Blog ›

Kenali Apa Itu Customer Service: Tugas dan Gajinya di 2024

I

Tahukah Anda apa itu Customer Service? Istilah ini mungkin sudah tak asing lagi di telinga. Beberapa di antara Anda mungkin menyadari bahwa Customer Service (CS) merupakan salah satu profesi yang sering ditemui dalam industri bisnis. 

Ternyata, ruang lingkup dan peran penting seorang CS tidak sesempit yang dikira. Nyatanya, ada banyak hal yang bisa Anda pelajari mengenai apa yang dimaksud dengan Customer Service.

Lalu seperti apa pemahaman tentang CS yang lebih luas? Melalui artikel berikut Anda akan memahami definisi customer service, lengkap dengan skill yang dibutuhkan, pengaruhnya dalam bisnis, jenjang karir, hingga kisaran gaji profesinya di Indonesia.

Pengertian Customer Service (CS)

 

Apa Itu Customer Service?

Apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, arti Customer Service adalah pelayanan pelanggan. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sendiri, kata ‘Service/Servis’ mengacu pada layanan atau pelayanan, lalu ‘Pelanggan’ berarti orang yang membeli atau menggunakan barang/jasa secara tetap.

Secara sederhana dapat dipahami bahwa CS mengacu pada profesi atau peran seseorang dalam sebuah pekerjaan, yang akan lebih banyak berhubungan langsung dengan pelanggan suatu bisnis atau produk.

Sejalan dengan itu, Salesforce mendefinisikan bahwa Customer Service adalah jenis pekerjaan atau layanan yang diberikan terhadap pelanggan, baik sebelum, akan, atau sesudah mereka menggunakan produk atau jasa Anda.

CS ada untuk memberikan bantuan serta kemudahan kepada customer, sehingga mereka memiliki pengalaman atau kesan yang baik terhadap produk bisnis Anda.

Tentu saja, layanan yang diberikan CS kepada customer adalah upaya yang proaktif, langsung, dan melalui berbagai saluran seperti telepon, chat WhatsApp, DM media sosial, e-mail, live chat website, dan lainnya.

Orang yang melakukan pekerjaan-pekerjaan di atas bisa disebut sebagai Customer Service, CS Officer, atau Customer Care Officer. Contohnya mereka yang bertugas merespon pertanyaan pelanggan, menanggapi keluhan, hingga memberikan informasi terkait layanan atau produknya.

Baca Juga: Customer Journey: Pengertian, Fase, serta 5 Proses Utamanya

Jenis-Jenis Customer Service

Apakah semua profesi CS mengerjakan jobdesk yang sama? Bisa jadi tidak. Hal tersebut bisa disebabkan karena perbedaan jenjang karier, posisi, hingga platform pekerjaan yang digunakan.

Maka berikut ini jenis-jenis customer service yang dapat dibedakan berdasarkan penggunaan platform-nya.

1. Customer Service Berjalan

Jenis yang pertama adalah CS berjalan. Definisi customer service berjalan ini dimaksudkan pada konsep CS paling pertama kali ada, cenderung klasik, dan tradisional.

Konsep CS seperti ini biasanya menangani pelanggan secara langsung. Dalam artian, pelanggan akan menyampaikan keluhannya dengan mengunjungi departemen atau tempat CS itu berada.

Saat ini konsep CS berjalan mulai berkurang, tidak sepenuhnya hilang, namun beberapa perusahaan memodifikasi dan melakukan kolaborasi dengan sistem baru lainnya.

Alasan kebanyakan bisnis mulai mengurangi sistem ini pun karena dianggap kurang efektif dan ketinggalan zaman.

2. CS E-Mail dan Telepon

Lalu, apa yang dimaksud dengan Customer Service E-Mail dan Telepon? Seperti namanya, CS ini akan lebih banyak terhubung dengan pelanggan melalui saluran telepon dan e-mail.

Dan seperti yang Anda tahu, kedua platform tersebut bisa dikatakan sebagai media paling dasar dalam ranah CS. Sehingga, layanan CS ini wajib dimiliki diterapkan dalam semua sektor bisnis, termasuk bisnis Anda.

3. Customer Service Medsos

Jika e-mail dan telepon adalah platform dasar, maka berikutnya ada media sosial sebagai platform mainstream yang saat ini banyak digunakan orang-orang.

