja bertemu dengan berbagai orang dari berbagai divisi.

Terutama dari tim marketing dan support, CRM jenis ini bisa membantu divisi-divisi yang terlibat untuk memahami identitas dan histori dari customer tersebut.

Misalnya customer yang baru saja diprospek oleh tim sales, bisa difollow up oleh tim marketing, dimintai data survey oleh tim CS, dan ketika mereka menemui masalah maka bisa dihandle oleh tim support. Semua ini akan sulit dilakukan jika anda tidak memiliki CRM.

CRM Manajemen Kampanye

Biasanya CRM jenis ini juga dianggap sebagai jenis dari CRM operasional atau CRM analytical. Karena kedua jenis CRM tersebut umumnya sudah memiliki fitur yang disediakan oleh CRM manajemen kampanye.

Namun, bukan berarti CRM jenis ini tidak ada. CRM manajemen kampanye sangatlah penting jika goal anda adalah untuk merencanakan, mengeksekusi, dan mengevaluasi hasil dari kegiatan promosi perusahaan.

Di dalam digital marketing sendiri, CRM jenis ini banyak digunakan untuk tujuan remarketing. CRM manajemen kampanye bisa mengidentifikasi kebiasaan dan ketertarikan dari customer anda lalu menyajikan iklan yang sesuai dengan profil tersebut. Di kasus yang lebih kompleks lagi, data CRM manajemen kampanye bisa diintegrasikan dengan data dari Google Analytics untuk penyebaran promosi yang lebih relevan lagi.

Baca juga: Kenal Lebih Dekat Dengan Fitur dan Fungsi Software CRM (Customer Relationship Management)

CRM Strategic

CRM strategic merupakan CRM yang digunakan untuk menentukan strategi jangka panjang terhadap customer anda. CRM jenis ini biasanya juga merupakan bagian dari CRM kolaboratif, dimana strategi jangka panjang pasti melibatkan banyak divisi di perusahaan.

CRM strategic mampu merekam informasi dan histori dari hubungan customer dengan berbagai divisi. Dari hasil-hasil interaksi tersebut, perusahaan nantinya bisa mengambil tindakan yang dianggap perlu sebagai strategi dari pengembangan sales.

Lalu Bagaimana Cara Kita Bisa Memilih CRM yang Tepat?

CRM memang memiliki pengaruh yang cukup besar, bahkan ia juga termasuk dalam manufacturing automation software yang utama. Namun dengan banyaknya jenis CRM yang beredar di pasaran bagaimana kita bisa menentukan jenis CRM yang cocok?

Tentu saja yang paling penting adalah: tentukan alasan mengapa anda membutuhkan CRM! Coba anda jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:

  • Apakah anda mau mengotomasi kegiatan sales dan marketing anda?
  • Apakah anda kesulitan untuk menganalisa jenis dan perilaku customer anda?
  • Apakah perusahaan anda membutuhkan solusi untuk kolaborasi antar divisi yang lebih baik?
  • Bagaimana hubungan perusahaan dengan customer? Apakah jangka pendek, atau jangka panjang?

Jawaban dari pertanyaan di atas akan membantu anda untuk menentukan jenis CRM yang tepat bagi bisnis anda. Ingat untuk selalu melakukan evaluasi hasil dan tetap berpegang pada prinsip customer oriented untuk menjaga hubungan dengan customer dan tentunya, keberhasilan bisnis anda.

Mencari Training Facebook Ads? Yuk Coba Layanan Training Sasana Digital!

Mencari Training Facebook Ads? Yuk Coba Layanan Training Sasana Digital!

Dapatkan informasi training Facebook Ads komprehensif dengan studi kasus nyata untuk membantu pemahaman anda! Pelajari lebih lanjut.

Facebook Ads sudah menjadi sebuah spesialisasi dan profesi tersendiri. Kemampuan untuk berpromosi di Facebook Ads juga sudah menjadi sebuah tolak ukur efektivitas marketing di era serba digital seperti sekarang ini.

Hanya saja, sejauh ini masih belum ada sekolah atau fakultas yang memberikan silabus Facebook Ads dalam kurikulumnya. Sehingga mungkin saja anda menemui kesulitan saat ingin mempelajari Facebook Ads.

