Blog ›

Cek Fakta! Pentingkah Algoritma Shopee untuk Penjualan Anda?

I

Perubahan algoritma Shopee, terkadang menjadi salah satu hal yang sering dikhawatirkan oleh para seller. Sebab, naik-turun penjualan produk sering dikaitkan sebagai dampak perubahan algoritma.

Namun apakah benar algoritma Shopee punya pengaruh besar terhadap penjualan produk? Lalu, apakah penjual harus memahaminya? Mungkin Anda menganggap bahwa algoritma merupakan bagian orang yang paham informatika.

Jawabannya akan dibahas tuntas di artikel ini tentang sepenting apa algoritma Shopee yang dinilai berubah terhadap dampak penjualan produk. Untuk itu, simak tuntas informasinya, ya!

Apa Itu Algoritma?

Sederhananya, algoritma dikenal sebagai urutan operasi logis dan sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah hingga menghasilkan output yang dituju.

Dengan kata lain, algoritma adalah suatu logika berpikir yang diwujudkan atau ditampilkan dalam bentuk kode. Namun, algoritma tidak mudah dipahami oleh orang awam.

Artinya, sebagai penjual mendalami algoritma TIDAK TERLALU PENTING memahami sudah terbilang cukup. Sebaiknya fokus saja pada marketing dan penjualan.

Baca Juga: Efektif! 11 Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee Bagi Pemula

Apa Itu Algoritma Shopee?

Apa itu Algoritma Shopee

Apa sih yang terbayang dalam pikiran Anda ketika mendengar kata algoritma Shopee? Bisa dikatakan bahwa algoritma tersebut adalah semacam kode atau aturan yang dibuat, yang mempengaruhi hasil pencarian produk yang dilakukan seseorang ketika menggunakan marketplace Shopee.

Hal di atas sesuai definisi algoritma Shopee yang dijelaskan sebagai bentuk kode yang beroperasi saat seseorang mencari produk di platform Shopee. Namun, algoritma ini berubah terus menerus dan mengikuti kebijakan yang diterapkan oleh Shopee.

Misalnya untuk versi terbaru di tahun ini, marketplace orens tersebut menggunakan algoritma Shopee 2023 yang mungkin berbeda dengan algoritma yang digunakan pada tahun sebelumnya.

Bagi penjual, memahami algoritma yang tidak ada hubungannya karena tidak sesuai bidangnya bahkan dapat menjadi sia-sia dan tidak menguntungkan.

Justru sebaiknya, lebih baik fokus pada meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam berdagang dan pemasaran, misalnya:

  • Mengelola bisnis dari dampak dan kesulitan teknis
  • Menganalisis dan memahami masalah yang dihadapi pasar
  • Menguasai keterampilan pemasaran baik online maupun offline
  • Memperluas bisnis, dan menyediakan anggaran yang cukup untuk modal pengembangan usaha

Baca Juga: 25 Marketplace Online Terbesar di Indonesia [Update 2023]

Belajar Memahami Algoritma Shopee

Penjelasan di bawah akan sedikit mencerahkan Anda, mengapa algoritma Shopee sangat penting dipelajari oleh penjual. Berikut poin-poin yang harus dipahami sebagai dasar belajar algoritma Shopee, yaitu:

1. Menyadari Posisi dalam Penjualan Adalah Marketing Bukan Developer

Poin pertama ini seringkali disalah pahami, bahwa agar produk laku di Shopee maka penjual harus memahami algoritmanya.

Padahal tugas Anda dalam dinamika jual beli di marketplace Shopee adalah marketing. Anda harus memikirkan bagaimana strategi pemasaran yang mampu mendatangkan banyak pembeli dan melaksanakannya.

Bukan berpikiran untuk mencari celah algoritma Shopee agar bisa mengakalinya. Atau mencari tools atau alat-alat yang dianggap bisa mencurangi algoritma tersebut.

Sebagai penjual Anda hanya perlu mengikuti update algoritma setiap waktu, lalu mengikuti informasinya dan menerapkan sesuai ketentuannya.

Ingat bukan mempelajari algoritma coding melainkan ketentuan algoritma yang diinformasikan pihak perusahaan Shopee.

Dengan cara begitu algoritma Shopee akan mengikuti alur secara otomatis dan pembeli akan berdatangan dengan sendirinya.

2. Menjadi Penjual Terpercaya Sesuai Keinginan Shopee

Anda pasti paham apa yang dimaksud seller yang dipercaya pembeli yaitu melayani pelanggan dengan baik tanpa melakukan penipuan dan memberi produk yang berkualitas dan sesuai pesanan konsumen.

Pihak Shopee sangat mengapresiasi toko yang memberi pengalaman belanja yang baik bagi konsumen.

Oleh karena itu, sebagai penjual Anda perlu memperhatikan respon rating dan komentar para pembeli.

Menjadi sebuah kesia-siaan mempelajari algoritma Shopee  hingga menguasainya apabila pelayanan toko Anda membuat pengalaman buruk dengan pembeli.

Shopee mengetahui mana seller yang memberikan pengalaman belanja yang baik dan tidak.

