fbpx
5 Ide Custom Audience Untuk Strategi Remarketing Iklan Anda

5 Ide Custom Audience Untuk Strategi Remarketing Iklan Anda

Custom audience bisa digunakan untuk menargetkan kembali mereka yang telah berinteraksi dengan iklan anda sampai level tertentu. Gunakan ini untuk strategi ads remarketing anda di masa mendatang!

Salah satu kelebihan digital marketing adalah anda memiliki kesempatan kedua jika iklan atau strategi konten sebelumnya gagal menarik minat dari calon pelanggan. Ya, di dalam digital marketing ada yang namanya strategi remarketing atau retargeting. Sehingga anda bisa memanfaatkan audience yang sebelumnya telah berinteraksi dengan bisnis anda.

Untuk memulai strategi remarketing, anda membutuhkan custom audience agar iklan anda hanya tayang di audience yang anda inginkan. Sekarang, apa itu custom audience? Dan bagaimana cara memanfaatkannya?

Apa Itu Custom Audience?

Custom audience merupakan opsi yang ada di semua platform digital ads untuk menentukan definisi audience berdasarkan syarat anda sendiri. Umumnya audience iklan ditentukan secara algoritmik berdasarkan histori dari interaksi pengguna dengan situs/konten anda.

Dengan custom audience, anda bisa menciptakan basis audience sendiri. Nantinya, iklan anda hanya ditampilkan ke audience yang memenuhi syarat anda sehingga iklan akan lebih tepat sasaran.

Katakanlah anda memiliki diskon spesial bagi mereka yang sudah melakukan pembelian dalam bulan desember. Bagaimana anda bisa menargetkan jenis pelanggan seperti ini?Anda bisa memanfaatkan fitur penargetan berdasarkan histori transaksi di bulan Desember, sehingga iklan hanya tampil ke audience yang cocok saja dan tidak meluber ke mana-mana.

Ingat, tidak semua platform iklan mendukung sistem penargetan custom audience yang mendalam. Ada batasan yang diberikan berdasarkan kebijakan dari masing-masing platform.

Ini hanyalah salah satu contoh kecil dari penggunaan custom audience. Anda bisa mendapatkan fungsi yang lebih luas! Berikut beberapa ide yang bisa anda gunakan:

Berdasarkan Kunjungan

Anda bisa menggunakan penargetan berdasarkan kunjungan. Misalnya, iklan hanya tampil bagi mereka yang telah melihat halaman produk yang dijual. Lalu anda bisa membuat iklan diskon 60% kepada mereka, sehingga anda bisa menarik kembali pelanggan yang sudah berkunjung tapi tidak jadi beli karena kemahalan.

Penargetan berdasarkan kunjungan juga bisa membantu memberikan iklan produk tanpa membuat calon pelanggan bingung akan apa yang anda jual. Sebab mereka sudah berkenalan terlebih dahulu dengan produk/jasa yang anda berikan.

Baca Juga: Perbedaan Google Ads dan Facebook Ads, Mana Yang Lebih Cocok Untuk Anda?

Berdasarkan Jumlah Halaman (Page Depth)

Ini merupakan penargetan yang lebih dalam dan pengembangan dari strategi penargetan berdasarkan kunjungan. Ingat bahwa mungkin saja ada calon pelanggan yang sudah tertarik dan mencari tahu seluk beluk produk/jasa anda, namun akhirnya batal karena ada suatu hal. Anda bisa menarget pengunjung super potensial ini dengan bantuan custom audience!

Anda bisa membuat opsi penargetan berdasarkan kedalaman halaman yang dikunjungi oleh calon pelanggan. Misalnya, jika anda mengeset page depth >= 3, maka setiap audience yang telah mengunjungi setidaknya 3 halaman maka dapat melihat iklan yang anda pasang.

Berdasarkan Jumlah Transaksi

Bagi pelanggan setia yang sering membeli barang/jasa dari bisnis anda, anda patut mengapresiasi mereka dengan memberikan promosi spesial. Karena itu, anda bisa membuat penargetan custom audience berdasarkan jumlah transaksi yang dilakukan.

Sebelum anda memasang ini, anda wajib memiliki tag konversi (seperti Google Ads Conversion Tag atau Facebook Pixel Event) untuk merekam setiap transaksi yang terjadi oleh setiap user.

Strategi ini banyak digunakan oleh e-commerce, dimana memang tidak ada team mereka yang melakukan approach secara manual ke pelanggan setia. Apalagi jika mereka sudah melakukan transaksi dalam jumlah besar, sudah jelas tingkat rasio konversinya akan jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang belum pernah sama sekali.

Berdasarkan Lama Waktu Kunjungan

Sudah lama lihat-lihat tapi tidak jadi beli, sayang kan kalau dibuang begitu saja? Anda bisa menarget mereka yang masih banyak mikir ini dengan custom audience berdasarkan durasi kunjungan di halaman tertentu.

Baca Juga: SEO di Marketplace: Bagaimana Cara Mendapatkan Traffic Untuk Toko Online Anda

Sebab pengunjung yang menghabiskan waktu lama di website, pasti ada maksud tertentu! Jangan sampai potensi closing anda hilang, dan coba jangkau kembali mereka.

Berdasarkan Sumber Konten

Jika anda menggunakan lebih dari satu kanal digital marketing, maka anda wajib menggunakan strategi custom audience yang ini! Ingat bahwa setiap kanal digital marketing memiliki persona dan intent yang berbeda-beda.

Contoh mudahnya, seseorang yang mengunjungi situs anda karena mencari di Google akan berbeda dengan mereka yang mengunjungi dari konten sosial media. Bisa jadi salah satu dari mereka memiliki maksud dan tujuan yang lebih spesifik!

Baca Juga: Bagaimana Menentukan KPI Digital Marketing dengan Konsep SMART

Karena itu, ini waktunya anda mengintegrasikan strategi itu dengan custom audience berdasarkan sumber konten. Gabungkan strategi konten anda, dan buat calon pelanggan lebih yakin dengan iklan.

Buat Strategi Ads yang Lebih Tertarget dengan Custom Audience!

Sangat menarik bukan strategi remarketing dengan custom audience? Jangan lupa untuk memasang penargetan custom audience anda ke dalam pengaturan iklan, dan berikan pengalaman konten iklan yang terbaik bagi calon klien anda!

Tentu saja contoh di atas hanya sebagian kecil dari implementasi custom audience yang luas. Anda bisa berkreasi dengan ragam penargetan custom audience yang lain, berdasarkan dari profil bisnis, audience, dan iklan anda.

Comments are closed.