fbpx
5 Ciri Artikel SEO Friendly, Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi

5 Ciri Artikel SEO Friendly, Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi?

SEO (Search Engine Optimization) adalah salah satu channel digital marketing yang paling diminati saat ini, dan artikel adalah kunci dari eksekusinya. Bagaimana cara menentukan jika artikel sudah masuk kaidah SEO atau masih belum?

Menggunakan strategi organik memang tidak bisa sembarangan. Mengingat hanya kualitas saja parameter yang dipertimbangkan oleh platform dalam menampilkan konten, maka anda benar-benar harus memikirkan bagaimana kualitas konten agar bisa diterima oleh robot maupun oleh manusia.

SEO, yang merupakan salah satu contoh strategi organik, tentunya memiliki konsep yang sama pula. Anda harus memastikan bahwa konten anda (dalam hal ini artikel) sesuai dengan apa yang diinginkan oleh mesin pencari, maupun si pencari itu sendiri. Atau istilahnya, SEO Friendly.

Apa Itu SEO Friendly?

Artikel SEO friendly adalah artikel yang mudah ditemukan dan ditampilkan oleh mesin pencari di halaman hasil pencarian (SERP – Search Engine Result Page). Ada beberapa faktor yang membuat artikel bisa dikategorikan sebagai SEO Friendly, dan berikut beberapa diantaranya:

Memiliki Struktur Heading yang Sesuai

Struktur heading sebenarnya sama seperti subbab dalam sebuah buku atau essai. Dengan adanya heading, maka artikel bisa terbagi berdasarkan segmen nya masing-masing.

Struktur heading nantinya membantu mesin untuk mengetahui mana kalimat utama dan mana paragraf pendukungnya. Dari sini juga mesin pencari menentukan apakah segmen tersebut akan dimasukkan ke dalam cuplikan pilihan juga atau tidak.

Begitu juga untuk pembaca setia, struktur heading membantu mereka memahami bagaimana kerangka artikel yang sedang mereka baca. Heading juga bisa difungsikan sebagai alat navigasi, sehingga pembaca bisa langsung “loncat” ke bagian yang ingin mereka baca.

Dilengkapi dengan Internal Link

Internal link berfungsi untuk menghubungkan artikel yang saling berkesinambungan. Mesin pencari memiliki fungsi untuk merayapi link yang ada di dalam halaman, dan dengan adanya internal link maka antar artikel bisa saling mensupport satu dengan yang lain.

Dan ini juga berlaku untuk pembaca manusia, sebab mereka tentu juga membutuhkan bacaan lebih lanjut dari artikel yang mereka buka. Dan dengan pengunjung mengklik link tersebut, itu juga memberikan sinyal kepada mesin pencari untuk merayapi link tersebut.

Memiliki Keyword yang Tepat

Keyword adalah kunci utama di dalam SEO, mengingat keyword adalah jembatan antara pembaca dengan konten anda. Tanpa keyword yang tepat, maka artikel anda tidak akan ditampilkan di halaman hasil pencarian.

Ikuti pilihan kursus digital marketing kami untuk mempelajari bagaimana SEO bekerja secara lengkap.

Untuk menemukan keyword yang tepat, anda perlu melakukan riset singkat seperti mencari tahu kalimat apa yang dicari oleh pembaca sampai mencari tahu jumlah pencarian bulanannya. Anda bisa menggunakan tool keyword planner yang dimiliki oleh Google untuk melakukan riset ini.

Lalu keyword tersebut tentunya perlu diletakkan di dalam posisi yang strategis, seperti di judul, deskripsi, dan url. Dengan begitu Google bisa mengetahui apa isi artikel anda, lalu menampilkannya kepada pembaca yang sedang aktif mencari.

Mudah Dibaca Robot dan Manusia

Selain kaidah teknis, artikel anda tentu juga harus nyaman dibaca oleh robot dan manusia. Seperti menggunakan kata-kata yang mudah dipahami, memiliki susunan paragraf yang rapi, serta tidak menggunakan kata yang berulang.

Banyak orang yang salah kaprah, dengan memasukkan berbagai keyword ke dalam satu halaman. Praktik ini tentu sangat tidak disarankan, sebab hanya dengan memasukkan banyak keyword, bukan berarti kualitas artikel anda akan meningkat. Bagaimana rasanya membaca sebuah tulisan yang dipenuhi kata-kata yang artinya mirip-mirip secara berulang? Pasti tidak nyaman bukan?

Baca Juga: Mengenal 5 Jenis Google Marketing Platform, Untuk Efektivitas Digital Marketing Anda

Karena itu, jangan gunakan cara itu di dalam artikel anda.

Tidak Terlalu Panjang dan Tidak Terlalu Pendek

Artikel panjang tentu saja baik, karena semakin lengkap artikel maka semakin tinggi relevansi dan kualitasnya di mata mesin pencari maupun pengunjung. Namun artikel yang seharusnya pendek, tidak sepatutnya dipanjang-panjangkan dengan kalimat yang tidak diperlukan.

Begitu juga sebaliknya, artikel yang seharusnya ditulis panjang jangan dipendek-pendekkan karena bisa mengecewakan pengunjung anda yang kemudian bisa berdampak pada posisi artikel anda di mesin pencari.

Algoritma Mesin Pencari Akan Selalu Berubah

Algoritma dan bagaimana cara mesin pencari menilai kualitas konten akan selalu berubah seiring dengan perkembangan jaman. 5 faktor SEO friendly yang kami sebutkan di artikel ini, tentu bukan seluruh faktor yang ada di panduan SEO. Namun dengan anda mengimplementasikan kelimanya, maka peluang ranking anda akan naik tentu akan semakin meningkat.

Comments are closed.