Catat, sebagai penjual perhatikan pelayanan dengan sungguh-sungguh agar produk laku karena algoritma Shopee akan mengikuti dengan sendirinya.

3. Memaksimalkan Tampilan Halaman Shopee

Memaksimalkan Tampilan Halaman Shopee

Tampilan halaman yang tepat punya dampak yang membantu meningkatkan kunjungan dan peluang penjualan produk.

Memaksimalkan tampilan halaman toko termasuk dalam penilaian yang bagus bagi algoritma pada toko dan produk agar dimunculkan dalam mesin pencari Shopee.

Anda bisa meningkatkan kemungkinan produk Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian di Shopee dengan menggunakan kata kunci populer yang relevan dengan produk Anda sebagai nama produk.

Tetapi perlu diingat untuk memeriksa ejaan dan penulisan kata kunci yang Anda gunakan, karena penulisan yang berbeda dapat mempengaruhi hasil pencarian.

4. Orientasi yang Keliru

Perlu diingat Kembali bahwa yang mengetahui algoritma dari aplikasi atau platform adalah developer itu sendiri. Jadi yang paling tahu tentang algoritma Shopee adalah developer atau perusahaan Shopee.

Sebagai pengguna platform Shopee, Anda hanya perlu mempelajari SEO Shopee saja sudah cukup.

Sebab secara umum, algoritma merupakan rahasia yang dimiliki oleh platform. Sebagai pengguna, Anda tidak memiliki kesempatan untuk mengelabui sistem yang mereka buat.

Oleh karena itu, lebih baik mengikuti aturan yang ditetapkan dan fokus pada keahlian Anda dalam pemasaran.

Baca Juga: 10 Poin Kelebihan dan Kekurangan Marketplace, Apa Saja?

Cara Memaksimalkan Algoritma Shopee

Cara Memaksimalkan Algoritma Shopee

Cukup mudah, kok! Berikut cara-cara untuk memaksimalkan algoritma marketplace Shopee.

1) Mengoptimalkan Mesin Pencari Shopee

Yang dimaksud mengoptimalkan mesin pencari di sini adalah dengan mempraktikan Teknik SEO Shopee. Teknik ini lebih penting bahkan sangat penting dibanding fokus belajar memahami algoritma yang didalamnya penuh dengan kode-kode.

Dengan memahami SEO Shopee Anda akan mengenali cara memperoleh banyak kunjungan dari mesin pencari. Di SEO Shopee Anda akan mengetahui fitur-fitur pencarian yang akan disebutkan sebagai berikut:

a. Kolom Pencarian

Kolom pencarian adalah tempat calon pembeli mengetik kata kunci produk yang sedang diinginkan.

Dalam kolom pencarian, pembeli akan mendapat rekomendasi kata kunci yang memiliki kemiripan atau yang pernah dicari.

Melalui kolom pencarian ini mesin pencari Shopee akan memunculkan rekomendasi kata kunci berdasarkan nama toko, kategori, dan atribut yang relevan dengan pencarian calon pembeli.

Untuk memanfaatkan kata kunci di kolom pencarian ini, Anda perlu memperhatikan 3 aspek agar mampu menaklukan para pesaing.

Pertama, mengetahui jumlah penjualan pada sebuah kata kunci produk agar jualan semakin laris dan sering didorong oleh Shopee.

Kedua, menggunakan dan memasukan kata kunci pada judul produk yang dijual dan deskripsi produk. Untuk menemukan kata kunci yang cocok Anda bisa melakukan riset dengan Shopee Easy Tools, Google Trends dan lain-lain.

Ketiga, dengan beriklan. Membayar iklan secara otomatis akan memunculkan produk atau toko Anda muncul di bagian atas halaman hasil pencari. Namun, perlu diingat untuk mengatur biaya iklan sesuai dana yang dimiliki.

Baca Juga: Cara Menggunakan SEO Shopee untuk Meningkatkan Penjualan

b. Filter Pencarian

Filter pencarian adalah alat yang berguna untuk menyempitkan hasil pencarian agar mempermudah pencarian produk yang sesuai preferensi pembeli.

Anda dapat mengeksplorasi daftar pilihan yang tersedia dalam fitur pencarian untuk meningkatkan kemungkinan produk Anda ditemukan oleh calon pembeli.

c. Toko Terkait

Usahakan nama toko Anda memiliki hal yang berkaitan dengan produk yang dijual.

Sebab Shopee akan menampilkan toko yang berkaitan dengan kata kunci yang diketik di kolom pencarian.

d. Kategori Urutan Pencarian

Shopee memiliki sistem yang secara otomatis mengurutkan hasil pencarian berdasarkan keterkaitan antara produk yang ditampilkan dan kata kunci yang dicari, serta waktu pembuatan atau daftar produk, jumlah produk yang terjual, dan urutan harga.

Untuk mengoptimalkan daftar produk Anda, pertimbangkan jenis produk yang sesuai dengan audiens target Anda dan kompatibel dengan peringkat pencarian yang tersedia.