Tentu saja hal tersebut menjadi celah potensial bagi sektor bisnis untuk dapat masuk ke tengah-tengah pelanggan.

Maka sederhananya, pengertian Customer Service media sosial adalah layanan pelanggan yang dapat dihubungi melalui saluran medsos yang digunakan seperti, Instagram, Facebook, TikTok, Twitter, hingga WhatsApp Business.

Berbicara mengenai WhatsApp Business, ini menjadi platform yang paling berkaitan erat dengan pekerjaan CS di zaman sekarang. Loh, emang apa bedanya dengan aplikasi WhatsApp biasa? 

Untuk mencari tahu, silahkan klik dan tonton video berikut ini, ya! Karena ada materi tentang “customer service” yang menarik untuk dipahami.

4. CS Live Chat Website

Apakah Anda pernah melihat pop-up chat atau pesan yang tiba-tiba muncul di pojok bawah ketika mengunjungi sebuah website?

Jika ya, maka Anda telah melihat contoh penerapan customer service live chat website.

Apabila bisnis Anda memiliki website, maka sistem CS live chat bisa mulai dioptimalkan dengan menambahkan fitur khususnya pada website.

Dengan begini, bukan hanya pelanggan yang dimudahkan, namun bisnis atau perusahaan Anda pun ikut merasakan keutamaannya. Karena selain terhubung secara interaktif dengan pelanggan, hal ini bisa meningkatkan traffic web.

5. CS IVR (Interactive Voice Response)

Terakhir, adalah sistem CS Interactive Voice Response. Cara kerja CS IVR ini biasanya dengan memberikan respon suara interaktif.

Biasanya pelanggan yang membutuhkan informasi akan menghubungi perusahaan melalui telepon. Ketika tersambung, pihak CS akan memandu pelanggan dan memberikan instruksi secara langsung.

Bentuk CS IVR lebih banyak kita temui pada CS operator provider, dengan beberapa istilahnya yang tidak asing. Misalnya, “Tekan 1 untuk informasi selanjutnya, tekan 2 untuk membatalkan,” atau instruksi lainnya.

Baca Juga: Customer Care yang Efektif: Implementasi & Studi Kasus

Fungsi Tugas Customer Service

Job description seorang CS secara keseluruhan memang lebih luas dan bisa jadi berbeda-beda tergantung industri bisnisnya. Jadi, Anda bisa menentukan di sektor apa Anda bekerja, barulah bisa mencari tugas CS yang lebih spesifik dan sesuai.

Lalu siapa itu Customer Service dan seperti apa tugasnya? Dilansir dari Glassdoor, CS adalah mereka yang menjalankan tugas dan tanggung jawab seperti berikut:

  • Menargetkan customer potensial,
  • Memberikan rekomendasi produk atau jasa, menjelaskannya secara rinci termasuk keuntungan yang bisa pelanggan dapatkan,
  • Merekrut atau menarik customer potensial,
  • Menjawab segala pertanyaan yang diajukan pelanggan terkait produk atau jasa, hingga
  • Mendengarkan keluhan para pelanggan agar dapat mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi.

Apabila belum cukup dipahami, Anda bisa melihat gambaran tugas Customer Service Bank berikut ini sebagai contohnya.

  • Membantu, mengarahkan, dan membimbing pelanggan/nasabah membuat akun baru,
  • Memberikan layanan dan informasi kepada nasabah terkait pembukuan rekening tabungan, deposito, giro, dan lainnya,
  • Menginformasikan terkait saldo hingga mutasi nasabah jika diperlukan, serta
  • Memperkenalkan atau menawarkan layanan jasa-produk yang baru kepada nasabah.

Baca Juga: 10+ Tugas Digital Marketer dan Gajinya di 2023. Tertarik?

Peranan Customer Service dalam Bisnis

Perlu Anda tahu, peran Customer Service dalam sebuah bisnis adalah krusial. Namun apa alasan sesungguhnya yang membuat peran CS begitu dibutuhkan dan berpengaruh dalam bisnis?

1. Pembangun Brand Image

Customer Service sangat penting untuk citra perusahaan. Alasannya, merekalah yang akan banyak melakukan presentasi serta branding image kepada para pelanggan. CS yang handal akan memiliki berbagai kemampuan tersebut.

Apa jadinya jika sebuah bisnis tanpa adanya peran satu ini? Siapa yang akan mengedukasi serta menyampaikan informasi bisnis kepada para pelanggan?