Dan karena itulah, kami menyediakan layanan pelatihan dan kelas khusus untuk Facebook Ads. Training ini bisa membantu anda dalam menguak cara dan strategi terbaik dalam mengimplementasikan Facebook Ads.

Apa Saja yang Akan Dipelajari di Dalam Training Facebook Ads Ini?

Akan ada banyak sekali topik yang akan kami bahas di dalam training, namun 5 ini akan menjadi topik utama dalam pelatihan Facebook Ads. Berikut topik materi yang akan anda pelajari:

Dasar-Dasar Facebook Ads

Tentunya kami akan memulai dari dasar, mulai dari pembuatan akun untuk memasang ads sampai pengenalan dasbor dan goal-goal yang ada di Facebook Ads. Tanpa dasar, anda pun nantinya tidak bisa memulai memasang iklan sebab Facebook Ads memiliki banyak fitur yang perlu dipelajari terlebih dahulu.

Kami akan memulai dari pembuatan akun, lalu ke tata cara pemasangan iklan, penentuan goal sesuai profil iklan, manajemen akun Facebook Ads, penentuan budget, pembuatan konten dan kesesuaiannya terhadap goal iklan, sampai cara melakukan tracking hasil.

Kelas ini sudah disusun agar sesuai untuk semua calon murid, baik yang baru memulai maupun yang sudah memiliki pengalaman.

Strategi di Dalam Facebook Ads

Facebook Ads memiliki banyak opsi dan cara optimasi, sehingga penting bagi anda untuk mengetahui bagaimana strategi dan kita pemasangan yang tepat untuk efektivitas iklan anda.

Dan karena Facebook Ads merupakan bagian dari strategi digital marketing masa kini, maka tentunya anda juga akan mendapatkan informasi seputar pembuatan konten dan copywriting, yang juga termasuk di dalam strategi Facebook Ads.

Training juga akan membahas strategi bid, penempatan, sampai melakukan diagnosis dari eksekusi iklan yang salah.

Anda juga bisa mempelajari training Google Ads untuk memperluas jangkauan prospek anda

Cara Membuat Targeting yang Baik

Kelebihan strategi digital marketing yang utama adalah targeting-nya, karena itu jangan sampai anda malah tidak bisa memanfaatkan itu dan iklan anda menjadi tidak berbeda dengan marketing konvensional.

Namun, sistem targeting di Facebook Ads cukup rumit. Ada berbagai macam targeting yang bisa digunakan, dan jika salah menyetel maka iklan anda bisa berpotensi tidak bekerja sama sekali atau 0 reach.

Karena itu, di kelas Facebook Ads ini kami akan memberikan pelatihan terbaik dalam menyusun penargetan dan memastikan anda bisa mendapatkan calon pelanggan potensial yang relevan.

Cara Mengimplementasikan Remarketing Facebook Ads

Remarketing atau pemasaran ulang juga merupakan salah satu dari fungsi dan keunggulan utama digital marketing. Remarketing berfungsi agar audience, interaksi, dan prospek yang sudah anda dapatkan sebelumnya tidak hilang begitu saja.

Jika prospek sudah sampai di tangan anda, maka remarketing Facebook Ads mungkin bukan prioritas utama. Namun bagaimana dengan orang yang sudah masuk ke zona warm prospect atau mereka yang sebenarnya senang dengan produk atau jasa anda, namun belum menemukan timing yang tepat?

Tidak punya waktu untuk training? Gunakan jasa digital agency kami dan biarkan kami yang mengurus sisanya

Karena itu, anda bisa menggunakan remarketing Facebook Ads untuk menjangkau kembali orang-orang tersebut. Bahkan Facebook Ads mendukung masa jendela hingga 365 hari atau satu tahun!

Jika anda memberikan konten iklan yang tepat, maka bukan tidak mungkin prospek tadi jadi membeli produk atau jasa anda. Remarketing ini sangat efisien, terutama untuk anda yang bergerak di bisnis B2B atau perusahaan non FMCG (seperti real estate atau otomotif), dimana customer anda membutuhkan sejumlah waktu dan data sebelum memutuskan untuk membeli.