Anda juga dapat memanfaatkan fitur “Boost Product” Shopee untuk meningkatkan visibilitas produk Anda dan meningkatkan peluangnya untuk muncul di bagian atas hasil pencarian.

e. Hasil Pencarian

Saat calon pembeli mencari produk di Shopee, platform akan menampilkan hasil berdasarkan kata kunci, filter, dan peringkat pencarian yang mereka gunakan.

Jika Anda mengiklankan produk Anda, produk tersebut akan muncul di bagian atas halaman hasil pencarian, diberi label sebagai “Iklan”.

2)   Memanfaatkan Live Streaming Shopee

Fitur live streaming yang disediakan Shopee ternyata punya pengaruh dalam meningkatkan algoritma kunjungan. Tetapi ada beberapa hal agar cara ini efektif, yaitu:

a. Konsisten Melakukan Live Streaming

Anda harus melakukan live streaming Shopee pada hari dan jam yang sama. Usahakan membuat jadwal live streaming yang sesuai dengan waktu yang memungkinkan banyak pengguna agar yang menonton tidak pembeli itu-itu saja.

b. Engagement Harus Tinggi

Untuk mencapai hal ini Anda dapat memaksimalkan penggunaan fitur-fitur seperti tap love, lelang, dan fitur-fitur lain yang tersedia di platform.

Ketika engagement di live streaming meningkat, Shopee akan memberikan peringkat yang lebih baik pada toko kamu dan secara otomatis meningkatkan penjualan kamu.

c. Membuat Live Streaming Menarik

Gaya live streaming yang monoton cenderung tidak disukai dan tidak akan ditonton orang. Anda perlu melakukan inovasi dan mencari cara kreatif agar penonton tertarik menonton live streaming Anda.

Misalnya memperkenalkan produk dengan cara yang berbeda, menyediakan promo khusus bahkan menyaring saran penonton agar menemukan konsep menarik.

3) Memanfaatkan Shopee Feed

Jika Anda melihat Shopee Feed, Anda akan melihat konten yang memperoleh banyak views dan like. Hal tersebut punya efek positif terhadap penjualan. Semakin banyak view dan like maka semakin banyak juga potensi penjualan.

Untuk mencapai hal ini, kamu perlu menciptakan konten yang menarik dan relevan. Selain memposting produk, cobalah untuk membuat konten yang dapat memancing interaksi atau engagement dari pengguna.

4) Memanfaatkan Short Video

Poin terakhir yang juga memiliki dampak positif pada dinamika algoritma adalah membuat short video. Short video yang disediakan juga bisa menaikan penjualan dengan syarat banyak view.

Oleh karena itu konsep samanya seperti poin sebelumnya, yaitu konten yang dibuat harus menarik dan inovatif.

Ingatlah bahwa menciptakan konten yang menarik dan mengundang engagement dari pengguna adalah kunci sukses dalam membangun brand awareness dan meningkatkan penjualan di platform Shopee.

Baca Juga: 8 Ide Jualan Online Tanpa Modal yang Laku Setiap Hari

Pertanyaan Seputar Algoritma Shopee

Apa yang Dimaksud dengan Algoritma dalam Ilmu Marketplace?

Algoritma dalam ilmu marketplace merupakan prosedur dalam platform untuk mengatur, mengelola informasi dan memonitor perilaku pengguna.

Contohnya, algoritma digunakan untuk menyaring hasil pencarian produk berdasarkan preferensi dan perilaku belanja pengguna, memperlihatkan rekomendasi produk yang relevan, dan mengatur urutan tampilan produk di halaman pencarian.

Bagaimana Algoritma Shopee Bekerja?

Bagaimana Algoritma Shopee Bekerja?

Cara kerja algoritma Shopee yaitu ketika pembeli mengetik suatu kata kunci di kolom pencarian, kemudian akan menampilkan rekomendasi produk atau toko yang relevan dengan pencarian.

Perlu diingat, sistem biasanya lebih mudah menampilkan hasil pencarian toko atau produk yang dinilai memberikan pengalaman baik bagi pembelinya.

Apakah Algoritma Shopee Berubah-ubah?

Lalu apakah algoritma Shopee berubah-ubah? Maka jawabannya adalah sangat mungkin. Algoritma marketplace tersebut sangat dinamis, namun semua kembali ke kebijakan pihak developer atau sistem Shopee sendiri.

Baca Juga: Bagaimana Algoritma Instagram Bekerja? Begini Penjelasannya!

Penutup

Algoritma Shopee yang sering mengalami perubahan, tidak serta-merta menjadi kewajiban bagi seller untuk menguasainya. Karena yang memahami algoritma seutuhnya hanyalah pemilik platform itu sendiri.

Seller hanya wajib memahami apa keinginan algoritma Shopee hingga menemukan strategi pemasaran yang tepat. Justru, cara agar produk muncul di pencarian Shopee adalah dengan memahami teknik SEO Shopee.

Nah, apabila Anda butuh bantuan untuk membuat produk laris di tengah gempuran perubahan algoritma Shopee yang dinilai membingungkan, Anda bisa gunakan layanan training kami dengan cara klik banner di bawah!

Bagikan Artikel Ini

Layanan Sasana Digital

Hubungi Kami
Halo, ada yang bisa kami bantu?