Hal ini pun bisa menjawab rasa penasaran Anda mengenai apa itu customer service lebih detail lagi, meskipun secara definisi sudah dipaparkan di atas.

2. Penghasil Customer yang Bahagia

Ternyata, jika CS bahagia maka akan menghasilkan customer yang bahagia pula. Inilah yang juga menjadi tuntutan perusahaan atau suatu bisnis, supaya mampu membuat tim CS-nya bahagia.

Percaya atau tidak, faktor kebahagiaan akan mengalir dari pihak internal (perusahaan) dan berpengaruh pada penyampaian tim CS ke pihak eksternal (pelanggan).

Hasilnya, hal di atas akan berpengaruh pula pada kepuasan pelanggan terhadap bisnis Anda.

3. Customer Loyalty

Salah satu alasan mengapa ada customer yang kembali mengulang pembelian, selain karena produk atau jasa yang baik juga sebab dari tim CS yang dianggap baik baginya, terutama responsif dan solutif.

Seorang CS yang selalu memberikan respon cepat, pemberi saran, masukan, atau solusi untuk customer, bisa menjadi jembatan penghubung dengan perusahaan.

Apabila secara alami pelanggan diberikan kesan, pengalaman, atau pelayanan  yang baik saat melakukan pembelian maupun kerjasama, maka tak ada alasan lain baginya untuk mengubah haluan ke brand lain.

4. Pemberi Masukan untuk Bisnis atau Perusahaan

Perannya yang lebih banyak berinteraksi dengan pelanggan, menjadikan Customer Service mengenal mereka dengan lebih baik.

Atas perannya yang menjadi penghubung antara produk dengan pembeli, maka tak ayal jika tim CS ini mengetahui seluk-beluk fakta yang tidak perusahaan ketahui mengenai customer.

Mereka ini dapat menjadi pemberi saran atau masukkan kepada perusahaan, atas dasar kebutuhan target pasar.

Hasilnya, brand atau bisnis bisa melakukan upgrading serve, dan membenahi diri sesuai dengan ekspektasi pasar.

Baca Juga: Apa Itu Customer Base? Ini Definisi dan Tips Mengembangkannya

Kunci Keberhasilan Customer Service

 

Kunci Keberhasilan Seorang Customer Service

Berikut beberapa kunci keberhasilan seorang Customer Service secara umum maupun spesifik menurut tokoh atau pakar, yang kemudian hal ini bisa menjadi bahan untuk melakukan persiapan.

A) Kunci Keberhasilan Menurut Robert Lucas

Kunci sukses ini dikemukakan oleh Ryan Eiland dalam buku Customer Service, Skill for Success karangan Robert W. Lucas, yang diantaranya adalah:

1. Kualitas Pribadi (Personal Quality)

Anda bisa mencoba melakukan identifikasi apa saja yang menjadi kebutuhan atau keinginan klien.

Dan yang paling penting adalah mencoba berteman atau berhubungan baik secara profesional dalam prosesnya.

Sederhananya, personal quality berhubungan dengan sejauh mana Anda dapat mengedepankan layanan bisnis atau produk yang ingin ditawarkan.

CS akan mencoba lebih pengertian terhadap klien, menjawab dan membimbingnya agar dapat mencapai tujuannya.

Ukuran keberhasilan CS biasanya dinilai pada kuantitas sejauh mana Anda mampu menggaet customer.

2. Sudut Pandangmu Mengenai Profesi CS

Kedua, pertanyaan apa itu customer service sebetulnya dapat Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri.

Dalam hal ini, berkaitan dengan bagaimana Anda memandang pekerjaan sebagai CS, atau bagian mana dari profesi CS yang kamu anggap berharga.

Sederhananya, semakin Anda nyaman dan puas dalam mengemban tugas sebagai seorang Customer Service, maka Anda bisa menemukan kunci keberhasilan darinya.

3. Kepercayaanmu Terhadap Tantangan dan Kepekaan

Seorang yang yakin dengan tantangan besar yang menghampirinya, menjadi bagian dari profesi CS.

Tantangan Anda dalam hal ini adalah memahami dan mencari solusi antara kebutuhan vs keinginan pelanggan.

Apakah Anda memahami gambaran kemampuan atau anggaran pelanggan atas apa yang diinginkannya terhadap produk bisnis Anda?

Terkadang, menjadi seorang CS yang baik harus mengedepankan kepekaan terhadap customer dan harus mengesampingkan emosi pribadi.