Baca Juga: Kekuatan dan Fungsi Lengkap Facebook Ads Bagi Bisnis Anda

Training Facebook Pixel, Untuk Optimasi Facebook Ads

Banyak fitur memang menarik, namun anda juga harus yakin kalau iklan anda bisa terukur dan tercatat dengan benar dan sesuai dengan goal anda. Facebook Ads juga menyediakan cara tracking hasil iklan dengan menggunakan Facebook Pixel.

Kode ini nantinya bisa dipasang di website dan iklan anda, sehingga Facebook bisa menyesuaikan iklan anda dengan pixel yang anda pasang. Dan yang paling penting, Facebook bisa mencatat hasil yang anda targetkan dari iklan tersebut, misalnya klik tombol “Purchase” atau mendownload pricelist harga anda.

Baca Juga: Mengapa Bisnis Perlu Strategi Digital Marketing

Kesimpulan

Facebook Ads sangatlah powerful untuk perkembangan bisnis anda. Hanya saja, Facebook Ads juga membutuhkan percobaan dan testing terlebih dahulu sebelum iklan bisa efektif. Kehadiran kami di training Facebook Ads inilah yang akan mengurangi kemungkinan kegagalan dan memandu anda dalam melakukan percobaan agar aktivitas marketing anda bisa lebih efektif.

Kekuatan dan Fungsi Lengkap Facebook Ads Bagi Bisnis Anda

Kekuatan dan Fungsi Lengkap Facebook Ads Bagi Bisnis Anda

Memasang Facebook Ads untuk mengiklankan bisnis, mengapa tidak? Pelajari bagaimana kekuatan Facebook Ads bagi bisnis anda yang sebenarnya!

Facebook Ads menjadi salah satu pilihan beriklan bagi banyak perusahaan di era sosial media seperti sekarang ini. Bahkan brand-brand besar multinasional yang sebelumnya tidak beriklan di TV sekalipun ternyata memilih media Facebook Ads sebagai media beriklan. Sebenarnya apa yang membuat Facebook Ads berbeda?

Salah satu masalah terbesar dalam beriklan adalah kecocokan antara iklan dengan audiens-nya. Iklan bisa dikatakan sukses apabila berhasil menjangkau audiens yang membutuhkan barang yang diiklankan secara efektif. Sehingga penjualan yang didapatkan dari iklan bisa menutup modal iklan tersebut beserta return-nya.

Dan masalah tersebut yang 100% terjadi ketika anda memasang iklan di media konvensional seperti TV, majalah, brosur, atau surat kabar. Jelas, bagaimana caranya anda tahu kalau audiens anda sedang membutuhkan produk yang diiklankan? Bahkan jika anda memasang iklan produk keuangan di majalah keuangan sekalipun, belum tentu bisa tepat sasaran sebab kebutuhan keuangan manusia tentu beragam.

Facebook Ads Menjawab Permasalahan Ini dengan Metode Targeting-nya

Anda tentu sudah tahu bahwa salah satu keuntungan digital marketing adalah hadirnya fitur targeting dan remarketing (baca lebih lanjut tentang kelebihan digital marketing). Dan tentu saja fitur ini juga tersedia di Facebook Ads.

Anda bisa memasang iklan Facebook Ads yang ditujukan kepada pemirsa tertentu. Misalnya, anda bisa menarget:

  1. Orang yang tinggal di Indonesia
  2. Berjenis kelamin pria
  3. Berusia 20 – 45 tahun
  4. Telah mengunjungi situs anda
  5. Dan memiliki ketertarikan terhadap film action

Bahkan di beberapa kasus, anda juga bisa memanfaatkan targeting berdasarkan kepemilikan ponsel atau jabatan di tempat kerja. Tentu saja ini fitur yang paling luar biasa dari sebuah fasilitas advertising. Dimana anda bisa meningkatkan persentase kecocokan antara iklan dengan audiens, yang juga merupakan salah satu masalah terbesar dalam dunia periklanan.

Baca Juga: Strategi Digital Marketing yang Tepat Berdasarkan Profil Perusahaan

Tentu saja tidak hanya fitur targeting yang luar biasa, Facebook Ads juga bisa membantu anda dengan fungsi lainnya yang tidak kalah penting. Seperti:

Hadirnya Fitur Cost Control

Biaya akuisisi merupakan salah satu masalah besar lainnya selain masalah penargetan. Bayangkan jika anda beriklan dengan biaya Rp. 10.000.000 namun hanya mendapatkan 10 pelanggan, artinya biaya akuisisi iklan anda sebesar Rp. 1.000.000 per pelanggan yang tentunya cukup tinggi kecuali kalau memang budget biaya akuisisi anda sebesar itu.