4. Bersikap Jujur dan Tulus

Kunci sukses selanjutnya adalah berkaitan dengan sikap jujur dan ketulusan seorang customer service.

Setelah mampu mengidentifikasi kebutuhan vs keinginan konsumen, maka berikan saran dengan jujur dan tulus kepada mereka.

Sederhananya, tempatkan pula diri Anda seakan berada di posisi konsumen. Apabila Anda mampu menyentuh hati mereka, maka jual apa yang bisa menjadi solusi untuk mereka.

Baca Juga: A to Z Customer Support: Tugas hingga Manfaat dalam Bisnis

B) Skillset Customer Service Wajib Customer Service

Seperti profesi atau posisi pada divisi lainnya dalam sebuah perusahaan, seorang Customer Service tidak hanya bekerja sendiri di dalamnya. Koordinasi dan kerjasama tim sangatlah mungkin terjadi di dalamnya.

Maka untuk menunjang tugas dan perannya itu, ada beberapa skill yang harus dimiliki customer service berikut ini.

  • Adaptif dan mampu bekerjasama dengan baik dalam tim
  • Terbuka dengan saran dan masukan
  • Ramah, supportif, dan saling empati
  • Jujur dan ingin belajar lebih
  • Bekerja ikhlas dan disiplin
  • Cepat tanggap dan responsif kepada pelanggan (baik terkait kebutuhan informasi penawaran, keluhan, hingga pemberian solusi)
  • Memberikan yang terbaik untuk mengupayakan feedback positif dari pelanggan
  • Memahami product knowledge yang baik
  • Decision making material (mampu membuat keputusan yang tepat)
  • Punya kesabaran dan mampu mengelola emosi dengan baik

Baca Juga: 14 Tipe-tipe Pelanggan Bisnis serta Cara Tepat Melayaninya!

Jenjang Karier Customer Service

Keberhasilan seorang CS dalam mengupayakan keperluan bisnis/perusahaan, tak lepas dari kemampuannya.

Semakin tinggi jenjang karirnya, dan semakin tinggi jam terbangnya, maka itu semua mempengaruhi skill serta output-nya. Dan tahukah Anda bahwa CS pun ada level-nya?

1. Entry-Level

Seorang CS pemula akan memulai perjalanan karirnya di jenjang entry-level. Orang-orang biasa menyebut mereka sebagai CS representative.

Emang apa sig Customer Service Representative itu? CS Representative adalah jenjang profesi CS yang biasanya sudah mulai terbiasa dengan jenis pekerjaan menjawab segala pertanyaan customer.

Mereka jugalah yang akan menjadi “garda terdepan” dalam menerima setiap keluhan dan memberikan solusi setelahnya. 

Beberapa saluran yang akan lebih banyak digunakan untuk terhubung dengan konsumen diantaranya telepon, e-mail, serta media sosial.

2. Mid-Level

Pada tingkat menengah ini, profesi CS memiliki beragam pilihan focus position yang bisa dijalani sesuai pengalaman dan skill.

a) Customer Service Specialist

Layanan pelanggan spesialis ini dimaksudkan pada CS yang memiliki kemampuan product knowledge yang baik. Artinya ia ahli dalam memahami dan menawarkan layanan atau produk sebuah bisnis.

Namun bedanya, CS level ini telah memiliki track record yang mumpuni, serta mampu menangani kasus yang lebih rumit, terutama yang belum sempat terselesaikan oleh CS representative.

CS Spesialis biasanya mampu menangani atau mencegah kasus churn, atau berhentinya konsumen menggunakan layanan-produk. Atau juga memiliki kemampuan mempengaruhi customer untuk closing.

b) Product Expert

Jika Anda mampu berkembang dari level CS specialist, maka selanjutnya memiliki peluang menapaki karir sebagai seorang product expert.

Adanya seorang PE ini bisa menjadi backing untuk menangani case yang tidak biasa. Misalnya masalah major bug, glitch, atau berbagai minus produk lainnya yang cukup fatal.

c) Implementation Specialist

Jika Anda bingung dari mana datangnya beragam feedback baik para customer, ketahuilah bahwa yang memastikan konsumen mendapatkan positive experience adalah salah satu bagiannya seorang implementation specialist.

Pada praktiknya, mereka juga dituntut memiliki wawasan lebih dalam terkait produk. Karena mereka pun harus siap dengan ekspektasi konsumen dalam menjelaskan layanan-produk sejelas mungkin.

3. Managerial

Berprogres lagi ke tingkatan selanjutnya, CS yang sudah memiliki banyak experience akan dihadapkan pada posisi menjanjikan namun juga dengan tanggung jawab yang lebih berbobot.

Seseorang yang sudah ada di jenjang managerial, akan memiliki high trust, high expectation, hingga hasil yang bagus juga. Sehingga selanjutnya dipercaya sebagai mentor, memberikan bimbingan, training, hingga bantuan untuk departemen, terutama tim CS di bawahnya.

Namun profesi tersebut masih dibagi lagi ke dalam beberapa posisi berikut:

a) Customer Success Manager

Bagi seorang CSM, ia akan lebih banyak menjalin partner profesional bersama customer, di mana beberapa tugasnya ia isi dengan:

  • Memberikan bantuan ketika konsumen melakukan product onboarding ke perusahaan
  • Membuat kampanye produk untuk tim sales atau marketing
  • Menerapkan berbagai tools yang dimiliki dan dipahami
  • Melakukan follow-up rutin ke konsumen terkait penggunaan produk
  • Memastikan konsumen menggunakan produk secara optimal dan sesuai harapan

b) Customer Service Manager

Dari istilah mungkin Anda bisa terkecoh dengan Customer Succses Manager, namun bedanya pada posisi Customer Success Manager ini Anda dapat menjadi leader dan memimpin tim CS.

Lalu apa saja tugas seorang leader ini?

  • Anda akan dipercaya untuk merekrut seperti apa CS Representative yang tepat untuk perusahaan
  • Diberikan keleluasaan dalam melatih Customer Service Representative baru
  • Menentukan target terkait kegiatan dan jobdesk CS dan tim sesuai visi

c) Customer Service Operation Manager

Lebih luas lagi, Anda akan bertemu dengan tipe karir CS yang memiliki tanggung jawab atas keseluruhan departemen CS di perusahaan.

Ya, profesi ini dinamakan Customer Service Operation Manager. Adapun tugas-tugasnya adalah:

  • Manajemen tenaga kerja seputar CS (melakukan wawancara, menjaring, melatih SDM baru, hingga meninjau performance)
  • Memiliki wewenang akan budgeting atas kebutuhan CS di departemen
  • Melakukan strategic planning (analisis tren, performance, forecasting, dan segala proses dalam tim

4. Executive-Level

Jangan puas dulu! Dari jenjang Manajerial Anda masih bisa mengembangkan karir ke jenjang berikutnya terkait departemen CS.

Di bidang ini tentunya tuntutan dan tanggung jawab pun semakin bertambah. Gambaran peran eksekutif CS biasanya tidak jauh dari seputar:

  • Merealisasikan visi & misi perusahaan
  • Bertanggung jawab terkait strategi yang berhubungan dengan produk & customer, menjalin komunikasi hingga pengalaman terbaiknya

Dalam jenjang eksekutif, ada dua posisi CS tertinggi. Diantaranya Chief Customer Officer (CCO) dan Director of Customer Experience.

Selain memimpin tim, tugas CCO adalah memahami persona buyer secara detail luar dan dalam, hingga membuat program baru yang lebih gemilang.

Seorang CCO juga harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi visi konsumen ke jajaran eksekutif.

Beralih dari itu, ada Director of Customer Experience yang mengemban tugas merancang strategi, menyusun planning, dan melakukan eksekusi terkait customer experience.

Bukan hanya soal customer, seorang Director ini dituntut memiliki pemahaman lebih dalam mengenali seluruh tim departemen CS. Tujuannya agar dapat tergambar goals perusahaan ke depannya.

Baca Juga: Kenali Fitur & Fungsi CRM (Customer Relationship Management)

Kisaran Gaji Customer Service

Secara umum, rentang gaji seorang Customer Service di Indonesia berada di angka 2 hingga puluhan juta rupiah.

Berdasarkan pengamatan Grabjobs, gaji pokok seorang Customer Service Officer di Indonesia rata-ratanya adalah 3,5 juta rupiah.

Berikut ini tabel estimasi besaran gaji industri Customer Service untuk beberapa jenjang.