Di Facebook Ads, anda bisa mengaktifkan fitur cost control untuk mengendalikan besarnya biaya akuisisi. Anda tinggal mengesetnya di dalam kampanye dan iklan akan berhenti atau disesuaikan jika nilai biaya akuisisi sudah mendekati atau melebihi cost control. Sangat efektif dan prudent terutama jika anda memiliki budget yang sangat terbatas.

Kemampuan Untuk Tracking Hasil

Dalam metode iklan lain, anda mungkin tidak bisa melakukan track apakah audiens iklan anda melakukan transaksi dari iklan anda atau tidak. Di Facebook Ads, anda bisa melakukannya karena ada fitur Facebook Pixel (semacam kode tracking di dalam website).

Facebook Pixel akan merekam semua aktivitas audiens terhadap iklan anda, lalu mencatat hasilnya. Dari sini anda bisa mengetahui seberapa efektifnya kampanye anda.

Selain itu Facebook Ads juga menyediakan fitur pelaporan yang sangat beragam. Mulai dari laporan performa iklan, daftar audiens, sampai laporan traffic yang anda dapatkan. Semua data ini bisa anda manfaatkan untuk mengimprovisasi iklan anda di masa mendatang.

Baca Juga: Tips Memilih Agency Digital Marketing

Opsi Optimasi Iklan yang Berlimpah

Apapun goal yang anda incar baik itu brand awareness, brand consideration, ataupun conversion based semuanya ada di Facebook Ads. Facebook akan mengoptimasi iklan berdasarkan dari objective yang anda pilih, dan memastikan anda mendapatkan laporan metrik yang tepat.

Secara sistem, Facebook akan mencari audiens yang memiliki behavior yang sesuai dengan goal yang anda pilih. Misalnya, ketika anda memilih goal conversion based, maka Facebook akan menyesuaikan penyampaian iklan kepada audiens yang akan melakukan konversi.

Selain sesuai goal, Facebook juga bisa menyesuaikan penyampaian iklan berdasarkan kebiasaan audiens. Sehingga iklan hanya akan dilihat oleh orang-orang yang memiliki minat di bidang iklan tersebut. Dengan catatan anda sudah mendefinisikan targeting dengan baik.

Kebebasan Dalam Menentukan Penempatan Iklan

Facebook Ads memiliki beberapa penempatan iklan, yaitu di feed, story, messaging, artikel, sampai di dalam feed group. Tentunya berbeda penempatan, berbeda juga hasil yang akan didapatkan. Mengingat kebiasaan pengguna di setiap format konten juga berbeda.

Ini membuat Facebook bisa menjelma seperti majalah, TV, atau billboard sekaligus. Penempatan yang beragam ini juga bisa mendukung strategi digital marketing anda untuk mencapai hasil yang terbaik.

Kemampuan Remarketing yang Cukup Lengkap

Audiens yang anda dapatkan di dalam Facebook Ads tidak hilang begitu saja. Anda bisa melakukan remarketing untuk kembali berinteraksi dengan audiens dari iklan anda sebelumnya.

Sehingga anda tidak perlu mencari audiens baru lagi dan lagi. Cukup optimasikan audiens dari iklan Facebook Ads anda sebelumnya, maka rasio konversi yang bisa anda dapatkan juga akan semakin tinggi.

Selain itu juga membuka kesempatan bagi anda untuk melakukan sekuensi iklan, atau membuat seri iklan berdasarkan profil audiens. Cara ini biasa dilakukan para digital marketing untuk mengolah audiens mereka sebelumnya dan mengubahnya menjadi konversi yang berarti.

Kesimpulan

Dengan adanya Facebook Ads, strategi digital marketing anda tentu akan semakin efektif. Ingat pengguna sosial media di masa sekarang sudah sangat banyak sekali, dan rasanya sayang sekali jika anda melewatkan peluang untuk menjangkau mereka dengan bisnis anda.

Dapatkan layanan konsultasi dan training Facebook Ads bersama Sasana Digital!