Jabatan Posisi Kisaran Gaji
Customer Service  Representative  (Entry-level) Rp 3,7 juta 
Customer Service Supervisor  (Mid-level) Rp 5 juta 
Technical Support office  (Mid-level) Rp 5,5 juta 
Customer Service Manager  (Managerial) Rp 20 juta
Technical Sales Representative (Managerial) Rp 30 juta 
Client Relationship Manager  (Managerial) Rp 48 juta 
Tabel Kisaran Gaji Customer Service

Angka-angka tersebut masih fleksibel dan tentu bergantung pada perusahaan, kebijakan UMR wilayah, skill SDM, hingga level profesi CS yang dijajaki.

Baca Juga: Customer Loyalty: Pengertian, Tujuan dan Manfaat Bagi Bisnis

Pertanyaan Seputar Apa Itu Customer Service

Selain pembahasan di atas, mungkin Anda masih memiliki rasa penasaran. Wajar saja, karena ruang lingkup CS ternyata lebih luas jika didalami.

Berikut ini beberapa pertanyaan seputar apa itu Customer Service yang mungkin dapat membantu Anda.

a) Apa Tugas Seorang Customer Service?

Tergantung pada jenjang karir yang dijalani, tugas dan tanggung jawab customer service bisa berbeda bobotnya. Namun secara keseluruhan, CS tingkat pemula hingga menengah bisa mengerjakan:

  • Menargetkan dan merekrut customer potensial,
  • Memberikan rekomendasi produk atau jasa, sharing product knowledge, menjelaskannya secara rinci termasuk keuntungan bagi customer,
  • Menerima keluhan, menjawab pertanyaan, mengidentifikasi masalah, serta merekomendasikan solusi kepada pelanggan

b) Apa Saja Skill yang Harus Dimiliki Customer Service?

Skill wajib yang harus dimiliki oleh seorang customer service tak lain sebagai berikut:

  • Product knowledge yang baik
  • Pemahaman akan customer
  • Mampu memberikan informasi yang jelas dan helpful kepada customer
  • Personal quality yang baik
  • Mampu menargetkan dan merekrut customer baru
  • Menjalin hubungan baik dengan customer atau pelanggan
  • Memiliki kemampuan persuasif yang bagus
  • Bersikap jujur dan baik
  • Problem solver, decision maker, dan mampu mengelola emosi dengan bijak

c) Apa Tujuan Customer Service dalam Bisnis?

Adanya Customer Service dalam bisnis bukan tanpa sebab, perannya dimaksudkan untuk beberapa tujuan seperti:

  • Perantara atau jembatan antara customer dengan perusahaan
  • Pembangaun citra perusahaan (Brand Image Builder)
  • Perekrut dan penghasil customer yang bahagia
  • Pemberi masukkan untuk perusahaan atau bisnis

d) Bagaimana Cara Kerja jadi Customer Service yang Baik?

Secara umum cara kerja Customer Service tidak jauh dari beberapa peran seperti ini:

  • Bekerja sesuai target profesional
  • Memahami product knowledge dan target pasar, lebih baik!
  • Memberikan informasi atau edukasi terkait produk
  • Menerima keluhan, menjawab pertanyaan, mengidentifikasi masalah, serta merekomendasikan solusi kepada pelanggan
  • Mengupayakan feedback positif dari customer yang telah menggunakan layanan produk atau jasa
  • Melakukan evaluasi bersama departemen dan melakukan perbaikan

e) Apa Bedanya Customer Service dan Call Center?

Sebenarnya perbedaan mendasar dan paling mudah untuk Anda pahami antara Customer Service dengan Call Center adalah aktivitasnya.

CS biasanya lebih dominan fokus pada penerimaan keluhan pelanggan. Sedangkan Call Center sendiri lebih kepada memberikan informasi layanan hingga calon konsumen merasa sangat yakin untuk mengguna produk. 

Baca Juga: Cara Mengukur Indikator Kepuasan Pelanggan [Panduan Lengkap]

Penutup

Demikian jawaban lengkap dari pertanyaan apa itu Customer Service yang sebelumnya membuat Anda penasaran. Bukan hanya teori, semua masukan juga perlu direalisasikan dalam tindakan. Masih bingung mulai dari mana?

Sasana Digital ada untuk Anda! Melalui layanan training digital marketing, Anda sudah bisa mendapatkan panduan meningkatkan kinerja Customer Service

Ingin guidance lebih untuk memugar strategi kerja efektif bagi CS dan lain-lainnya? Semua bisa didapatkan hanya dengan satu langkah, klik banner di bawah!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital